Iklan Rokok Mendominasi Media Sosial, Emak-emak Khawatir Perokok Anak Makin Banyak

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 14 Maret 2023 | 14:34 WIB
Iklan Rokok Mendominasi Media Sosial, Emak-emak Khawatir Perokok Anak Makin Banyak
Berhenti merokok. (Shutterstock)

Suara.com - Risiko munculnya perokok anak bukan hanya datang dari iklan rokok televisi, tapi iklan rokok di media sosial dan platform internet lainnya. Apalagi pandemi terbukti meningkatkan jumlah perokok anak di Indonesia.

Menurut riset TERM, Instagram sebagai media sosial yang banyak digandrungi anak muda, ternyata jadi sasaran empuk untuk digunakan sebagai tempat memasarkan rokok secara digital.

Tak main-main angkanya mencapai 71 persen iklan rokok di Instagram. Disusul iklan rokok di Facebook 20 persen. Temuan ini didapatkan dari 8.126 penjualan periode September hingga Desember 2022, hanya 6 persen promosi rokok dilakukan secara langsung, sisanya 94 persen dilakukan secara tidak langsung.

"Dengan minimnya aturan di dunia maya, banyak hal yang berbahaya termasuk iklan, promosi, dan sponsor rokok dapat terakses baik sengaja maupun tidak sengaja oleh anak-anak karena jumlah screen time mereka otomatis bertambah," ujar Presidium Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak (GKIA), Nia Umar dalam keterangan Free Net From Tobacco atau FNFT Indonesia yang diterima suara.com, Senin (13/3/2023).

Guna mencegah penyebaran virus corona, pemerintah Bekasi akan meniadakan ruang rokok bersama.
Ilustrasi rokok. (shutterstock)

Nia menambahkan iklan rokok jadi ancaman nyata, terlebih di masa pandemi anak lebih banyak mengakses gadget dan dunia maya, sehingga semakin rentan terpapar ajakan menyesap zat adiktif itu.

"Keberadaan iklan, promosi, dan sponsor rokok yang sangat jelas berseliweran di internet ini seolah sengaja menantang kemampuan dan upaya wanita dan para ibu di dalam melindungi keluarga, khususnya anak dari bujuk rayu produk yang berbahaya seperti rokok," sambung Nia.

Di sisi lain Akademisi Perwakilan Muhammadiyah Steps, Resti Yulianti yang menemukan konten iklan rokok dilakukan dengan cara kreatif, yang bisa dengan mudah perlahan tapi pasti menyesap ke dalam pikiran para anak muda, yang juga kerap berpikir out of the box.

"Belum lagi trik-trik kreatif nan manipulatif perusahaan rokok yang makin spesifik menggoda anak dan remaja dengan pencitraan gaya hidup yang keren, penuh petualangan, dan sporty," ungkap Resti.

Melalui sederet kekhawatiran ini, tidak hanya GKIA, dan Muhammadiyah Steps, ada juga Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet) bersatu dalam FNFT Indonesia mendesak pemerintah dan platform digital, untuk segera melarang iklan dan promosi rokok di internet.

Komunitas ini juga sudah berusaha bertemu dengan pemangku kebijakan seperti Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk membahas iklan rokok di internet.

"Rencana kedepannya kami juga akan melakukan pertemuan dengan platform digital seperti Google dan Meta. Kami berharap apa yang FNFT lakukan dapat membantu pemerintah dalam menertibkan dan meregulasi iklan, promosi, dan sponsor rokok di internet,” pungkas Koordinator FNFT Eka Erfianty Putri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata Dokter Zaidul Akbar: Inilah Cara Membersihkan Paru-paru untuk Para Perokok Akut, Pakai Bahan yang Ada di Dapur

Kata Dokter Zaidul Akbar: Inilah Cara Membersihkan Paru-paru untuk Para Perokok Akut, Pakai Bahan yang Ada di Dapur

| Senin, 13 Maret 2023 | 13:37 WIB

Pemkot Padang Didesak Buka Ruang Iklan Rokok, P3I Sumbar Nilai Aturan Tak Jelas

Pemkot Padang Didesak Buka Ruang Iklan Rokok, P3I Sumbar Nilai Aturan Tak Jelas

Sumbar | Minggu, 12 Maret 2023 | 12:18 WIB

Diajak Makan Siang Bareng Jokowi, Emak-emak di Blora: Seperti Mimpi

Diajak Makan Siang Bareng Jokowi, Emak-emak di Blora: Seperti Mimpi

| Jum'at, 10 Maret 2023 | 23:26 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB