5 Buah Tinggi Alkali yang Aman Dikonsumsi Penderita GERD, Bisa Mengatasi Heartburn

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 16 November 2025 | 10:53 WIB
5 Buah Tinggi Alkali yang Aman Dikonsumsi Penderita GERD, Bisa Mengatasi Heartburn
Ilustrasi gerd [Puskesmas Panjatan]

Suara.com - Bagi penderita penyakit asam lambung (GERD), memilih makanan dan minuman, termasuk buah-buahan, adalah hal yang sangat krusial.

Konsumsi buah yang terlalu asam, seperti jeruk atau lemon, dapat memicu produksi asam lambung berlebihan, menyebabkan sensasi terbakar (heartburn) yang sangat mengganggu.

Namun, bukan berarti Anda harus menjauhi buah sepenuhnya. Ada banyak pilihan buah yang memiliki kadar keasaman rendah (pH tinggi) dan kaya akan serat, sehingga sangat aman dikonsumsi dan bahkan dapat membantu menetralkan dan menenangkan lambung.

Berikut adalah 5 rekomendasi buah terbaik yang aman dan bermanfaat bagi penderita asam lambung:

1. Pisang

Pisang sering disebut sebagai "makanan super" bagi penderita asam lambung. Hal ini karena pisang memiliki tingkat pH yang relatif tinggi dan dikenal sebagai buah yang bersifat alkali.

Sifat alkali ini berfungsi sebagai antasida alami, membantu menetralkan asam lambung berlebih di dalam perut. Selain itu, teksturnya yang lembut melapisi dinding esofagus dan lambung, memberikan perlindungan dari iritasi asam.

Tips Konsumsi: Pilih pisang yang sudah matang sempurna. Pisang yang masih mentah memiliki kandungan pati resisten yang lebih tinggi, yang bisa lebih sulit dicerna.

2. Melon (Cantaloupe dan Honeydew)

Sama seperti pisang, sebagian besar jenis melon memiliki pH tinggi, menjadikannya pilihan buah yang sangat aman. Melon, terutama jenis honeydew dan cantaloupe, memiliki kadar air yang tinggi dan bersifat alkali.

Kandungan mineralnya juga membantu menyeimbangkan kadar pH di lambung.

Tips Konsumsi: Konsumsi dalam porsi wajar dan jangan dimakan terlalu dingin, karena suhu ekstrem dapat memicu kontraksi lambung.

3. Pepaya

Pepaya adalah buah tropis yang tidak hanya lezat tetapi juga memiliki manfaat luar biasa untuk kesehatan pencernaan. Pepaya mengandung enzim pencernaan alami yang disebut papain.

Enzim ini membantu memecah protein dalam makanan, sehingga meringankan beban kerja lambung dan mempercepat proses pengosongan lambung. Lambung yang cepat kosong mengurangi risiko naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uang Digital Terus Berkembang Pesat di Indonesia

Uang Digital Terus Berkembang Pesat di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 10:56 WIB

7 Jenis Makanan yang Dapat Mencegah Timbulnya Flek Hitam di Wajah

7 Jenis Makanan yang Dapat Mencegah Timbulnya Flek Hitam di Wajah

Lifestyle | Selasa, 11 November 2025 | 20:04 WIB

6 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Buah Segar, Bikin Mood Auto Naik

6 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Buah Segar, Bikin Mood Auto Naik

Lifestyle | Selasa, 11 November 2025 | 17:15 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB