Hati-hati, Mager Bisa Jadi Pemicu Penyakit Jantung Koroner Usia Muda

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 29 September 2022 | 10:34 WIB
Hati-hati, Mager Bisa Jadi Pemicu Penyakit Jantung Koroner Usia Muda
Ilustrasi penyakit jantung. (Shutterstock)

Suara.com - Gaya hidup yang tidak sehat seperti malas gerak atau yang biasa disebut 'mager' hingga rokok bisa memicu peningkatan kasus penyakit jantung koroner pada kalangan usia muda di Indonesia. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia Radityo Prakoso.

Menurutnya, dari tahun 2000 hingga 2016 ada peningkatan prevalensi serangan jantung pada usia di bawah 40 tahun.

"Terdapat peningkatan prevalensi serangan jantung pada usia kurang dari 40 tahun sebanyak 2 persen setiap tahunnya dari tahun 2000 sampai 2016," kata Radityo Prakoso di Jakarta, Kamis (29/9/2022).

Peningkatan angka tersebut akibat dari prevalensi obesitas, darah tinggi, kebiasaan merokok, dan kolesterol tinggi yang dialami di usia muda.

Penyakit jantung koroner terjadi karena ada sumbatan pada pembuluh koroner akibat deposit kolesterol atau inflamasi (peradangan).

Selain itu, gaya hidup yang tidak sehat menjadi penyebab paling umum dari penyakit jantung koroner. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat, berhenti makan makanan berlemak, berhenti mengonsumsi alkohol, berhenti merokok, dan rajin olah raga minimal 30 menit setiap harinya.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Eva Susanti mengatakan faktor risiko lain adalah konsumsi gula, garam, dan lemak yang tidak terkontrol.

Data kemenkes menunjukkan 28,7 persen masyarakat Indonesia mengkonsumsi gula, garam, lemak melebihi batas yang dianjurkan, yakni gula sebanyak 50 gram per hari (4 sdm), garam sebanyak 2 gram (sdt), dan lemak sebanyak 67 gram (5 sdm).

Eva juga menyorot peningkatan prevalensi perokok pada kisaran umur 10 hingga 18 tahun. "Terjadi peningkatan hampir 200 persen untuk yang merokok menggunakan rokok elektrik," katanya.

baca juga

Kecanggihan teknologi dan kehidupan di daerah perkotaan, kata Eva, cenderung memicu kebiasaan malas gerak.

Berdasarkan Global Burden of Desease dan Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) 2014-2019 penyakit jantung menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kemenkes menunjukan tren peningkatan penyakit jantung yakni 0,5 persen pada 2013 menjadi 1,5 persen pada 2018.

Bahkan penyakit jantung ini menjadi beban biaya terbesar. Berdasarkan data BPJS Kesehatan pada 2021 pembiayaan kesehatan terbesar ada pada penyakit jantung sebesar Rp7,7 triliun per tahun. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menengok Upaya Swedia dan Selandia Baru Kurangi Pravalensi Merokok, Tembakau Alternatif Menjadi Solusi?

Menengok Upaya Swedia dan Selandia Baru Kurangi Pravalensi Merokok, Tembakau Alternatif Menjadi Solusi?

Surakarta | Rabu, 28 September 2022 | 09:12 WIB

Peneliti: 32 Persen Anak Merokok Karena Iklan

Peneliti: 32 Persen Anak Merokok Karena Iklan

Sulsel | Selasa, 27 September 2022 | 14:48 WIB

Profil Zee JKT 48, Member Generasi Ketujuh yang Minta Maaf Usai Videonya Ngepod Vape Viral

Profil Zee JKT 48, Member Generasi Ketujuh yang Minta Maaf Usai Videonya Ngepod Vape Viral

Depok | Senin, 26 September 2022 | 16:47 WIB

Video Ketika Merokoknya Viral, Zee JKT48 Hampir Teteskan Air Mata Saat Minta Maaf

Video Ketika Merokoknya Viral, Zee JKT48 Hampir Teteskan Air Mata Saat Minta Maaf

Depok | Senin, 26 September 2022 | 16:34 WIB

Video Saat Merokoknya Viral, Zee JKT48 Mau Nangis Saat Minta Maaf

Video Saat Merokoknya Viral, Zee JKT48 Mau Nangis Saat Minta Maaf

Selebtek | Senin, 26 September 2022 | 16:11 WIB

Terkini

Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan

Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:38 WIB

Rezeki Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Finansialnya Makin Hoki pada 17 hingga 23 Agustus 2026

Rezeki Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Finansialnya Makin Hoki pada 17 hingga 23 Agustus 2026

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:35 WIB

35 Link Twibbon HUT ke-81 RI Terbaru dan Gratis, Tinggal Pasang Foto untuk 17 Agustus

35 Link Twibbon HUT ke-81 RI Terbaru dan Gratis, Tinggal Pasang Foto untuk 17 Agustus

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:23 WIB

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Sulsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:19 WIB

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter

Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol

HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol

Jakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 04:50 WIB

×