Anak Punya Luka Terbuka Saat Sedang Bermain? Begini Cara Penanganannya

Dinda Rachmawati | Suara.com

Selasa, 11 Juli 2023 | 20:45 WIB
Anak Punya Luka Terbuka Saat Sedang Bermain? Begini Cara Penanganannya
Ilustrasi anak bermain (Pexels.com/Pixabay)

Suara.com - Bermain dengan anak merupakan salah satu aktivitas penting yang baik untuk tumbuh kembangnya. Namun, orang tua wajib memastikan lingkungan maupun peralatan yang digunakan untuk bermain tetap aman.

Meskipun aktivitas dilakukan di rumah, faktanya, dijelaskan pakar kesehatan dr Gia Pratama, riset kesehatan dasar menemukan bahwa 44,7% kecelakaan terjadi di rumah dan 31,4% kecelakaan terjadi di jalan. 

Tentu hal tersebut bisa membuat orang tua merasa panik dan khawatir, khususnya saat anak mengalami luka. Lantas bagaimana sebenarnya penanganan yang tepat untuk luka terbuka?

"Menghadapi anak yang memiliki luka terbuka, pertama jangan panik. Kedua, bersihin dulu tangan kita sebelum menyentuhnya (karena) tangan kita penuh bakeri," ujar dia dalam "Press Conference Be The Unstoppable Family with Betadine!" di Jakarta, Selasa (11/7/2023).

Kemudian, kata dr Gia, lihat apakah ada pendarahan aktif atau tidak. Lalu bersihkan luka dengan air mengalir, dan beri obat bertolongan pertama seperti antiseptik.

ilustrasi anak bermain (pexels/luna lovegood/annisazn)
ilustrasi anak bermain (pexels/luna lovegood/annisazn)

Misalnya dengam yang berbahan dasar povidone iodine karena diketahui mencegah terjadinya infeksi pada luka sekaligus cairan pembersih sebelum tindakan medis.

"Pada luka, yang rusak itu kulit, sehingga benteng terbuka, bakteri gampang masuk. Itulah gunanya antiseptik, mencegah bakteri tembus," ujar dr Gia lagi. 

Selanjutnya adalah dengan menutup luka dengan plester khusus luka. Namun kata dr Gia, tak perlu ditutup selama 24 jam, agar kelembabannya terjaga, yang dapat mempercepat pemulihan. 

"Biar dia bisa meregenerasi sel baru, tidak terganggu bakteri," pungkas dia.

Sebaliknya, jika darah terus mengalir meski sudah dilakukan penanganan, dr agia menghimbau agar segera mengunjungi dokter untuk mendapatkan jahitan. 

Dengan begini, keluarga bisa lebih memahami pertolongan pertama pada luka, sehingga bisa ikut dalam Kampanye The Unstoppable Family yang baru saja diluncurkan Betadine, yaitu kampanye inspiratif yang mengajak keluarga Indonesia untuk melakukan aktivitas bersama anggota keluarganya agar lebih aktif.

Salah satu ide unik yang bisa dilakukan bersama keluarga dalah memainkan permainan tradisional dengan The Unstoppable Tape. Engklek, Gobak Sodor maupun Bentengan adalah permainan tradisional yang mengajak anak bermain tapi juga melakukan aktifitas fisik tanpa mereka sadari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lindungi Anak Dari Paparan Informasi Bahaya di Internet, Orangtua Mesti Lakukan Ini

Lindungi Anak Dari Paparan Informasi Bahaya di Internet, Orangtua Mesti Lakukan Ini

Lifestyle | Selasa, 11 Juli 2023 | 17:48 WIB

Sultan! Anak Hotman Paris Resmi Tunangan, Pamer Seserahan Duit Segepok hingga Kalung Mewah

Sultan! Anak Hotman Paris Resmi Tunangan, Pamer Seserahan Duit Segepok hingga Kalung Mewah

| Selasa, 11 Juli 2023 | 17:38 WIB

Suami Wenny Ariani tak Rela Kekey Dirawat oleh Rezky Aditya karena Tukang Bohong: Saya Sudah Urus dari Nol, Sampai Detik Ini...

Suami Wenny Ariani tak Rela Kekey Dirawat oleh Rezky Aditya karena Tukang Bohong: Saya Sudah Urus dari Nol, Sampai Detik Ini...

| Selasa, 11 Juli 2023 | 17:26 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB