Diklaim Ampuh Kurangi Gejala Gangguan Ginjal Akut, Berapa Sih TIngkat Efektivitas Fomepizole?

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Jum'at, 04 November 2022 | 07:50 WIB
Diklaim Ampuh Kurangi Gejala Gangguan Ginjal Akut, Berapa Sih TIngkat Efektivitas Fomepizole?
Ilustrasi tingkat efektifitas fomepizole bagi pasien gagal ginjal akut (Pexels)

Suara.com - Penanganan terkait gangguan ginjal akut misterius pada anak mulai membaik. Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr. M Syahril mengatakan, pemberian obat Fomepizole pada penderita akhir-akhir ini menunjukkan perkembangan signifikan.

Berdasarkan keterangan dr. Syahril, 95 persen anak di RCM yang menggunakan obat antidotum Fomepizole kian membaik. Hal ini menunjukkan jika obat Fomepizole efektif kepada para pasien gangguan ginjal akut misterius.

“Penggunaan fomepizole menunjukkan 95% pasien anak di rscm menunjukkan perkembangan yang terus membaik, artinya efikasinya baik dalam memberikan kesembuhan,” ucap dr. Syahril dikutip dari rilis yang diterima Suara.com, Kamis (3/11/2022).

Obat Gagal Ginjal Akut. (Dok: Kementerian Kesehatan)
Obat Gagal Ginjal Akut. (Dok: Kementerian Kesehatan)

Sementara itu, untuk obat Fomepizole di Indonesia saat ini terdapat 246 vial yang telah didatangkan dari Australia, Jepang, dan Singapura. Untuk obat dari Australia dan Jepang merupakan bentuk donasi yang diberikan kepada Indonesia.

Sebanyak 16 vial didatangkan dari Australia. Sementara 200 vial lainnya datang dari Jepang. Untuk 20 vial sisanya merupakan pembelian yang dilakukan dari Singapura beberapa waktu lalu. Obat antidotum Fomepizole ini juga telah didistribusikan ke 17 rumah sakit rujukan di 11 Provinsi di Di Indonesia.

“Sudah sebanyak 17 rumah sakit di 11 provinsi yang mendapatkan distribusi Fomepizole Pertimbangan pemberian fomepizole karena adanya perbaikan kondisi pasien setelah diberikan terapi pengobatan Fomepizole, ini membuktikan pengobatannya efektif menyembuhkan dan mengurangi perburukan gejala,” jelas dr. Syahril.

Untuk obat Fomepizole yang diberikan juga ditegaskan tidak dipungut biaya apapun. Oleh sebab itu, pasien penderita Gangguan Ginjal Akut dapat melakukan pengobatan ke beberapa rumah sakit yang telah didistribusikan.

Di sisi lain, WHO juga sudah memberikan keterangan jika gangguan ginjal akut misterius terjadi karena adanya indikasi kandungan etilen glikol dan dietilen glikol. Hal ini juga sejalan setelah pihak Kemenkes membuat larangan penggunaan obat sirup pada 18 Oktober lalu, angka penambahan gangguan ginjal akut semakin menurun.

“WHO sudah mengindikasikan penyebab gagal ginjal karena EG DEG dan lainnya, dan fomepizole menjadi opsi antidot. Jadi bukan berdasarkan asumsi semata. Terakhir kita bisa lihat kasus sejak 18 oktober sudah turun,” pungkas dr. Syahril.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puskesmas di Bandar Lampung Lakukan Surveilans Kasus Gagal Ginjal Akut Anak

Puskesmas di Bandar Lampung Lakukan Surveilans Kasus Gagal Ginjal Akut Anak

Lampung | Kamis, 03 November 2022 | 19:31 WIB

Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak Mulai Menurun Signifikan

Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak Mulai Menurun Signifikan

Lampung | Kamis, 03 November 2022 | 19:08 WIB

Kasus Gagal Ginjar di Sumbar Capai 28 Anak, 14 Orang Meninggal Dunia

Kasus Gagal Ginjar di Sumbar Capai 28 Anak, 14 Orang Meninggal Dunia

Sumbar | Kamis, 03 November 2022 | 16:15 WIB

Terkini

Ramalan Shio Babi Hari ini 19 Agustus 2026: Karier, Keuangan, hingga Asmara

Ramalan Shio Babi Hari ini 19 Agustus 2026: Karier, Keuangan, hingga Asmara

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:47 WIB

Alarm Bahaya Pasar Keuangan, Lonjakan Utang dan Perang Bikin Biaya Pinjaman Meroket

Alarm Bahaya Pasar Keuangan, Lonjakan Utang dan Perang Bikin Biaya Pinjaman Meroket

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:45 WIB

Desil 10 dan Fakta yang Berbeda: Ketika Data Pemerintah Dipertanyakan Warga

Desil 10 dan Fakta yang Berbeda: Ketika Data Pemerintah Dipertanyakan Warga

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:34 WIB

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

×