34 Persen Warga Indonesia Ngotot Menolak Vaksinasi COVID-19, Ini 3 Alasan Utamanya

Dinda Rachmawati

Minggu, 20 November 2022 | 08:27 WIB
34 Persen Warga Indonesia Ngotot Menolak Vaksinasi COVID-19, Ini 3 Alasan Utamanya
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Pexels/towfiqu_barbhuiya)

Suara.com - Hasil survei yang dilakukan Johns Hopkins Center for Communication Programs (JHCCP) sejak Mei 2021 mengungkap, masih ada 34 persen warga Indonesia yang ngotot menolak vaksinasi COVID-19

Douglas Storey dari JHCCP menjelaskan, survei dilakukan pada 14 juta responden lewat media sosial Facebook. Kelompok umur 55 tahun ke atas adalah yang paling banyak menolak vaksinasi COVID-19, dengan persentase sebesar 40 persen.  

Lalu apa alasan sebagian warga Indonesia menolak, atau sedikitnya skeptis dengan vaksin COVID-19? Jawabannya adalah, karena Indonesia merupakan negara besar yang penuh keragaman.

Ilustrasi vaksin Covid-19 untuk Lansia. [Istimewa]
Ilustrasi vaksin Covid-19 untuk Lansia. [Istimewa]

JHCCP sendiri mencatat setidaknya ada tiga alasan yang paling banyak diutarakan soal ketidaksediaan divaksinasi. Alasan utama adalah keraguan terhadap keamanan vaksin. 

Berikutnya, mereka menolak karena ingin menunggu dan melihat, lalu khawatir soal biaya, alasan agama, dan tak jarang pula yang merasa yakin mereka tidak butuh vaksin.

Di lapangan, tantangan itu menjadi lebih variatif lagi. Hal ini dirasakan Hasnawati, salah satu agen perubahan yang tergabung di dalam program Breakthrough ACTION for COVID-19, program kerja sama antara Kementerian Kesehatan dengan USAID.  

Penyuluh agama Desa Baji Minasa, Bantaeng, Sulawesi Selatan (SulSel) itu mengaku, ia memiliki cara tersendiri bagaimana mensukseskan program vaksinasi untuk kaum lansia.

"Saya sih selalu menekankan sisi agama bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. Bahwa dalam tubuh sehat terdapat juga jiwa yang sehat,” kata Hasnawati.

Ia juga mengaku terus memberikan motivasi agar warga menjadi perilaku hidup sehat, apalagi di masa pandemi Corona. 

baca juga

“Saya katakan, kita harus meningkatkan imunitas untuk menangkal berbagai penyakit yang menyerang tubuh. Untuk COVID-19, itu dilakukan dengan vaksinasi, baik dosis pertama, kedua dan booster,” kata Hasnawati, yang terpilih sebagai salah seorang dari tiga kader perubahan terbaik Bantaeng. 

Dengan cara itu, menurut dia, masyarakat binaan bisa memahami pentingnya menjaga kesehatan. Selain itu, di kabupaten Bantaeng, ada juga Syamsiah atau yang lebih akrab dipanggil ibu Chacy, seorang kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) lansia yang berusia 49 tahun. 

 Ibu Chacy menyadari pada dasarnya masyarakat dan kalangan lansia cukup aktif mengikuti perkembangan informasi tentang COVID-19, lewat media sosial maupun You Tube. 

Namun ketika ia melakukan pendekatan personal dan pendampingan langsung kepada kelompok masyarakat tersebut, ia merasa kalangan lansia menjadi lebih mudah tergerak dan terbuka untuk mau melengkapi vaksinasi serta tetap taat protokol kesehatan. 

Disampaikan tantangan kekhawatiran kalangan lansia adalah jika lansia memiliki penyakit (komorbid). Namun, Ia selalu menyarankan agar mereka didampingi keluarga bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan sebelum mendapatkan vaksinasi. 

Namun, usaha para agen perubahan di Bantaeng, sepertinya menuai hasil yang memuaskan. Terbukti kini pencapaian vaksinasi COVID-19 tahap pertama di Kabupaten Bantaeng mampu mencapai angka 84,46 persen dengan 208.960-an peserta. 

Angka tersebut berada di atas angka capaian vaksinasi tahap pertama di Provinsi Sulsel yang tercatat mencapai 80,58 persen dengan 6,41 juta peserta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengguna Jasa Kereta Api Bisa Vaksinasi Covid-19 di Stasiun Cirebon dan Jatibarang

Pengguna Jasa Kereta Api Bisa Vaksinasi Covid-19 di Stasiun Cirebon dan Jatibarang

Jabar | Senin, 14 November 2022 | 12:30 WIB

Kedaruratan Covid-19 Belum Berakhir, Ahli Epidemiologi Imbau Masyarakat Lengkapi Vaksin

Kedaruratan Covid-19 Belum Berakhir, Ahli Epidemiologi Imbau Masyarakat Lengkapi Vaksin

Health | Selasa, 08 November 2022 | 11:53 WIB

Cegah Penularan Varian Baru, Vaksinasi COVID-19 di Lampung Masih Berjalan

Cegah Penularan Varian Baru, Vaksinasi COVID-19 di Lampung Masih Berjalan

Lampung | Sabtu, 05 November 2022 | 14:57 WIB

Terkini

Ramai Dikomplain Warga, Mobil Rusak Diparkir Sembarangan di Tebet Dipulangkan ke Depan Rumah Pemilik

Ramai Dikomplain Warga, Mobil Rusak Diparkir Sembarangan di Tebet Dipulangkan ke Depan Rumah Pemilik

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:31 WIB

BGN Tetapkan Kasus Keracunan MBG Kejadian Fatal, Ancam Sanksi Suspend SPPG dan Copot Kepala Dapur

BGN Tetapkan Kasus Keracunan MBG Kejadian Fatal, Ancam Sanksi Suspend SPPG dan Copot Kepala Dapur

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:28 WIB

Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan

Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan

Jabar | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya

Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung

Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru

Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:06 WIB

RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni

RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?

Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat

Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat

Video | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:00 WIB

×