Anak Gemuk Memang Menggemaskan, Tapi Orangtua Wajib Hati-hati Supaya Tidak Obesitas Ya

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Senin, 06 Maret 2023 | 10:31 WIB
Anak Gemuk Memang Menggemaskan, Tapi Orangtua Wajib Hati-hati Supaya Tidak Obesitas Ya
Ilustrasi anak obesitas. (Elements Envato)

Suara.com - Melihat si kecil yang memiliki tubuh berisi dengan pipi chubby tentunya menggemaskan. Tapi orangtua harus hati-hati, anak yang menggemaskan jangan sampai menjadi obesitas ya.

Melansir dari laman Kemenkes RI, obesitas merupakan kondisi akumulasi lemak abnormal pada tubuh yang dapat mengganggu kesehatan. Kegemukan yang terjadi di masa balita berpeluang besar terjadi sampai dewasa.

Obesitas tak bisa dianggap sepele, pasalnya menurut data WHO bahwa sebesar 10,3 persen kematian di seluruh dunia disebabkan oleh obesitas.

Pada anak-anak, obesitas mempunyai dampak yang luar biasa bagi tumbuh kembangnya. Khususnya pada aspek perkembangan psikososial jangka pendek dan jangka panjang. Seperti menurunnya kepercayaan diri dan gangguan makan yang rendah dan berdampak pada kualitas hidupnya.

Ilustrasi anak obesitas (freepik.com/maophotostocker)
Ilustrasi anak obesitas (freepik.com/maophotostocker)

“Satu dari lima anak di Indonesia mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Hal ini dapat memicu masalah kesehatan seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan stroke, dan juga masalah emosional,” ungkap dr. Tan Shot Yen, Ahli Gizi Komunitas mengutip dari kanal Youtube UNICEF Indonesia, Senin (6/3/2023).

Obesitas merupakan awal dari berbagai macam masalah kesehatan serius, sehingga diperlukan perhatian khusus untuk tidak menyepelekannya dengan alasan si kecil yang nampak baik-baik saja.

Dr. Gaga Irawan Nugraha, M. Gizi, Sp. GK (K) dari Himpunan Studi Obesitas Indonesia (HISOBI) menuturkan beberapa gejala obesitas pada anak yang perlu diketahui para orang tua melalui webinar yang diselenggarakan Direktorat P2PTM Kemenkes RI pada 26 Maret 2022.

“Tumbuh kembang yang terlambat, kesulitan bernafas di malam hari (sleep apnea atau mengorok) dan gejalanya bisa somnolen di siang hari sering ngantuk karena malamnya sering terganggu tidurnya,” imbuhnya.

Disamping itu ada pula gejala lain yang bisa dilihat obesitas pada anak diantaranya:

  • Kepala wajah membulat, pipi tembem, dagu rangkap
  • Leher relatif pendek
  • Dada yang membusung dengan payudara membesar
  • Perut membuncit disertai dinding perut yang berlipat
  • Ekstremitas tungkai umumnya berbentuk X
  • Penis tampak kecil atau tidak terlihat

Maka dari itu penting bagi orangtua untuk lebih bijak terhadap pola asuh dan gaya hidup pada anak. Perhatikan segala asupan dan aktivitas yang dilakukan agar terhindar dari obesitas pada anak. (Shilvia Restu Dwicahyani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringatan Hari Obesitas Sedunia dan Permasalahan Obesitas pada Masyarakat

Peringatan Hari Obesitas Sedunia dan Permasalahan Obesitas pada Masyarakat

Your Say | Sabtu, 04 Maret 2023 | 17:29 WIB

Peringatan Hari Obesitas Sedunia, Yuk Kenali Penyebab serta Gejala Obesitas

Peringatan Hari Obesitas Sedunia, Yuk Kenali Penyebab serta Gejala Obesitas

Your Say | Sabtu, 04 Maret 2023 | 15:57 WIB

Jangan Sepelekan, Obesitas Juga Bisa Mengganggu Kesehatan Mental

Jangan Sepelekan, Obesitas Juga Bisa Mengganggu Kesehatan Mental

| Jum'at, 03 Maret 2023 | 17:47 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB