5 Cara Pengobatan Gagal Ginjal Akut yang Telan Banyak Nyawa Anak Indonesia

Ruth Meliana Dwi Indriani

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 12:12 WIB
5 Cara Pengobatan Gagal Ginjal Akut yang Telan Banyak Nyawa Anak Indonesia
Ilustrasi pengobatan gagal ginjal akut. (Freepik)

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan sementara ini total kasus gagal ginjal akut di Indonesia mencapai angka 241 yang 133 diantaranya meninggal dunia. Kasus tersebut menyerang anak-anak, termasuk bayi.

Kementerian Kesehatan sendiri masih belum mengetahui penyebab dari gagal ginjal akut yang merenggut ratusan nyawa anak-anak itu. Namun, mereka menyarankan para orang tua untuk terus memantau. Disebutkan pula hal itu tidak ada kaitannya dengan Covid-19.

Lantas, apakah penyakit ini sebetulnya bisa disembuhkan? Menurut ilmu kedokteran, ada beberapa cara pengobatan gagal ginjal akut dan berikut informasi selengkapnya.

Lakukan Cuci Darah

Racun yang menumpuk dalam darah membuat para penderitanya membutuhkan dialisis atau cuci darah. Pengobatan yang dilakukan sementara waktu ini berfungsi membuang racun dan kelebihan cairan pada tubuh. Dengan begitu, gagal ginjal akut dapat disembuhkan.

Mengembalikan Kadar Kalsium

Gagal ginjal akut diketahui mampu mengurangi kadar kalsium dalam darah. Maka, untuk mengatasinya, penderita perlu diberikan infus atau obat agar mineral tersebut bisa kembali pada darah.

Mengendalikan Kalium Darah

Kerusakan pada ginjal membuatnya sulit menyaring zat kalium dari darah secara sempurna. Maka dari itu, penderita gagal ginjal akut bisa saja diberikan obat kalsium, glukosa, atau natrium polisterin sulfonat. Adapun tujuannya untuk mengendalikan kadar kalium dalam darah.

baca juga

Membagi Rata Jumlah Cairan

Apabila gagal ginjal akut disebabkan oleh kurangnya cairan dalam darah, maka dokter biasanya akan menyarankan para pasien agar menerima cairan infus (IV).

Sebaliknya, jika penyakit ginjal akut disebabkan oleh penumpukan cairan berlebih, dokter akan menganjurkan obat diuretik yang bekerja mengeluarkan cairan ekstra.

Terapkan Diet Khusus

Tak hanya pemberian obat-obatan, penderita gagal ginjal akut juga akan disarankan untuk menjalani diet tertentu. Tujuannya sendiri agar penumpukan racun bisa berkurang.

Adapun diet khusus gagal ginjal akut ini antara lain, konsumsi menu yang tinggi karbohidrat dan rendah protein; membatasi konsumsi garam dan natrium serta kalium; hingga rutin mengonsumsi suplemen kalsium.

Pengobatan gagal ginjal akut yang disebutkan diatas tidak akan bekerja dengan baik tanpa pola hidup sehat. Pastikan melakukan pengawasan diri saat di rumah, seperti konsisten menjalani diet serta menggunakan obat sesuai anjuran dokter.

Tidak lupa juga rutin menimbang berat badan, mencatat jumlah air yang dikonsumsi serta frekuensi urine harian, dan membatasi jumlah cairan dalam tubuh agar tidak terjadi penumpukan. Dengan begitu, kemungkinan sembuh dari gagal ginjal akut bisa semakin besar.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tetap Waspada, Kenali Penyakit Gagal Ginjal pada Anak dari Gejala Berikut

Tetap Waspada, Kenali Penyakit Gagal Ginjal pada Anak dari Gejala Berikut

Batam | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 11:57 WIB

Jokowi Minta Pengawasan Obat Diperketat terkait Kasus Ginjal Akut, Berikut Ciri-Ciri Gagal Ginjal Akut Misterius pada Anak

Jokowi Minta Pengawasan Obat Diperketat terkait Kasus Ginjal Akut, Berikut Ciri-Ciri Gagal Ginjal Akut Misterius pada Anak

Bandung | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 11:24 WIB

Terkait Gagal Ginjal Akut, Presiden Jokowi: Pengawasan Industri Obat Harus Diperketat

Terkait Gagal Ginjal Akut, Presiden Jokowi: Pengawasan Industri Obat Harus Diperketat

Sumedang | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 10:59 WIB

Pakar Sebut Larangan Obat Sirup Terkait Kasus Gagal Ginjal Seharusnya Tidak Dipukul Rata

Pakar Sebut Larangan Obat Sirup Terkait Kasus Gagal Ginjal Seharusnya Tidak Dipukul Rata

Surakarta | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 10:53 WIB

Kisah Pilu Seorang Ibu di Depok yang Anaknya Meninggal Gegara Gagal Ginjal Akut

Kisah Pilu Seorang Ibu di Depok yang Anaknya Meninggal Gegara Gagal Ginjal Akut

Depok | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 10:38 WIB

Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak Ditemukan di Lampung, Pasien Dirawat di RSUDAM Lampung

Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak Ditemukan di Lampung, Pasien Dirawat di RSUDAM Lampung

Lampung | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 10:34 WIB

Terkini

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas

Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×