Terapi Es Batu Bisa Bantu Atasi Kecemasan, Psikolog Beri Tahu 5 Caranya

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 30 Agustus 2022 | 17:40 WIB
Terapi Es Batu Bisa Bantu Atasi Kecemasan, Psikolog Beri Tahu 5 Caranya
Ilustrasi es batu. (Freepik/Racool_Studio)

Suara.com - Kecemasan adalah respons alami ketika khawatir atau takut akan sesuatu. Tapi, kecemasan yang sudah berdampak pada kehidupan sehari-hari tentu membutuhkan bantuan profesional.

Psikolog klinis dan pendidik online Dr Julie Smith, telah membahas mengenai kecemasan dan cara mengatasinya.

Dalam video yang diunggah tahun 2020, Dr Smith merekomendasikan cara mengatasi kecemasan menggunakan es batu dengan berbagai macam metode.

  1. Pegang es batu di tangan Anda dan fokus pada suhu serta teksturnya
  2. Gerakkan es batu di sepanjang lengan dan rasakan sensasinya
  3. Letakkan es batu di dalam mulut dan dorong ke langit-langit
  4. Gosokan es batu ke wajah untuk mengurangi suhu wajah dan menurunkan detak jantung
  5. Cuci muka menggunakan es batu atau air dingin
Ilustrasi cemas (pexels)
Ilustrasi cemas (pexels)

Ada penelitian yang menunjukkan bahwa metode mengatasi kecemasan dan serangan panik menggunakan es batu ini benar-benar berhasil, meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

Satu studi tahun 2018 dilansir dari Express, juga menemukan es batu terbukti membantu mengatasi serangan panik. Menurut Susan ALbers, seorang psikolog di Cleveland Clinic menggunakan es batu selama serangan jantung merupakan latihan grounding.

Latihan grounding adalah sesuatu yang mengubah sensasi Anda dan membawa rasa perhatian baru atau mengalihkan fokus seseorang.

Dr Albers menambahkan bahwa es batu bisa memicu reaksi di seluruh dunia. Es batu seperti membrikan sentakan ke sistem tubuh untuk menjauhkannya dari serangan panik dan melepaskan bahan kimia ke dalam tubuh yang melawan serangan panik dengan memperlambat pelepasan kortisol dan adrenalin.

Selain itu, es batu terbukti mengalihkan rasa penik seseorang pada rasa sakit akibat perubahan suhu yang mengejutkan.

Meskipun metode ini terbukti berhasil pada beberapa orang, psikolog klinis Dr Jenny Taitz mengatakan bahwa orang yang yang sensitif terhadap migrain atau rentan menderita penyakit jantung harus berhati-hati.

Pengunuaan es batu ini juga bukan solusi jangka panjang untuk mengatasi kecemasan dan serangan panik. Anda tetap membutuhkan bantuan profesional untuk mengatasinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Cara untuk Mengurangi Kecemasan Secara Alami

10 Cara untuk Mengurangi Kecemasan Secara Alami

Your Say | Selasa, 23 Agustus 2022 | 16:25 WIB

Tips Mengurasi Rasa Cemas Berlebihan dan Menenangkan Diri

Tips Mengurasi Rasa Cemas Berlebihan dan Menenangkan Diri

Your Say | Senin, 22 Agustus 2022 | 14:49 WIB

Kecemasan Akibat Pandemi COVID-19 Masih Dirasakan, Begini Cara Mengatasinya

Kecemasan Akibat Pandemi COVID-19 Masih Dirasakan, Begini Cara Mengatasinya

Surakarta | Minggu, 21 Agustus 2022 | 07:20 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB