Hipertensi Masih Jadi Masalah Banyak Orang, Rupanya Ini 8 Penghambat Penurunan Tekanan Darah Tinggi

Vania Rossa, Fajar Ramadhan

Kamis, 01 September 2022 | 08:37 WIB
Hipertensi Masih Jadi Masalah Banyak Orang, Rupanya Ini 8 Penghambat Penurunan Tekanan Darah Tinggi
Ilustrasi hipertensi (Shutterstock)

Suara.com - Penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi menjadi kondisi yang tidak bisa dianggap remeh. Pasalnya, hipertensi ini berisiko menyebabkan komplikasi berbagai penyakit lainnya, salah satunya stroke.

Dokter Spesialis Saraf RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita dr. Eka Harmeiwaty, Sp.S., mengatakan, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan sel dinding pembuluh darah (sel endotel).

Kondisi ini akan membuat kerusakan, sehingga banyak sel dan jaringan di otak yang mati. Hal tersebut yang menyebabkan seseorang mengalami stroke.

“Hipertensi jadi faktor utama stroke. tekanan darah tinggi menyebabkan kerusakan sel dinding pembuluh darah, ini membuat arteri kaku dan tersumbat. Hal ini juga membuat banyak sel dan jaringan otak mulai mati sehingga menjadi stroke,” ucap dokter Eka dalam Media Briefing ‘Waspada Hipertensi Merusak Otak, Rabu (31/9/2022).

Biasanya ketika mengalami hipertensi, penderita akan diminta meminum obat untuk membantu menurunkan tekanan darahnya. Namun, terdapat banyak hambatan bagi beberapa orang untuk menurunkan tekanan darahnya. Berikut, beberapa hambatan untuk mencapai target penurunan tekanan darah.

1. Kurangnya pengetahuan tentang hipertensi

Dokter Eka mengatakan, masyarakat masih banyak yang kurang pengetahuan tentang penyakit hipertensi. Hal ini menghambat proses pengobatan untuk menurunkan tekanan darahnya.

2. Sosio kultural, perilaku, dan motivasi

Kehidupan sosial serta perilaku beberapa orang juga menjadi penghambat penurunan tekanan darah pada seseorang. Hal ini juga bergantung dari gaya hidup orang tersebut yang menyebabkan tekanan darah tidak kunjung turun. Selain itu, tidak adanya motivasi dari dalam diri untuk menurunkan tekanan darah tingginya.

baca juga

3. Akses ke fasilitas kesehatan

Masih banyak beberapa daerah terpencil yang sulit untuk mengakses fasilitas kesehatan. Hal ini akan sangat menghambat seseorang menurunkan tekanan darahnya yang tinggi. Oleh karena itu, penderita tekanan darah tinggi di beberapa daerah masih terbilang banyak.

4. Obat-obatan yang terbatas

Selain akses fasilitas kesehatan yang sulit, hal lain yang juga menghambat penurunan tekanan darah tinggi karena obat-obatan yang masih terbatas, khususnya di beberapa daerah.

5. Biaya pengobatan

Biaya pengobatan tekanan darah terbilang tidak terlalu mahal dan murah. Namun, penyakit ini membutuhkan pemeriksaan secara berkala untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Akan tetapi, semua itu memerlukan biaya pengobatan yang masih menjadi masalah, khususnya pada orang-orang dengan perekonomian menengah ke bawah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter: Tekanan Darah Tinggi Dapat Merusak Dinding Pembuluh Darah dan Sebabkan Demensia

Dokter: Tekanan Darah Tinggi Dapat Merusak Dinding Pembuluh Darah dan Sebabkan Demensia

Health | Kamis, 01 September 2022 | 05:21 WIB

Dokter Ungkap Tips Paling Mudah Mencegah Serangan Stroke: Kendalikan Hipertensi!

Dokter Ungkap Tips Paling Mudah Mencegah Serangan Stroke: Kendalikan Hipertensi!

Health | Kamis, 01 September 2022 | 08:10 WIB

Daging Kambing Kerap Dituding Jadi Biang Kerok Hipertensi, Dokter Spesialis Saraf: Perlu Penelitian Lebih Lanjut

Daging Kambing Kerap Dituding Jadi Biang Kerok Hipertensi, Dokter Spesialis Saraf: Perlu Penelitian Lebih Lanjut

Jogja | Rabu, 31 Agustus 2022 | 20:16 WIB

Terkini

Link Live Peringatan Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026, Cek Jadwal dan Lokasinya

Link Live Peringatan Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026, Cek Jadwal dan Lokasinya

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Purbaya Mau Tambah Layar Digital IFP ke Tiap Kelas di Sekolah, Janji Siapkan Anggaran

Purbaya Mau Tambah Layar Digital IFP ke Tiap Kelas di Sekolah, Janji Siapkan Anggaran

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:13 WIB

Purbaya Yakin PFII Bisa Tarik Dana Asing Lebih dari Rp 500 Triliun

Purbaya Yakin PFII Bisa Tarik Dana Asing Lebih dari Rp 500 Triliun

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:08 WIB

Daftar Harga HP Infinix Agustus 2026, Lengkap Seri Gaming hingga Entry Level

Daftar Harga HP Infinix Agustus 2026, Lengkap Seri Gaming hingga Entry Level

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Lengkap! Daftar Nama Anggota Paskibraka Nasional 2026 di Istana Negara

Lengkap! Daftar Nama Anggota Paskibraka Nasional 2026 di Istana Negara

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Bantuan Sembako dari Presiden Mulai Didistribusikan ke Wilayah Terdampak Gempa NTT

Bantuan Sembako dari Presiden Mulai Didistribusikan ke Wilayah Terdampak Gempa NTT

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:04 WIB

BRI Peduli Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Gempa Bumi Flores

BRI Peduli Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Gempa Bumi Flores

Lampung | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:02 WIB

Membedah Tragisme Dosa Victor dalam Novel Frankenstein karya Mary Shelley

Membedah Tragisme Dosa Victor dalam Novel Frankenstein karya Mary Shelley

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:00 WIB

3 Wanita di Deli Serdang Kompak Jual Sabu, Transaksi Lewat Jendela

3 Wanita di Deli Serdang Kompak Jual Sabu, Transaksi Lewat Jendela

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:58 WIB

Terjadi Gempa Bumi Flores, BRI Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak

Terjadi Gempa Bumi Flores, BRI Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:54 WIB

×