Update Gagal Ginjal Akut: 1 Anak Meninggal, 2 Anak Terkonfirmasi Negatif Meski Begejala

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 11 Februari 2023 | 06:01 WIB
Update Gagal Ginjal Akut: 1 Anak Meninggal, 2 Anak Terkonfirmasi Negatif Meski Begejala
Ilustrasi gagal ginjal akut. (Freepik)

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan seorang anak berusia 10 tahun dinyatakan negatif gagal ginjal akut, meski sebelumnya mengonsumsi obat sirup Praxion.

Pernyataan ini disampaikan karena sebelumnya anak tersebut termasuk dalam dua kasus suspek atau diduga gagal ginjal akut di DKI Jakarta, yang baru ditemukan pada Januari 2023.

"Satu pasien suspek Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) dinyatakan negatif setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. M. Syahril melalui keterangan yang diterima suara.com, Jumat (10/2/2023).

Gagal ginjal akut adalah kondisi ketika ginjal tidak mampu membuang zat beracun dan cairan berlebih serta menyeimbangkan air dan elektrolit dengan optimal. Umumnya, ginjal menyaring kotoran dalam tubuh dan membuangnya melalui urin atau air kencing.

Petugas merapikan obat sirup di sebuah Apotek di Jakarta, Rabu (8/2/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas merapikan obat sirup di sebuah Apotek di Jakarta, Rabu (8/2/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Perlu diketahui, anak yang dinyatakan negatif ini, sebelumnya suspek karena dilaporkan mengalami demam pada 26 Januari dan memiliki keluhan tidak biasa buang air kecil atau Anuria, ditambah sebelumnya ia mengonsumsi obat sirup Praxion tanpa resep dokter.

Sehingga dari dua kasus suspek gagal ginjal akut DKI Jakarta, dipastikan satu kasus terkonfirmasi negatif, dan satu kasus terkonfirmasi positif pada anak berusia 1 tahun yang dinyatakan meninggal dunia pada 1 Februari 2023.

Sebelumnya ada juga satu kasus suspek di luar DKI, dan sempat dirawat di RSUD Dr. Moewardo Surakarta, Jawa Tengah. Tapi anak ini tidak termasuk dalam kategori gagal ginjal akut atau GGAPA, karena gagal ginjal yang dialaminya terjadi karena penyakit bawaan.

Kesimpulannya, dari total tiga kasus suspek gagal ginjal akut yang ditemukan di Indonesia pada Januari 2023, satu kasus dinyatakan positif dan meninggal dunia, dua kasus dinyatakan negatif.

"Keduanya bukan pasien terkonfirmasi GGAPA," jelas Dr. Syahril.

baca juga

Khusus untuk obat sirup Praxion, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah melakukan pemeriksaan, dan pada 7 Februari 2023 dinyatakan aman berdasarkan aturan cara produksi obat yang baik (CPOB), dan kadar cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) tidak melebihi ambang batas yang seharusnya.

Hasil ini sudah diberikan kepada Kemenkes, tapi dr. Syahril tetap menyarankan masyarakat untuk lebih dulu mengonsumsi obat yang sudah dikonsultasikan pada dokter dan apoteker.

"Masyarakat juga diminta untuk selalu membeli dan memperoleh obat di sarana resmi, yaitu apotek atau fasilitas pelayanan kesehatan," tutup Syahril.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinkes Bali : Tak Ada Produk Obat Sirop Praxion di Hasil Penelitan Anak-anak Gagal Ginjal Akut

Dinkes Bali : Tak Ada Produk Obat Sirop Praxion di Hasil Penelitan Anak-anak Gagal Ginjal Akut

Bali | Jum'at, 10 Februari 2023 | 17:21 WIB

Wapres Soroti Kasus Gagal Ginjal Akut Terjadi Lagi

Wapres Soroti Kasus Gagal Ginjal Akut Terjadi Lagi

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2023 | 19:18 WIB

Deretan Peraturan Baru Usai Kelas BPJS Kesehatan Dihapus: Jadi Kelas Standar

Deretan Peraturan Baru Usai Kelas BPJS Kesehatan Dihapus: Jadi Kelas Standar

News | Jum'at, 10 Februari 2023 | 14:21 WIB

Terkini

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:57 WIB

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:43 WIB

×