Dunia Sepakbola Berduka! Pele Meninggal Dunia Setelah Melawan Kanker Usus, Gejala dan Penyebabnya Apa?

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Jum'at, 30 Desember 2022 | 10:15 WIB
Dunia Sepakbola Berduka! Pele Meninggal Dunia Setelah Melawan Kanker Usus, Gejala dan Penyebabnya Apa?
Legenda sepak bola Brazil Pele meninggal dunia [Foto: ANTARA]

Suara.com - Kabar duka datang dari dunia sepak bola. Edson Arantes do Nascimento alias Pele dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (29/12/2022) atau Jumat (30/12/2022) dini hari WIB.

Legenda sepak bola asal Brazil ini diketahui meninggal dunia di usia 82 tahun setelah berjuang melawan penyakit kanker usus yang dideritanya.

Pada 29 November lalu, ia dibawa ke Rumah Sakit Albert Einstein di Sao Paulo, Brazil untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun, kondisinya akhir-akhir ini semakin menurun hingga ia menghembuskan napas terakhirnya.

Legenda Brasil Pele (tengah) berpose dengan Lionel Messi (kiri) dan Neymar pada tahun 2012. [AFP]
Legenda Brasil Pele (tengah) berpose dengan Lionel Messi (kiri) dan Neymar pada tahun 2012. [AFP]

Sebelum dilaporkan meninggal dunia, keluarga dan kerabatnya dikabarkan sudah berkumpul di rumah sakit sejak beberapa hari lalu. Kepergiannya setelah berjuang melawan kanker usus ini meninggalkan luka bagi para pecinta sepak bola.

Jenis kanker yang dialami Pele sendiri yakni colon cancer alias kanker usus besar. Kondisi ini terjadi karena adanya sel-sel yang bermutasi sehingga membuat polip usus besar.

Melansir Cleveland Clinic, polip usus besar tersebut nantinya dapat berkembang menjadi kanker. Namun, kondisi itu akan terbentuk setelah membutuhkan waktu yang cukup lama.

Pele Memakai Jersey Timnas Brazil (Instagram/@pele)
Pele Memakai Jersey Timnas Brazil (Instagram/@pele)

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), pria lebih berisiko terkena penyakit ini dibandingkan dengan perempuan. Selain itu, kanker usus besar ini juga lebih memengaruhi orang yang berkulit hitam dibandingkan dengan ras lainnya.

Gejala

Seseorang yang mengalami kanker usus besar biasanya mengalami gejala-gejala tersendiri. Beberapa gejala tersebut di antaranya:

baca juga
  • Adanya darah pada tinja atau kotoran
  • Perubahan terus-menerus kebiasaan buang air besar
  • Munculnya rasa sakit yang parah pada perut
  • Perut terasa kembung dan tak kunjung membaik
  • Penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas
  • Muntah
  • Mudah lelah dan sesak napas

Penyebab

Penyebab kanker usus terjadi karena sel yang tumbuh dan tidak terkendali. Sel-sel ini berkembang dari polip yang muncul. Namun, ada berbagai faktor risiko yang membuat seseorang mengembangkan polip dan menjadikannya kanker.

Faktor-faktor mendorong tumbuhnya kanker usus besar bisa jadi karena gaya hidup maupun kondisi medis. Berikut beberapa faktor tersebut.

1. Gaya hidup

Merokok

Tembakau pada rokok akan meningkatkan risiko terkena kanker usus besar.

Alkohol berlebihan

Mengonsumsi alkohol berlebihan juga mendorong seseorang mengalami kanker usus besar.

Obesitas

Kanker usus besar juga dipengaruhi karena obesitas. Perlu diketahui, ketika mengonsumsi makanan tinggi lemak dan berkalori akan memengaruhi badan yang juga meningkatkan risiko penyakit ini.

Konsumsi daging merah dan olahan berlebih

Seseorang yang mengonsumsi daging merah serta olahan berlebihan akan meningkatkan risiko munculnya kanker usus besar pada tubuh.

idak olahraga

Kurangnya aktivitas fisik pada dasarnya memberikan bahaya bagi tubuh, termasuk munculnya kanker usus besar.

2. Kondisi medis

Radang usus

Seseorang yang menderita radang pada lapisan usus besar memiliki kemungkinan mengalami kanker. Kondisi ini lebih sering terjadi pada mereka yang menderita radang usus cukup lama.

Keturunan

Penyakit satu ini lebih berisiko kepada mereka yang memiliki gen yang menyebabkan kanker.

Riwayat keluarga

Seseorang yang memiliki anggota keluarga penderita kanker usus besar juga berisiko mengalami hal serupa. Risiko ini akan lebih tinggi jika penderita tersebut adalah keluarga kandung sendiri.

Riwayat polip keluarga

Tidak hanya kanker, seseorang yang memiliki keluarga dengan riwayat polip juga berisiko. Hal ini karena ia juga berisiko menumbuhkan polip yang menyebabkan kanker usus besar.

Munculnya banyak polip

Kondisi medis lainnya yang sebabkan kanker usus besar yaitu banyaknya polip dalam tubuh. Polip yang banyak ini meningkatkan risiko kanker usus besar.

Itu dia beberapa penyebab kanker usus besar, penyakit sebabkan pesepak bola Pele meninggal dunia. Pele sendiri dikenal sebagai pemain termuda sepanjang sejarah yakni 17 tahun. Ia berhasil mencetak gol di Piala Dunia 1958.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meninggal Dunia, Berikut Fakta-fakta Pele yang Jarang Diketahui

Meninggal Dunia, Berikut Fakta-fakta Pele yang Jarang Diketahui

Sumatera | Jum'at, 30 Desember 2022 | 08:57 WIB

Pele Meninggal Dunia, Brasil Umumkan 3 Hari Berkabung Nasional

Pele Meninggal Dunia, Brasil Umumkan 3 Hari Berkabung Nasional

Bola | Jum'at, 30 Desember 2022 | 08:57 WIB

Pele Meninggal Dunia, dari Ronaldo hingga Mbappe Ucapkan Selamat Jalan Raja

Pele Meninggal Dunia, dari Ronaldo hingga Mbappe Ucapkan Selamat Jalan Raja

Your Say | Jum'at, 30 Desember 2022 | 08:50 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×