Beredar Foto Mata Korban Tragedi Kanjuruhan Masih Merah Usai Seminggu Kena Gas Air Mata, Dokter Buka Suara

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Minggu, 09 Oktober 2022 | 18:15 WIB
Beredar Foto Mata Korban Tragedi Kanjuruhan Masih Merah Usai Seminggu Kena Gas Air Mata, Dokter Buka Suara
Gas air mata ditembakkan ke arah suporter di Stadion Kanjuruhan Malang. Usai laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya, Sabtu 1 Oktober 2022 [SuaraSulsel.id/Istimewa]

Suara.com - Penembakan gas air mata pada tragedi Kanjuruhan, (1/10/2022) lalu masih menjadi perhatian. Baru-baru ini sebuah akun di Twitter mengunggah foto korban penembakan gas air mata yang masih mengalami iritasi.

Foto yang diunggah akun Twitter @nataliamwijayano (9/10/2022) itu, memperlihatkan beberapa korban dengan mata yang merah. Dalam cuitannya tersebut, pemilik akun mengatakan, orang yang berada pada foto tersebut merupakan korban penembakan gas air mata. 

"Sudah seminggu, kondisi mata korban gas air mata di Kanjuruhan masih merah seperti ini," tulis pemilik akun dalam cuitannya.

Unggahan tersebut lantas menarik perhatian warganet. Beberapa warganet merasa kasihan dengan kondisi korban. Sementara beberapa lainnya berkomentar pernah mengalami kondisi yang serupa. Hanya saia durasi yang dialami tidak selama korban dalam foto tersebut. 

Menanggapi cuitan tersebut, Dokter Spesialis Mata JEC Kedoya, dr Florence Meilani Manurung, SpM, mengatakan, kondisi yang dialami korban tersebut terjadi karena adanya pembuluh darah kecil yang pecah sebingga membuat mata menjadi merah (subconjungtiva bleeding). 

Lebih lanjut, merahnya mata tersebut dapat terjadi karena berbagai hal mulai dari dikucek, lebam, atau trauma karena benda tumpul. 

"Merahnya karena pembuluh darah kecil pecah. Bisa karena dikucek oleh orangnya atau lebam karena kena trauma tumpul. Asalkan tidak buram dan nyeri, mata merahnya (subconjungtiva bleeding) akan hilang sendiri," jelas Dokter Florence saat dihubungi Suara.com, Minggu (9/10/2022). 

Dokter Florence menjelaskan, kondisi tersebut juga bisa terjadi karena batuk atau ngeden terlalu kuat, bahkan kelainan sistemik seperti kencing manis, hipertensi, atau kelainan darah. 

"Umumnya terjadi karena kucek kencang, batuk kencang atau ngeden kuat, juga karena kelainan sistemik pasien misal kencing manis, hipertensi, kelainan darah," sambung Dokter Florence. 

baca juga

Menurut Dokter Florence, selama mata yang merah tersebut tidak buram dan nyeri, nantinya itu akan menghilang dengan sendirinya. Namun, jika mengalami nyeri dan pandangan menjadi kabur, diharapkan segera untuk menemui dokter. 

Untuk penggunaan gas air mata sendiri, Dokter Florence menegaskan, tidak menyebabkan kebutaan. Biasanya, hanya akan menimbulkan nyeri akibat bagian kornea yang lecet, terutama akibat mata dikucek. 

"Asalkan tidak buram dan nyeri, akan hilang sendiri. Namun jika buram atau nyeri, segera ke dokter mata. (Gas air mata) Tidak menyebabkan kebutaan namun nyeri akibat kornea yang lecet karena pasien berusaha mengucek matanya," ungkap Dokter Florence. 

Dokter Florence menambahkan, kondisi tersebut akan lebih baik juga jika diberikan obat tetes mata antibiotik dan antimerah dari dokter. Selain itu, ia mengatakan, pada mata lecet di kornea nantinya akan menghilang dalam 1-2 hari. Sementara untuk mata merah (subconjunctiva bleeding) memiliki kemungkinan menghilang selama 1-2 minggu. 

"Lecet di kornea (erosi kornea) akan hilang dalam 1 sampai 2 hari. Mata merah (subconjunctiva bleeding) akan hilang dalam 1 sampai 2 minggu," pungkas Dokter Florence. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Thailand Berduka, 37 Orang Meninggal  Ditembak oleh Mantan Polisi di Sebuah Rumah Penitipan Anak

Thailand Berduka, 37 Orang Meninggal Ditembak oleh Mantan Polisi di Sebuah Rumah Penitipan Anak

Jogja | Minggu, 09 Oktober 2022 | 14:40 WIB

Hasil Sementara Investigasi TGIPF: Stadion Kanjuruhan Tak Layak Dipakai Pertandingan High Risk Match

Hasil Sementara Investigasi TGIPF: Stadion Kanjuruhan Tak Layak Dipakai Pertandingan High Risk Match

News | Minggu, 09 Oktober 2022 | 13:43 WIB

Gelar Doa Bersama Tragedi Kanjuruhan Bareng Viking, Jakmania Jadi Trending Twitter

Gelar Doa Bersama Tragedi Kanjuruhan Bareng Viking, Jakmania Jadi Trending Twitter

Hits | Minggu, 09 Oktober 2022 | 13:36 WIB

Terkini

Gerindra: Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Soal Tempat Duduk Jangan Didramatisir

Gerindra: Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Soal Tempat Duduk Jangan Didramatisir

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:53 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat di Parigi Moutong Resmi Memasuki Tahap Lelang

Pembangunan Sekolah Rakyat di Parigi Moutong Resmi Memasuki Tahap Lelang

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:50 WIB

Beda Sanksi Administratif dan Korupsi, Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Eks Jampidsus

Beda Sanksi Administratif dan Korupsi, Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Eks Jampidsus

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:50 WIB

Gempa Guncang Gayo Lues Aceh

Gempa Guncang Gayo Lues Aceh

Sumut | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:50 WIB

Tragis! Suami Istri Palestina Tewas Terbakar Gara-gara Serangan Brutal Israel

Tragis! Suami Istri Palestina Tewas Terbakar Gara-gara Serangan Brutal Israel

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:49 WIB

WeTV Indonesia Hadirkan Serial 12 IPA 4, Drama Remaja yang Penuh Konflik dan Harapan

WeTV Indonesia Hadirkan Serial 12 IPA 4, Drama Remaja yang Penuh Konflik dan Harapan

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:47 WIB

Cara Cek dan Sanggah Data Desil Lewat HP, Segera Update Sebelum Agustus 2026!

Cara Cek dan Sanggah Data Desil Lewat HP, Segera Update Sebelum Agustus 2026!

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:46 WIB

Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru

Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:44 WIB

Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat

Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:41 WIB

Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG

Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:40 WIB

×