Ribut-ribut Pelabelan BPA Pada Galon Isi Ulang, Pakar Malah Sebut Makanan Kaleng Lebih Berbahaya

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Kamis, 17 November 2022 | 19:59 WIB
Ribut-ribut Pelabelan BPA Pada Galon Isi Ulang, Pakar Malah Sebut Makanan Kaleng Lebih Berbahaya
Ilustrasi air minum dalam kemasa, galon isi ulang. (isockphoto)

Suara.com - Rencana pelabelan BPA (Bisphenol-A) pada galon isi ulang masih menimbulkan pro dan kontra. Tapi menurut pakar, daripada meributkan BPA, ada ancaman bahaya yang lebih serius. Apa itu?

Dosen Sekaligus Pakar Polimer dari ITB, Ir. Akhmad Zainal Abidin, M. Sc., Ph.D. mengatakan hal yang lebih berbahaya dari BPA pada galon isi ulang adalah makanan kaleng. Hal ini karena makanan kaleng memiliki kelemahan korosi atau berkarat. Akibatnya, itu akan membuat makanan tercemar dan bisa menyebabkan keracunan.

Meski demikian, biasanya pada makanan kaleng memiliki pelapisan atau epoksi agar makanan tidak kontak dengan langsung. Namun, epoksi ini yang mengandung bahan baku BPA. Oleh sebab itu, menurut Zainal, makanan kaleng justru lebih memiliki potensi lebih besar dibandingkan galon air minum.

Ilustrasi BPA pada makanan kaleng. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi BPA pada makanan kaleng. (Sumber: Shutterstock)

“Makanan kaleng itu dia bisa tahan banting punya kekuatan yang lebih packagingnya ya sehingga lebih tahan lama. Cuma ada kelemahannya korosi atau bisa berkarat kalau kontak dengan minuman, cairan, atau makanan nah untuk mencegah itu maka dilakukan pelapisan agar kalau kontak bukan kalengnya yang kena tapi bahan lain yang kontak,” ujar Zainal saat diwawancarai dalam Regulasi Pelabelan Galon: Urgensi Kebutuhan Hidrasi dan Bahaya Diskriminasi, Kamis (17/11/2022).

“Nah epoksi itu bahan bakunya adalah bisphenol A (BPA). Makanan ini biasanya dipakainya itu untuk waktu yang lama ya ada nempel di toko atau tempat-tempat penyimpanan. Jadi kalau mau concern sama BPA harusnya prioritas itu (makanan kaleng) dulu, yang dikasih peringatan dibandingkan dengan yang air minum,” sambungnya.

Zainal menambahkan, kalau makanan kaleng juga tetap aman dikonsumsi karena kandungan BPA yang terdapat di dalamnya pasti sudah berada di bawah ambang batas.

Dosen Sekaligus Pakar Polimer dari ITB, Ir. Akhmad Zainal Abidin, M. Sc., Ph.D. (Fajar/Suara.com)
Dosen Sekaligus Pakar Polimer dari ITB, Ir. Akhmad Zainal Abidin, M. Sc., Ph.D. (Fajar/Suara.com)

Namun, kalau kasus kaleng tersebut yang rusak sehingga mencegah epoksi yang telah dilapisi, itu tidak boleh dikonsumsi. Hal ini karena kaleng yang rusak dapat menyebabkan keracunan makanan.

"Kalau packaging rusak bisa memecah atau menyobek lapisan plastik epoksi jadi bisa korosi dan menimbulkan keracunan pada makanan. Kalau kaleng yang penyok atau plastiknya sobek sehingga terjadi korosi di dalamnya itu dilarang dikonsumsi atau dijual,” ujar Zainal.

Bagaimana dengan BPA pada galon isi ulang? Menurut Zainal, pada dasarnya kandung BPA maupun zat kimia lain akibat migrasi itu hal yang wajar terjadi.

baca juga

Oleh sebab itu, menurutnya, jika ditemukan kandungan BPA pada galon polikarbonat atau jenis galon PET yang mengandung etilen glikol dan dietilen glikol adalah wajar. Hanya saja, kandungan migrasi zat kimia itu masih berada pada batas wajar sehingga aman dikonsumsi.

“Galon PET mengandung etilen glikol dan dietilen glikol. Dietilen glikol itu 3 kali lebih berbahaya dibandingkan etilen glikol. Kalau galon PC (polikarbonat) mengandung BAP. Risiko sebenarnya dua-duanya ada tapi jauh dibawah batas ambang. Jadi aman,” jelas Zainal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli dari IPB: Pelabelan Galon BPA Demi Keselamatan Konsumen

Ahli dari IPB: Pelabelan Galon BPA Demi Keselamatan Konsumen

Tantrum | Selasa, 06 September 2022 | 19:32 WIB

Revisi BPOM Terkait Label Air Minum Galon Bisa Timbulkan Efek yang Sulit Dikendalikan

Revisi BPOM Terkait Label Air Minum Galon Bisa Timbulkan Efek yang Sulit Dikendalikan

Bisnis | Selasa, 06 September 2022 | 13:04 WIB

Sampah Plastik Galon Sekali Pakai Diperkirakan Capai 70 Ribu Ton Setahun

Sampah Plastik Galon Sekali Pakai Diperkirakan Capai 70 Ribu Ton Setahun

Bisnis | Selasa, 06 September 2022 | 12:52 WIB

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×