Tiba-tiba Nyeri Punggung! Bisa Jadi Tanda dari Saraf Kejepit

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 25 November 2022 | 10:32 WIB
Tiba-tiba Nyeri Punggung! Bisa Jadi Tanda dari Saraf Kejepit
dr. Asrafi Rizki Gatam, Sp.OT (K) Spine. (Dok: Eka Hospital)

Dalam menghadapi nyeri punggung akibat saraf kejepit, ada baiknya jika kita segera memeriksakan diri kepada dokter untuk mengantisipasi jika adanya masalah serius untuk ditangani. Biasanya kondisi ini secara perlahan bisa mereda dalam jangka waktu beberapa hari setelah beristirahat yang cukup.

Namun jika gejala tak kunjung hilang setelah berhari-hari, maka segera periksakan diri kalian ke dokter ortopedi terdekat. Hal ini dikarenakan saraf kejepit dapat berpotensi untuk merusak saraf secara permanen, dan itu dapat mengancam kesehatan kalian.

Jika dokter menyarankan kalian untuk segera melakukan penanganan lebih lanjut, maka kamu tidak perlu khawatir! Karena penanganan saraf kejepit kini juga bisa dilakukan tanpa harus melakukan prosedur operasi yang membutuhkan bedah yang besar. 

Perkembangan teknologi kini telah memungkinkan dokter untuk menangani masalah nyeri punggung dengan metode minimal invasif yang lebih meminimalkan luka sayatan dan rasa nyeri pada pasien dengan risiko komplikasi yang lebih rendah dan masa pemulihan yang lebih singkat. Salah satu metode yang biasa digunakan dalam menangani masalah nyeri punggung yaitu BESS.

Apa itu Metode BESS?

Metode BESS atau Biportal Endoscopic Spine Surgery merupakan suatu teknik operasi yang menggunakan teknologi endoskopi untuk mengatasi masalah tulang belakang. Prosesnya pun dapat dilakukan dalam waktu cepat melalui sayatan kecil.

Proses ini hanya perlu mengandalkan kamera kecil yang dimasukan ke dalam tubuh sehingga proses pembedahan bisa dilakukan tanpa berisiko merusak jaringan lain yang ada di dalam tubuh kita.

Proses pemulihan pasca operasi pun juga akan berlangsung dengan cepat, sehingga memungkinkan pasien untuk bisa segera kembali beraktivitas setelah melakukan operasi. Proses BESS juga memiliki tingkat keberhasilan tinggi, sehingga sangat aman bagi pasien.

Ayo jaga kesehatan tulang belakangmu dari sekarang! Kamu bisa melakukan perawatan tulang belakangmu dengan mengunjungi pusat ortopedi Gatam Institute di Eka Hospital. Yuk, kunjungi websitenya untuk informasi lebih lanjut.

Oleh: dr. Asrafi Rizki Gatam, Sp.OT (K) Spine

Konsultan Tulang Belakang Eka Hospital BSD

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saraf Kejepit Nikita Mirzani Kambuh, Pilih Diurut di Rutan bukan lagi Dikawal ke RS

Saraf Kejepit Nikita Mirzani Kambuh, Pilih Diurut di Rutan bukan lagi Dikawal ke RS

| Selasa, 15 November 2022 | 21:45 WIB

Saraf Kejepitnya Kambuh di Tahanan, Nikita Mirzani Lebih Pilih Diurut Daripada ke Rumah Sakit, Bolehkah ?

Saraf Kejepitnya Kambuh di Tahanan, Nikita Mirzani Lebih Pilih Diurut Daripada ke Rumah Sakit, Bolehkah ?

Lifestyle | Selasa, 15 November 2022 | 15:10 WIB

Mengenal Saraf Kejepit, Penyakit yang Bikin Nikita Mirzani Dilarikan ke Rumah Sakit

Mengenal Saraf Kejepit, Penyakit yang Bikin Nikita Mirzani Dilarikan ke Rumah Sakit

| Senin, 07 November 2022 | 11:41 WIB

Apa Perbedaan Nyeri Pinggang akibat Saraf Kejepit dan Nyeri Biasa? Simak Penjelasannya

Apa Perbedaan Nyeri Pinggang akibat Saraf Kejepit dan Nyeri Biasa? Simak Penjelasannya

Kalbar | Senin, 31 Oktober 2022 | 14:18 WIB

Alami Saraf Kejepit, Ashanty Sudah Seminggu Jalani Terapi

Alami Saraf Kejepit, Ashanty Sudah Seminggu Jalani Terapi

| Senin, 15 Agustus 2022 | 21:32 WIB

Saraf Kejepitnya Kambuh, Ferry Irawan Bersyukur Dapat Endorse Pengobatan

Saraf Kejepitnya Kambuh, Ferry Irawan Bersyukur Dapat Endorse Pengobatan

Entertainment | Senin, 15 Agustus 2022 | 20:48 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB