Liburan Akhir Tahun 2022 Bisa Bikin Anak Autis Stres dan Tertekan, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Senin, 19 Desember 2022 | 17:15 WIB
Liburan Akhir Tahun 2022 Bisa Bikin Anak Autis Stres dan Tertekan, Kenapa?
Ilustrasi liburan [Pexels.com/Marianna]

Suara.com - Jelang liburan akhir tahun 2022, orangtua dengan anak autisme diminta waspada karena liburan bisa membuat anak dengan spektruk autisme stres dan tertekan.

Ini karena saat liburan natal dan tahun baru yang umumnya dirayakan dengan musik keras, dan hiasan mencolok maupun pernak pernik membuat anak autis kewalahan.

"Saya hanya bisa membayangkan seperti apa anak dengan spektrum autisme. Karena ada banyak yang terjadi baik secara visual maupun pendengaran, karena dijadikan satu dalam dua bulan terakhir," ujar Direktur Klinis Springtide Child Development, Amanda Woodman, mengutip Insider, Senin (19/12/2022).

Ilustrasi anak autisme. (Shutterstock)
Ilustrasi anak autisme. (Shutterstock)

Seperti diketahui spektrum autisme membuat seseorang kesulitan berkomunikasi, dan umumnya mereka hanya melakukan kegiatan berulang-ulang setiap harinya.

"Kita tidak akan tahu persis bagaimana perasaan mereka, tapi dari cara berkomunikasi bisa dilihat apakah mereka nyaman atau tidak," terang Woodman.

Liburan membuat stres anak autis, karena adanya perubahan rutinitas. Apalagi pola autisme yang berulang, maka mereka terbiasa dengan rutinitas dan keteraturan.

Sehingga jika ingin liburan nyaman bersama anak autisme, ada berapa tahap yang perlu dilakukan, seperti sebagai berikut:

  1.  Rutin berlatih melibatkan anak di tempat liburan yang dituju. Misalnya jika nanti mengunjungi mal, maka biasakan anak pergi ke sana.
  2.  Menjelaskan situasi yang akan terjadi, meskipun anak sulit menyerap, tapi cerita ini harus dilakukan berulang-ulang.
  3. Agar anak terbiasa, bisa juga dengan bersama-sama menghiasi rumah, ini agar anak terbiasa dengan hiasan kerlap kerlip.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Momen Wisuda Agatha Chelsea di Australia, Tampil Menawan Kenakan Toga Ala Luar Negeri

9 Momen Wisuda Agatha Chelsea di Australia, Tampil Menawan Kenakan Toga Ala Luar Negeri

Entertainment | Senin, 19 Desember 2022 | 13:30 WIB

Ojan Sisitipsi Ternyata Lahir dengan Kondisi Autis, Alasan Masih Pakai Psikotropika Sampai Sekarang

Ojan Sisitipsi Ternyata Lahir dengan Kondisi Autis, Alasan Masih Pakai Psikotropika Sampai Sekarang

Entertainment | Kamis, 11 Agustus 2022 | 18:00 WIB

Extraordinary Attorney Woo Ramai, Ada Kemungkinan Pengacara Autis di Kehidupan Nyata?

Extraordinary Attorney Woo Ramai, Ada Kemungkinan Pengacara Autis di Kehidupan Nyata?

Your Say | Minggu, 17 Juli 2022 | 13:03 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB