Bukan Serangan Jantung, Dokter Ungkap Anak Muda Banyak Meninggal Mendadak Karena Aritmia

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Selasa, 28 Februari 2023 | 08:17 WIB
Bukan Serangan Jantung, Dokter Ungkap Anak Muda Banyak Meninggal Mendadak Karena Aritmia
Ilustrasi sakit jantung (pixabay/pexels)

Suara.com - Gangguan irama jantung atau aritmia, menjadi salah satu kondisi yang cukup berbahaya. Meski jumlah kasusnya tidak begitu banyak, jika kondisi ini kambuh dan telat mendapatkan pengobatan, akan berisiko fatal.

Dokter spesialis jantung & pembuluh darah sekaligus konsultan aritmia Eka Hospital BSD, dr. Ignatius Yansen Ng, Sp.JP(K), FIHA, mengatakan, rata-rata orang yang meninggal di bawah 35 tahun disebabkan oleh penyakit aritmia. Hal ini berbeda dengan mereka yang alami serangan jantung. Biasanya mereka yang alami serangan jantung terjadi pada usia 35 tahun ke atas.

“Berdasarkan survei, ternyata orang yang meninggal karena penyakit jantung di bawah 35 tahun itu karena henti jantung atau aritmia. Tapi kalau di atas 35 tahun biasanya karena serangan jantung,” ungkap dr. Yansen dalam Ngobrol Sehat bersama media, Senin (27/2/2023).

Ilustrasi Sakit Jantung (Freepik/Jcomp)
Ilustrasi Sakit Jantung (Freepik/Jcomp)

Berdasarkan penjelasan dr. Yansen, mereka yang alami aritmia kebanyakan terjadi karena faktor keturunan atau kelainan bawaan. Kondisi ini biasanya akan diketahui saat melakukan elektrokardiografi (EKG) saat melakukan pengecekan.

Selain itu, untuk kondisi aritmia juga dibagi menjadi dua bagian, detak jantung terlalu lambat dan cepat.

Detak jantung lambat

Mereka yang alami detak jantung lambat sering terjadi pada orang tua. Sebab detak jantungnya pelan ini, maka aliran darah ke otak akan berkurang. Hal tersebut yang seseorang akan merasa pusing, berputar, bahkan hingga kehilangan kesadaran.

Detak jantung cepat

Aritmia juga bisa sebabkan detak jantung berdebar lebih kencang. Dalam hal ini, mereka akan mengalami rasa tidak nyaman pada bagian jantungnya. Perasaan berdebar ini dapat terjadi dalam hitungan menit, Jam bahkan berhari-hari.

baca juga

Meski demikian dr. Yansen menegaskan, aritmia menjadi kondisi yang bisa sembuh kembali. Pasien aritmia juga dapat melakukan aktivitasnya seperti saat masih normal. Beberapa pengobatan tersebut seperti melakukan kateter ablasi, pemasangan micra, dan pacemaker.

“Sebenernya kasusnya enggak banyak, kurang dari satu persen, tapi untuk yang satu persen itu cukup fatal. Makannya perlu diobati dengan melakukan kateter ablasi, pemasangan micra, atau pacemaker. Itu bisa sembuh total dan permanen,” jelas dr.Yansen.

Di sisi lain, sebab aritmia bisa muncul dan kambuh di mana saja, ini cukup berbahaya. Pasalnya, jika pasien alami henti jantung, ia harus mendapatkan bantuan secara cepat. Jika telah dari 6 menit, itu bisa menyebabkannya meninggal.

Oleh sebab itu, dr Yansen berharap, masyarakat setidaknya bisa melakukan latihan dasar untuk CPR. Latihan itu akan sangat membantu menolong nyawa orang-orang yang alami henti jantung mendadak.

“Seseorang bisa kambuh dan tidak sadarkan diri karena henti jantung. Untuk itu, orang awam harus bisa CPR, karena kita enggak bisa nunggu medis. Otak kita hanya punya waktu 6 menit untuk bertahan. Oleh karena itu, penting untuk bisa CPR jika suatu saat terjadi masalah,” jelas dr. Yansen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terlihat Sehat, Kok Bisa Seorang Tiba-Tiba Kena Penyakit jantung?

Terlihat Sehat, Kok Bisa Seorang Tiba-Tiba Kena Penyakit jantung?

Health | Senin, 27 Februari 2023 | 16:19 WIB

Perbedaan Hipertensi Primer dan Hipertensi Sekunder Penyebab Sakit Jantung, Lebih Bahaya Mana?

Perbedaan Hipertensi Primer dan Hipertensi Sekunder Penyebab Sakit Jantung, Lebih Bahaya Mana?

Health | Sabtu, 25 Februari 2023 | 18:09 WIB

Thariq Halilintar Dirawat Usai Putus dengan Fuji, 3 Beneran Putus Cinta Bisa Pengaruhi Kesehatan Jantung?

Thariq Halilintar Dirawat Usai Putus dengan Fuji, 3 Beneran Putus Cinta Bisa Pengaruhi Kesehatan Jantung?

Lifestyle | Sabtu, 25 Februari 2023 | 14:15 WIB

Terkini

Sambut Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Dukung Pendidikan Lewat Program Ini Sekolahku

Sambut Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Dukung Pendidikan Lewat Program Ini Sekolahku

Banten | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:27 WIB

Pengamat Soroti Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah: Ini Praktik Fishing Expedition

Pengamat Soroti Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah: Ini Praktik Fishing Expedition

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:26 WIB

Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona

Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:26 WIB

Purbaya Bingung Jakarta Bikin Obligasi Daerah: Buat Apa? Kan Uangnya Banyak?

Purbaya Bingung Jakarta Bikin Obligasi Daerah: Buat Apa? Kan Uangnya Banyak?

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:26 WIB

Baru Diangkat Jadi PPPK, Empat ASN Palembang Dipecat usai Absen Kerja Lebih dari 100 Hari

Baru Diangkat Jadi PPPK, Empat ASN Palembang Dipecat usai Absen Kerja Lebih dari 100 Hari

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:25 WIB

Tak Mau Ada Korupsi dari Investasi, 12 Entitas BUMN Asuransi Dibuang

Tak Mau Ada Korupsi dari Investasi, 12 Entitas BUMN Asuransi Dibuang

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:24 WIB

KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Lombok Barat, Buntut OTT Lalu Ahmad Zaini

KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Lombok Barat, Buntut OTT Lalu Ahmad Zaini

Foto | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:24 WIB

Bye Kusam! 4 Micellar Water Licorice untuk Kulit Bersih, Sehat, dan Cerah

Bye Kusam! 4 Micellar Water Licorice untuk Kulit Bersih, Sehat, dan Cerah

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:20 WIB

Antrean Biosolar Diurai, 13 SPBU di Palembang Kini Buka 24 Jam

Antrean Biosolar Diurai, 13 SPBU di Palembang Kini Buka 24 Jam

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:19 WIB

Menteri Mukhtarudin Dorong Penguatan Kolaborasi Lintas Kementerian demi Perlindungan Pekerja Migran

Menteri Mukhtarudin Dorong Penguatan Kolaborasi Lintas Kementerian demi Perlindungan Pekerja Migran

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:17 WIB

×