Serba-Serbi Virus Marburg: Gejala, Penyebab hingga Cara Penularan

Rifan Aditya

Jum'at, 17 Februari 2023 | 10:53 WIB
Serba-Serbi Virus Marburg: Gejala, Penyebab hingga Cara Penularan
Ilustrasi orang demam - serba-serbi virus Marburg (Pexels)

Suara.com - Virus Marburg salah satu virus berbahaya dan mematikan yang telah memakan banyak korban. Untuk lebih jelasnya, simak berikut ini serba-serbi virus marburg lengkap dengan gejala, penyebab, dan cara penularannya.

Diketahui, virus Marburg ini ditemukan pertama kali tahun 1967. Menurut WHO, Virus Marburg ini mirip virus Ebola yang telah memakan banyak korban jiwa. 

"Virus Marburg merupakan penyakit dengan rasio fatalitas kasus hingga 88% tetapi bisa jauh lebih rendah dengan perawatan pasien yang baik," tutur WHO melalui keterangan resminya (18/7/2021).

Lantas, virus Marburg ini menyerang apa dan apa saja dan apa saja gejalanya? Nah berikuti ini serba-serbi virus Marburg lengkap dengan gejala, penyebab, dan cara penularannya yang dilansir dari berbagai sumber.

Jadi, virus Marburg ini menyerang hewan dan manusia. Adapun pembawa virus ini secara umum yaitu kelelawar buah (codot) dan Monyet dan kelelawar buah (codot), yang kemudian menyebabkan terjadinya penyebaran virus dari hewan ke manusia.

Virus ini membutuhkan sekitar 2-21 hari untuk mulai menunjukkan gejalanya di tubuh manusia. Adapun gejala virus marburg yaitu sebagai berikut.

Gejala Virus Marburg

  • Demam
  • Tidak enak badan
  • Sakit kepala
  • Lesu
  • Gangguan gastrointestinal seperti diare berair, kram, dan mua. Umumnya ini terjadi sekitar tiga hari usau gejala muncul.
  • Ruam pada dada, perut, dan punggung yang berwarna kemerahan dengan benjolan kecil
  • Perubahan neurologis seperti kejang, kebingungan, dan delirium.
  • Pendarahan parah sekitar 5-7 hari usai gejala mulai terjadi.
  • Gagal organ
  • Kelainan darah seperti trombosit rendah
  • Kelainan ginjal, hati, serta fungsi pembekuan

Penyebab Virus Marburg

Virus marburg ini disebabkan karena terpapar tempat koloni kelelawar Rousettus yang merupakan inang alami dari virus Marburg. Virus ini juga menyebar dari manusia ke manusia yang terinfeksi lewat kontak langsung dengan organ, darah, sekresi, dan cairan tubuh lainnya.

baca juga

Selain itu, penyebab lainnya virus ini yaitu menyentuh bahan pakaian dan permukaan benda yang terinfeksi. Alat injeksi yang telah terkontaminasi juga bisa menjadi penyebab penularan virus ini. 

Cara Penularan Virus Marburg

Proses penularan virus Marburg kesesama manusia ini berbeda dengan proses penularan virus Covid-19. Pasalnya, virus Marburg ini akan menyebar melalui darah atau cairan tubuh pada manusia.

Selain itu, penularan virus ini juga bisa melalui benda-benda yang terkontaminasi oleh cairan tubuh manusia yang terinfeksi seperti pakaian, tempat tidur, dan benda lainnya.

Demikian ulasan mengenai serba-serbu virus marburg lengkap dengan gejala, penyebab, dan cara penularannya yang penting untuk diketahui. Semoga informasi ini bermanfaat.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ghana Sudah Terbebas dari Virus Marburg yang Mirip Ebola

Ghana Sudah Terbebas dari Virus Marburg yang Mirip Ebola

Health | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 19:58 WIB

Cara Penularan Virus Marburg Bisa Melalui Cairan Tubuh Penderita, Salah Satunya Keringat!

Cara Penularan Virus Marburg Bisa Melalui Cairan Tubuh Penderita, Salah Satunya Keringat!

Health | Selasa, 19 Juli 2022 | 20:29 WIB

Ghana Mengonfirmasi 2 Kasus Infeksi Virus Marburg, WHO Minta Ambil Tindakan Tegas

Ghana Mengonfirmasi 2 Kasus Infeksi Virus Marburg, WHO Minta Ambil Tindakan Tegas

Health | Selasa, 19 Juli 2022 | 18:54 WIB

Terkini

4 Brightening Micellar Water, Anti-Ribet Angkat Kotoran dan Bikin Cerah

4 Brightening Micellar Water, Anti-Ribet Angkat Kotoran dan Bikin Cerah

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Komnas HAM Soroti Sejumlah Poin dalam Draf Revisi UU HAM

Komnas HAM Soroti Sejumlah Poin dalam Draf Revisi UU HAM

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Kementan Belum Tahu Berapa Luas Lahan Pertanian Terdampak Karhutla

Kementan Belum Tahu Berapa Luas Lahan Pertanian Terdampak Karhutla

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:33 WIB

TEN Resmi Jadi Duta Global, Kampanye Barunya Angkat Gaya Hidup Modern

TEN Resmi Jadi Duta Global, Kampanye Barunya Angkat Gaya Hidup Modern

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Beban Eksternalitas MBDK pada Publik

Beban Eksternalitas MBDK pada Publik

Opini | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Bercak Darah di Balik Pintu Warung, Cerita Horor Saksi Tawuran Maut Kebon Jeruk Tewaskan 1 Orang

Bercak Darah di Balik Pintu Warung, Cerita Horor Saksi Tawuran Maut Kebon Jeruk Tewaskan 1 Orang

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Masuk Blacklist Politisi Edisi Bupati/Wali Kota, Ini Respon Santai Respati Ardi

Masuk Blacklist Politisi Edisi Bupati/Wali Kota, Ini Respon Santai Respati Ardi

Surakarta | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:15 WIB

LG Pimpin Pasar Mesin Cuci Front Loading, Andalkan AI untuk Pertahankan Konsumen

LG Pimpin Pasar Mesin Cuci Front Loading, Andalkan AI untuk Pertahankan Konsumen

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Viva Milk Cleanser untuk Kulit Berjerawat Varian Apa? Ini Pilihan yang Tepat

Viva Milk Cleanser untuk Kulit Berjerawat Varian Apa? Ini Pilihan yang Tepat

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:10 WIB

×