6. HC atau Head Circumferential
HC atau Head Circumferencial yaitu keterangan yang terkait dengan ukuran lingkaran kepala janin di dalam kandungan.
7. FL atau Femur Length
Kemudian FL atau Femur Length adalah keterangan tentang ukuran panjang tulang paha janin saat ia di USG.
8. FW atau Fetal Weight
FW atau Fetal Weight merupakan keterangan berat janin dalam kandungan saat di USG.
9. FHR atau Fetal Heart Rate
FHR atau Fetal Heart Rate dapat menunjukkan frekuensi detak jantung si janin di dalam kandungan.
10. LMP atau Last Menstrual Period
LMP atau Last Menstrual Period yakni hitungan hari pertama pada saat haid terakhir. Umumnya istilah digunakan sebagai acuan untuk mengetahui umur janin di dalam kandungan.
11. EDD atau Estimated Delivery Date
Terakhir ada istilah EDD atau Estimated Delivery Date yang merupakan keterangan mengenai perkiraan persalinan berdasarkan dengan tanggal menstruasi. Di Indonesia sendiri istilah ini mungkin lebih sering disebut dengan istilah HPL (Hari Perkiraan Lahir) dibandingkan dengan istilah EDD.
Memahami Arti Gradasi Warna dari Hasil USG
Cara baca hasil USG selanjutnya yaitu dengan memahami gradasi dari warna yang ada. Seperti yang diketahui, sebagian besar dari foto hasil USG berwarna hitam putih. Akan tetapi, calon orang tua tetap dapat melihat perbedaannya melalui gradasi warna hitam dan putih di foto tersebut.
Adapun perbedaan warna ini muncul dari perbedaan densitas bahan yang telah dilewati oleh gelombang suara. Berikut ini cara membaca hasil USG dari gradasi warna.
- Warna putih dapat menandakan jaringan padat yang dimiliki janin seperti tulang, kerena pada permukaan luarnya akan memantulkan lebih banyak dari suara.
- Warna gelap atau Hitam dapat menandakan terkait dengan sesuatu yang bersifat cairan, seperti rahim, akan terlihat gelap atau berwarna hitam.
- Warna abu-Abu dapat menandakan jaringan yang terdapat di dalam rahim.
Orientasi Hasil USG
Selain melihat hasil USG dengan gradasi warna, pasangan juga harus memperhatikan terkait orientasi gambar dalam hasil USG. Hal ini karena dengan mengetahui orientasi gambar, memungkinkan untuk mengetahui cara membaca hasil USG yang lebih baik.
Memahami orientasi gambar juga penting untuk melihat posisi kepala bayi, apakah ia sudah berada di bawah atau masih dalam posisi sungsang. Hal ini penting dilakukan agar dapat melihat kepala bayi saat itu menghadap ke kanan atau ke kiri. Calon orang tua pun dapat mengetahui tulang belakang bayi lewat hasil foto USG dari dokter.
Nah demikian tadi ulasan mengenai cara baca hasil USG yang dapat Anda lakukan untuk mengetahui kondisi janin di dalam kandungan. Untuk lebih jelasnya, dapat bertanya kepada dokter kandungan atau bidan kepercayaan Anda.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari