Banjarnegara Dilanda Longsor Besar: 48 Rumah Hancur, Pencarian Korban Terus Dikebut

Alfian Winanto Suara.Com
Selasa, 18 November 2025 | 17:38 WIB
  • Foto udara tanah longsor sepanjang 800 meter yang menimbun rumah warga di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
    Foto udara tanah longsor sepanjang 800 meter yang menimbun rumah warga di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
  • Foto udara tanah longsor yang menimbun rumah warga di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
    Foto udara tanah longsor yang menimbun rumah warga di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
  • Sejumlah anggota tim SAR gabungan berjalan menuju titik evakuasi bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
    Sejumlah anggota tim SAR gabungan berjalan menuju titik evakuasi bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
  • Relawan berjalan di samping puing bangunan yang terdampak bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
    Relawan berjalan di samping puing bangunan yang terdampak bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
  • Relawan berdiri di samping rumah warga yang roboh terdampak bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
    Relawan berdiri di samping rumah warga yang roboh terdampak bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
  • Warga mencari lokasi rumahnya di titik bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
    Warga mencari lokasi rumahnya di titik bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
  • Relawan mengevakuasi kambing pascabencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
    Relawan mengevakuasi kambing pascabencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
  • Menko PMK Pratikno (tengah) didampingi Kepala BNPB Suharyanto (kedua kanan), Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK Lilik Kurniawan (kanan), Asisten Deputi Penanganan Bencana Kemenko PMK Merry Efriana (kedua kiri) berjalan usai meninjau titik bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
    Menko PMK Pratikno (tengah) didampingi Kepala BNPB Suharyanto (kedua kanan), Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK Lilik Kurniawan (kanan), Asisten Deputi Penanganan Bencana Kemenko PMK Merry Efriana (kedua kiri) berjalan usai meninjau titik bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
  • Foto udara tanah longsor yang menimbun rumah warga di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
    Foto udara tanah longsor yang menimbun rumah warga di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
  • Foto udara tanah longsor yang menimbun rumah warga di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
    Foto udara tanah longsor yang menimbun rumah warga di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
  • Foto udara tanah longsor sepanjang 800 meter yang menimbun rumah warga di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
  • Foto udara tanah longsor yang menimbun rumah warga di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
  • Sejumlah anggota tim SAR gabungan berjalan menuju titik evakuasi bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
  • Relawan berjalan di samping puing bangunan yang terdampak bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
  • Relawan berdiri di samping rumah warga yang roboh terdampak bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
  • Warga mencari lokasi rumahnya di titik bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
  • Relawan mengevakuasi kambing pascabencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
  • Menko PMK Pratikno (tengah) didampingi Kepala BNPB Suharyanto (kedua kanan), Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK Lilik Kurniawan (kanan), Asisten Deputi Penanganan Bencana Kemenko PMK Merry Efriana (kedua kiri) berjalan usai meninjau titik bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
  • Foto udara tanah longsor yang menimbun rumah warga di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]
  • Foto udara tanah longsor yang menimbun rumah warga di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]

Suara.com - Foto udara tanah longsor sepanjang 800 meter yang menimbun rumah warga di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025).

Tanah longsor hebat melanda Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Minggu (16/11/2025). Tebing setinggi sekitar 100 meter ambrol usai hujan lebat, menghantam pemukiman warga, persawahan, dan kebun.

Badan SAR Nasional (Basarnas) mencatat per Senin (18/11) pukul 11.00 WIB terdapat 48 rumah roboh atau hilang, dua warga meninggal dunia, dan 26 orang masih dalam pencarian serta 917 jiwa mengungsi imbas dari bencana longsor tersebut. Sementara jumlah pengungsi sempat mencapai 660 jiwa.


Evakuasi terus dilakukan hingga hari ini. Operasi pencarian dilakukan untuk 27 warga yang diduga masih tertimbun. Kepala BPBD setempat menyatakan kesulitan evakuasi lantaran tanah di lokasi longsor masih labil, sehingga dikhawatirkan terjadi longsor susulan. [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU]

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI