Tanya Dokter: Bagaimana Ya Dok Agar Kemungkinan Hamil Anak Laki-laki?

Bimo Aria Fundrika | Fajar Ramadhan | Suara.com

Selasa, 11 Oktober 2022 | 11:55 WIB
Tanya Dokter: Bagaimana Ya Dok Agar Kemungkinan Hamil Anak Laki-laki?
Ilustrasi Hasil USG - Cara Baca Hasil USG (Pexels)

Suara.com - Sering kali pasangan ketika menginginkan anak laki-laki, tetapi ketika lahir jenis kelamin bayi yaitu perempuan. Biasanya, beberapa pasangan menginginkan anak laki-laki sebagai anak pertama agar bisa melindungi adik perempuannya.

Rupanya, untuk memiliki keinginan terkait hal tersebut, orang tua bisa mengatur agar ketika hamil bayi dalam kandungan berjenis kelamin laki-laki. Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Keven Tali, Sp.OG mengatakan, orang tua bisa melihat berbagai faktor untuk bisa memiliki peluang anak laki-laki.

Mengutip dari kanal Youtube Dokter Keven, kesempatan untuk memiliki anak laki-laki akan dijelaskan dalam sesi Tanya Dokter berikut.

Dok apakah bisa menentukan jenis kelamin anak?

Untuk pasangan yang baru menikah atau mempunyai anak satu atau dua, terus ingin punya anak laki-laki hamilnya, ada beb erapa tips yang bisa dilakukan. Tapi harus ingat, kita manusia jadi cuma bisa berusaha, yang menentukan di atas. Tapi kalau ditanya bisa atau enggak, jawabannya adalah bisa.

Apa faktor yang memengaruhi jenis kelamin anak?

Jadi yang menentukan jenis kelamin yang dikandung adalah dari sperma. Jadi sperma si bapak ini yang membuahi sel telur.  Sel telur hanya menerima, sementara sperma ada dua jenis, yang membaca calon anak cewek, dan anak cowok. Jadi tergantung sperma mana yang bisa membuahi sel telur.

Bagaimana tips mempunyai kemungkinan anak laki-laki?

Ada beberapa tips yang dapat dilakukan oleh pasangan. Yang pertama cari tahu dulu masa suburnya. Dengan mengetahui masa subur, kita dapat menentukan kapan waktu kalian boleh berhubungan. Apabila ingin mendapat anak laki-laki, berhubunganlah saat dekat masa subur, misalnya sehari sebelum masa subur. Atau bisa pada saat masa subur. Itu supaya sperma yang membawa calon anak laki-laki membuahi sel telur.

Kedua, memperbanyak jumlah sperma yang membawa calon anak laki-laki. Caranya adalah si bapak makan daging-dagingan mulai dari sebulan sampai tiga bulan sebelum program hamil.

Nah si istri makan sayur-sayuran sebulan hingga tiga bulan juga sebelum program hamil. Tetapi harus diingat jangan cuma makan daging, terus yang lain enggak dimakan. Atau cuma makan sayuran, terus yang lain enggak dimakan. Itu tetap makan harus bergizi jadi harus seberagam mungkin dan bergizi.

Bagaimana posisi berhubungan agar kemungkinan mendapat anak laki-laki?

Mengenai posisi berhubungan sendiri, intinya tidak ada posisi yang harus dilakukan, tetapi penetrasinya harus lebih dalam. Tujuannya saat sperma diejakulasikan itu dia langsung masuk ke dalam si rahim. Jadi kalau penetrasinya kurang dalam, itu jarak tempuh sperma untuk membuahi sel terus jadi lebih jauh.

Hal berikut yang dapat dilakukan pasangan adalah merubah pH vagina, jadi dalam vagina ada keasaman tertentu supaya vaginanya tidak terinfeksi. Jadi untuk meningkatkan peluang anak laki-lakii, dapat kita ubah nih pH-nya menjadi lebih basa. Caranya bisa pakai baking soda, jadi dicuci daerah miss V pakai baking soda. 

Pada saat sudah dicuci, barulah berhubungan. Tapi apabila ingin melakukan hal tersebut, sebaiknya konsultasikan dulu deh ke dokternya, gimana caranya supaya tetap steril. Jadi jangan sampai dicuci-cuci, eh taunya jadi iritasi, bengkak, keputihan. Nah itu akan jadi masalah tuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raffi Ahmad Ungkap Keinginan Punya Anak Lagi, Tak Sabar Sambut Kehadiran Cipung Junior

Raffi Ahmad Ungkap Keinginan Punya Anak Lagi, Tak Sabar Sambut Kehadiran Cipung Junior

Entertainment | Selasa, 11 Oktober 2022 | 09:35 WIB

Ajaib, Didor dan Ditikam Berkali-kali Anak Ini Masih Selamat

Ajaib, Didor dan Ditikam Berkali-kali Anak Ini Masih Selamat

Hits | Senin, 10 Oktober 2022 | 18:51 WIB

Biadab! Anak di Bawah Umur Dicabuli Tetangganya Sendiri Hingga Hamil, Tangan Diikat dan Mulut Dibekap

Biadab! Anak di Bawah Umur Dicabuli Tetangganya Sendiri Hingga Hamil, Tangan Diikat dan Mulut Dibekap

Bogor | Senin, 10 Oktober 2022 | 16:55 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB