Anak Candu Makanan Manis, Bagaimana Cara Atasinya Dok?

Bimo Aria Fundrika | Fajar Ramadhan | Suara.com

Minggu, 13 November 2022 | 19:30 WIB
Anak Candu Makanan Manis, Bagaimana Cara Atasinya Dok?
Donat merupakan salah satu makanan manis yang digemari anak-anak. (Shutterstock)

Suara.com - Seperti diketahui, anak-anak sangat gemar untuk mengonsumsi makanan maupun minuman manis. Biasanya, ketika anak sudah mencoba makanan atau minuman manis, ini akan membuatnya menjadi kecanduan.

Dari rasa candu tersebut, beberapa anak kerap kali marah dan sulit berhenti untuk konsumsi makanan dan minuman manis. Bahkan, pada beberapa kasus anak justru mengonsumsinya secara berlebihan.

Padahal, konsumsi makanan atau minuman manis berlebihan memberikan dampak buruk bagi kesehatannya. Untuk itu, orang tua juga harus memberikan kontrol kepada anak-anaknya.

Ilustrasi makanan manis (Shutterstock)
Ilustrasi makanan manis (Shutterstock)

Menanggapi permasalahan tersebut, Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Arti Indira, MGz, SpGk, FINEM, mengatakan, makanan atau minuman manis pada dasarnya lebih baik jika tidak diberikan kepada anak.

Menurut Dokter Arti, ketika orang tua sudah memberikan akses kepada anak, itu juga akan memberikan risiko, salah satunya rasa candu. Oleh sebab itu, menurutnya lebih baik tidak memberikannya kepada anak.

“Kalau anak kan kontrolnya sama orang tua, jadi orang tua harus bisa kontrol apa yang diberikan kepada anaknya. Kalau saya paling sering kasih tahu sih, lebih baik jangan disediakan. Jadi jangan kasih akses anak gitu,” ucap Dokter Arti saat diwawancarai beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, alasan mengapa sebaiknya orang tua tidak memberi akses makanan atau minuman manis kepada anak karena kandungan gula dan kalorinya cukup tinggi. Jika berlebihan, hal ini dinilai dapat memengaruhi kesehatan anak.

Selain itu, orang tua juga harus bisa memberikan contoh kepada anak. Orang tua juga bisa untuk mengalihkan perhatian anak dan memberikan contoh pola makan yang sehat. Hal ini juga akan membuat anak mengonsumsi makanan serupa.

“Jadi kontrolnya harus di orang tua. Terus alihkan, paling gampang adalah memberi contoh. Anak-anak lihat orang tuanya minum soda atau es krim yang berkalori tinggi. Nah kita kasih contoh alihkan pola makan yang lebih sehat,” jelas Dokter Arti.

Meski demikian, tidak bisa dipungkiri terkadang beberapa anak sudah telanjur mengonsumsi makanan atau minuman manis. Sementara untuk memberhentikannya juga akan sulit.

Dokter Arti memberi tips untuk mencoba mengurangi kadar gula dari apa yang dikonsumsi anak. Orang tua bisa juga untuk mengganti dengan alternatif sebagai pemanis buatan yang rendah kalori dan gula.

“Alternatif bisa pakai pemanis buatan yang zero kalori dan gulanya rendah. Jadi itu tetap bisa kurangin asupan gula, tetapi makanannya tetap manis. Tapi balik lagi jangan berlebihan,” tutup Dokter Arti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Bahaya Mengonsumsi Cokelat Berlebihan bagi Kesehatan

4 Bahaya Mengonsumsi Cokelat Berlebihan bagi Kesehatan

Your Say | Sabtu, 12 November 2022 | 14:15 WIB

Berumur 53 Tahun, Kiki Fatmala Berjuang Melawan Kanker Stadium 4

Berumur 53 Tahun, Kiki Fatmala Berjuang Melawan Kanker Stadium 4

| Jum'at, 11 November 2022 | 13:07 WIB

Polsek Matraman Periksa Terduga Pelaku Pembunuh Kucing

Polsek Matraman Periksa Terduga Pelaku Pembunuh Kucing

Banten | Senin, 07 November 2022 | 15:37 WIB

Terkini

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB