Waspadai Gangguan Ginjal Akut, Dokter Minta Orang Tua Lakukan Hal Ini jika Anak Sakit

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fajar Ramadhan | Suara.com

Minggu, 23 Oktober 2022 | 11:20 WIB
Waspadai Gangguan Ginjal Akut, Dokter Minta Orang Tua Lakukan Hal Ini jika Anak Sakit
Ilustrasi anak sakit (Pixabay/tigerbhu11)

Suara.com - Meningkatnya kasus gangguan ginjal akut misterius belakangan ini membuat para orang tua panik dan khawatir penyakit itu akan menyerang anaknya. Apalagi, banyaknya pemberitaan di media sosial membuat mereka semakin panik dan khawatir.

Melihat hal tersebut, Dokter spesialis anak dr. S T Andreas Cristan Leyrolf, M.Ked (Ped), Sp.A., menyarankan agar para orang tua tidak panik menghadapi penyakit satu ini. Ia juga mengatakan, para orang tua diusahakan untuk tidak terpancing berbagai berita hoaks yang muncul di internet.

Sementara untuk informasi resmi, para orang tua dapat melihat pemberitaan yang telah disampaikan pemerintah dan berbagai lembaga yang menangani permasalahan gangguan ginjal akut misterius saat ini.

Ilustrasi merawat anak sakit (shutterstock)

"Jangan percaya pemberitaan yang muncul di internet tanpa sumber jelas. Orang tua dapat menunggu kabar dari pemerinta, BPOM, dan IDAI. Jangan panik karena pada prinsipnya ini membantu orang tua," jelas dr. Andreas saat dihubungi Suara.com, Sabtu (22/10/2022) kemarin.

Dokter Andreas menuturkan, selama tidak ada gejala khusus anak mengalami gangguan ginjal akut misterius, harusnya bukan menjadi masalah. Para orang tua juga dapat melakukan konsultasi untuk informasi yang pasti dan jelas.

"Selama enggak ada gejala gangguan ginjal akut it is okay. Bisa juga tanya dan konsultasi ke dokter, itu enggak apa," sambung dr. Andreas.

Lebih lanjut, ketika anak sakit batuk dan pilek, para orang tua bisa melakukan berbagai langkah awal sebelum memberinya obat. Beberapa langkah atau tips pertolongan pertama jika anak sakit pilek dan batuk di antaranya:

  1. Memberikan jumlah cairan cukup, dapat berupa ASI (jika masih bayi), susu (jika sudah lebih dari 2 tahun), air putih, dan lain-lain.
  2. Memberi kehangatan pada anak, misalnya suhu ruangan diatur minimal 26 derajat celsius.
  3. Posisi tidur kepala lebih tinggi badannya. Jika masih bayi, para orang tua dapat menggendongnya.
  4. Jika anak ingin diberi obat-obatan, diharapkan untuk konsultasi dokter terlebih dahulu dan tidak membelinya sembarangan.

Jika suhu anak lebih dari 37,6 derajat celsius, para orang tua dapat melakukan beberapa tindakan pertolongan pertama tersebut. Namun, dr. Andreas menegaskan, jika anak mengalami kejang, dehidrasi, atau sesak napas, orang tua dapat segera membawanya ke dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Kepanikan karena Obat Sirup dan Gangguan Ginjal Akut Misterius, Dokter Wajib Jadi Garda Terdepan

Cegah Kepanikan karena Obat Sirup dan Gangguan Ginjal Akut Misterius, Dokter Wajib Jadi Garda Terdepan

Health | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 07:15 WIB

Gangguan Ginjal Akut Serang 200 Anak, Jokowi: Perketat Pengawasan Industri Obat

Gangguan Ginjal Akut Serang 200 Anak, Jokowi: Perketat Pengawasan Industri Obat

News | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 23:56 WIB

Penyebab Gangguan Ginjal Akut Misterius Bisa Mematikan: Ada Kristal Kecil Tajam di Dalam Ginjal

Penyebab Gangguan Ginjal Akut Misterius Bisa Mematikan: Ada Kristal Kecil Tajam di Dalam Ginjal

Health | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 20:45 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB