Psikolog Minta Orangtua Gunakan Metode 3A Saat Melatih Emosi Anak, Gimana Caranya?

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Selasa, 14 Maret 2023 | 18:16 WIB
Psikolog Minta Orangtua Gunakan Metode 3A Saat Melatih Emosi Anak, Gimana Caranya?
Ilustrasi anak marah kepada orang tua (Pexels.com/RODNAE Production)

Suara.com - Melatih dan mengenalkan emosi anak tentu memerlukan kesabaran ekstra. Apalagi untuk mengekspresikan emosi yang kurang nyaman itu tidak mudah. Oleh karena itu sebagai orangtua harus pintar dan tepat dalam melatih anak untuk mengendalikan emosi agar tepat dan tidak berlebihan.

Psikolog Klinis sekaligus Educator Parenting Pritta Tyas mengajak para orangtua untuk merenungi kondisi ini. Melalui unggahannya di akun instagram pribadinya, ia mencoba menggambarkan jika situasi seperti itu terjadi pada kita.

“Ayo kita renungkan, bagaimana jika kita di posisi anak? Mungkin kita akan merasa tidak ada yang memahami perasaan kita, apa yang aku rasakan tidak penting, dan merasa harus memendam perasaan demi kenyamanan orang lain,” tulis Pritta, dikutip pada Selasa, (14/3/2023).

Ketika anak sedang merasa sedih atau marah, orangtua harus siap dan bersedia untuk menyalurkan emosi tersebut agar anak tidak merasakan dan berpikiran yang tidak baik.

Pritta mengajak orangtua untuk melatih emosi anak dengan lakukan 3A’s Anger, seperti berikut ini:

1. Acknowledge Anger

Ketika anak merasa sedih atau marah, bantu ia untuk memvaliditasi emosi yang ia rasakan. Seperti, “Kamu ngerasa sedih? Rasanya pengen teriak, ya?”

2. Allow Anger

Ajak anak untuk mengizinkan bahwa perasaan emosi yang dia rasakan adalah hal yang wajar terjadi. Orangtua bisa dengan berbicara dengan cara, “Gak apa-apa kok, kalau kamu merasa sedih atau marah itu hal yang wajar.”

3. Acceptable Solution

Membiarkannya untuk menerima dan merasakan emosinya namun tetap dengan pengawasan orangtua, agar ia bisa menyalurkan emosinya tanpa menyakiti diri sendiri maupun orang lain.

Seperti, “Kamu boleh marah, tapi memukul itu sakit. Mau coba tarik dan buang napas biar tenang?” atau “Kamu mau nangis sambil peluk boneka atau mama?”

Pritta juga menambahkan manfaat dari melatih anak untuk mengekspresikan emosinya diantaranya, anak berlatih membedakan perasaan yang ia alami, menumbuhkan empati, perlindungan diri, dan berani mengeluarkan pendapat. (Shilvia Restu Dwicahyani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Kurang Tidur? Waspada, Bisa Menyebabkan Jadi Pelupa

Sering Kurang Tidur? Waspada, Bisa Menyebabkan Jadi Pelupa

| Selasa, 14 Maret 2023 | 17:35 WIB

Zara Adhisty, Eks JKT 48 Sempat ke Psikolog Akibat Trauma Dihujat Netizen

Zara Adhisty, Eks JKT 48 Sempat ke Psikolog Akibat Trauma Dihujat Netizen

| Selasa, 14 Maret 2023 | 15:00 WIB

Ini Perbedaan Psikolog,Psikiater,Terapis, dan Konselor. Jangan sampai Salah!

Ini Perbedaan Psikolog,Psikiater,Terapis, dan Konselor. Jangan sampai Salah!

| Selasa, 14 Maret 2023 | 14:36 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB