Isi Piringku, Pedoman Makan Gizi Seimbang Pengganti 4 Sehat 5 Sempurna

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Minggu, 13 November 2022 | 12:29 WIB
Isi Piringku, Pedoman Makan Gizi Seimbang Pengganti 4 Sehat 5 Sempurna
Prof. Dr. Ir. Sri Anna Marliyati, MSi., dari Departemen Gizi Masyarakat, FEMA, IPB menjelaskan panduan Isi Piringku, Rabu (9/11/22). (Suara.com/Yasinta)

Suara.com - Dalam perkembangan ilmu gizi yang baru, pedoman "4 Sehat 5 Sempurna" sudah tidak lagi digunakan. Sebagai gantinya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengeluarkan pedoman "Gizi Seimbang" pada 2014.

Kemenkes pun memperkenalkan metode makan baru dengan gizi seimbang yaitu "Isi Piringku".

Dibandingkan dengan 4 Sehat 5 Sempurna, Isi Piringku lebih menekankan pada berapa banyak porsi makanan yang ideal, menggunakan perumpamaan sajian dalam satu piring untuk sekali makan.

Prof. Dr. Ir. Sri Anna Marliyati, MSi., dari Departemen Gizi Masyarakat, FEMA, IPB, mengatakan bahwa masih banyak masyarakat belum tahu soal pedoman Gizi Seimbang dengan metode Isi Piringku.

"Saya kalau ke pelosok-pelosok, orang masih mengingatnya 4 sehat 5 sempurna, padahal itu sudah ketinggalan," ujarnya dalam acara "Perjalanan Aksi Bersama Cegah Stunting" di TK PKK Budi Rahayu, Mergangsan, Yogyakarta, Rabu (9/11/22).

Penerapan Isi Piringku TK PKK Budi Rahayu di Kecamatan Mergangsan, Yogyakarta. (Suara.com/Yasinta)
Penerapan Isi Piringku TK PKK Budi Rahayu di Kecamatan Mergangsan, Yogyakarta. (Suara.com/Yasinta)

"Nah di ISI Piringku ini lebih lengkap. Bagaimana ada makanan pokok 1/3 piring, lauk pauk 1/6 piring, buah sayur 1/6 piring. Ini menunjukkan porsi seimbang supaya kalupun kita makan dengan batas ini tidak akan gemuk, kedepannya juga tidak akan kurang gizi," jelasnya.

Di dalam Isi Piringku ada 5 kelompok pangan, yakni ada makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, buah, dan sayur. Dengan menerapkan metode Isi Piringku, berbagai nutirisi baik karbohidrat, protein dan lainnya bisa terpenuhi.

Menanamkan Pola Makan yang Baik Sejak Dini

Sebagai salah satu program pemenuhan gizi anak, pemerintah menggandeng pihak swasta untuk penerapan Isi Piringku.

Danone Indonesia melalui program Isi Piringku 4-6 tahun yang dilakukan di TK PKK Budi Rahayu di Kecamatan Mergangsan, Yogyakarta, memberi dukungan nyata dalam mensosialisasikan panduan tersebut kepada para orangtua dan para guru pendidikan anak usia dini (PAUD).

Sri Anna selaku Ketua Tim Penyusun Modul Isi Piringku 4-6 Tahun, bersama tim telah melakukan penelitian tentang menu makan yang tepat untuk panduan Isi Piringku. Ke depannya, Sri Anna dan tim bersama Danone Indonesia berencana membuat panduan Isi Piringku untuk anak SD.

Penerapan Isi Piringku TK PKK Budi Rahayu di Kecamatan Mergangsan, Yogyakarta. (Suara.com/Yasinta)
Penerapan Isi Piringku TK PKK Budi Rahayu di Kecamatan Mergangsan, Yogyakarta. (Suara.com/Yasinta)

"Kami meneruskan apa yang ingin disampaikan Kemenkes, namun di sini kami fokus untuk PAUD. Kenapa untuk PAUD? Karena dari usia dini sudah mengenal ini (Isi Piringku) kemudian menerapkannya, insyaallah kedepannya menjadi pola makan dia. Akan punya kebiasaan dan pola makan yang baik," jelasnya. 

Tak hanya membiasakan anak mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, orangtua pun turut mendapat edukasi untuk menyiapkan menu makan sesuai panduan Isi Piringku.

Berbagai menu pun bisa disesuaikan dengan budget dan ketersediaan pangan lokal.

"Kadang berpikir sumber protein itu mahal, buah itu mahal, padahal kan bisa carinya yang murah, misal pisang, jeruk kan ada yang murah, protein telur yang lebih murah, tidak harus melulu daging, bisa dipilih sesuai keuangannya," ujar Sri Anna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli Gizi IPB: Stunting Juga Berefek pada Perkembangan Otak Anak, Tak Hanya Tubuh Pendek

Ahli Gizi IPB: Stunting Juga Berefek pada Perkembangan Otak Anak, Tak Hanya Tubuh Pendek

Health | Jum'at, 11 November 2022 | 13:06 WIB

Pencegahan Stunting di Area Perkotaan: Mudahnya Akses ke Makanan Berpengawet Jadi Tantangan

Pencegahan Stunting di Area Perkotaan: Mudahnya Akses ke Makanan Berpengawet Jadi Tantangan

Health | Kamis, 10 November 2022 | 18:50 WIB

Menengok Perjalanan Aksi Bersama Cegah Stunting Danone Indonesia, Berfokus pada 3 Pendekatan

Menengok Perjalanan Aksi Bersama Cegah Stunting Danone Indonesia, Berfokus pada 3 Pendekatan

Health | Rabu, 09 November 2022 | 08:00 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB