Update Covid-19 Global: Vaksin Versi Inhalasi CanSino Biologics China Disetujui untuk Penggunaan Darurat

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Senin, 05 September 2022 | 09:26 WIB
Update Covid-19 Global: Vaksin Versi Inhalasi CanSino Biologics China Disetujui untuk Penggunaan Darurat
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Pexels/towfiqu_barbhuiya)

Suara.com - Update Covid-19 global menunjukkan perkembangan. Kini CanSino Biologics Inc China mengatakan pengembangan vaksin Covid-19 dengan versi inhalasi dalam keadaan darurat telah disetujui oleh Administrasi Produk Medis Nasional.

Informasi mengenai vaksin Covid-19 versi inhalasi ini telah disetujui pada Minggu (4/9/2022). Penggunaan vaksin jenis ini juga hanya dipergunakan sebagai booster darurat untuk masyarakat di tengah kenaikan kasus setelah adanya subvarian BA.4 dan BA.5.

Oleh sebab itu, berbagai negara sedang melakukan berbagai pengujian termasuk pengembangan vaksin untuk melawan virus yang juga terus bermutasi. Berdasarkan data Worldometer Senin pagi, hingga saat ini total kasus Covid-19 sendiri tercatat sebanyak 610 juta. 

Vaksin Nusantara yang dikembangkan oleh mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto makin dikenal publik. Tak tanggung-tanggung, vaksin tersebut diulas oleh jurnal Internasional. (pixabay/ilustrasi vaksin)
Vaksin Nusantara yang dikembangkan oleh mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto makin dikenal publik. Tak tanggung-tanggung, vaksin tersebut diulas oleh jurnal Internasional. (pixabay/ilustrasi vaksin)

Sementara itu, dalam satu hari kemarin, tercatat kenaikan kasus sebanyak 357,6 ribudengan angka tertinggi pada negara Jepang yaitu 112 ribu. Di samping itu, total angka kematian hingga saat ini telah mencapai angka 6,5 juta. Dalam satu hari kemarin sendiri tercatat kematian sebanyak 859.

Untuk jumlah pasien yang telah sembuh tercatat 586,7 juta. Sementara untuk penambahan angka kesembuhan tercatat 509 ribu dalam satu hari kemarin. Hingga saat ini kasus aktif tercatat 16,8 juta. 

Dengan angka yang masih terbilang tinggi, negara-negara termasuk China terus berusaha mengembangan vaksin Covid-19 yang dinilai ampun. Sementara itu, melansir Channel News Asia, untuk versi inhalasi Covid-19 yang telah mendapat persetujuan itu masih belum diketahui kapan akan dipasarkan.

Hal ini karena meski sudah mendapat persetujuan, CanSino masih harus memenuhi administrasi lainnya. Selain itu, penjualan vaksin ini juga tergantung dengan situasi Covid-19 di Negeri Tirai Bambu tersebut. Bahkan, pihaknya juga harus mengetahui tingkat vaksinasi masyarakat di China.

Seperti yang diketahui, beberapa minggu ini angka Covid-19 di China terus meningkat. Pusat Teknologi Selatan, Shenzhen mengumumkan adanya karantina pada akhir pekan di beberapa kota pada Sabtu.

Sementara itu, kota Chengdu yang memiliki masyarakat kurang lebih 21 juta orang juga telah melakukan karantina sejak Kamis lalu. Oleh karena itu, pemerintah China saat ini terus mengupayakan agar angka Covid-19 di negaranya bisa menurun.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Gejala Ringan, Ha Sung Woon Umumkan Positif Covid-19

Alami Gejala Ringan, Ha Sung Woon Umumkan Positif Covid-19

Entertainment | Senin, 05 September 2022 | 08:57 WIB

401.979 Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis ke-4

401.979 Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis ke-4

Tantrum | Senin, 05 September 2022 | 08:47 WIB

Ada 8 Daerah di Kaltim Zona Kuning, Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Tambah 16 Orang

Ada 8 Daerah di Kaltim Zona Kuning, Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Tambah 16 Orang

Kaltim | Minggu, 04 September 2022 | 20:50 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×