Cara Agar Anak Diabetes Tipe 1 Bermain Bebas Bersama Temannya

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Senin, 24 Juli 2023 | 13:04 WIB
Cara Agar Anak Diabetes Tipe 1 Bermain Bebas Bersama Temannya
Ilustrasi diabetes pada anak (Unsplash)

Suara.com - Dalam momentum Hari Anak Nasional 2023 anak dengan diabetes tipe 1 juga harus mendapatkan perhatian. Khususnya agar bisa beraktivitas sekolah dan bermain bersama teman seusianya.

Changing Diabetes in Children atau CDiC Indonesia, Prof.Dr.dr.Aman Bhakti Pulungan, Sp.A,(K) menyadari anak dengan diabetes tipe 1 atau diabetes melitus tipe 1 (DMIT) di Indonesia pengelolaanya masih ada keterbatasan, tapi bukan berarti kondisinya dibiarkan.

"Tetapi tidak boleh ada seorang anak pun meninggal akibat diabetes. Oleh karena itu, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pasien maupun caregiver adalah cara terbaik untuk mencegah komplikasi akut dan kronis," ujar Prof. Aman dalam keterangan yang diterima suara.com, Rabu (19/7/2023).

Diabetes tipe 1 adalah kondisi di mana tubuh tidak bisa menghasilkan insulin dengan cukup karena adanya kerusakan pada sel pankreas. Diabetes tipe 1 ini salah satu jenis diabetes yang umum terjadi pada anak-anak dan remaja. Tapi sayangnya, jumlah anak yang menderita penyakit ini meningkat setiap tahun.

Ilustrasi diabetes (Pexels/Nataliya Vaitkevich)
Ilustrasi diabetes (Pexels/Nataliya Vaitkevich)

Menurut data International Diabetes Federation (IDF), lebih dari 1,2 juta anak dan remaja di bawah 20 tahun di seluruh dunia hidup dengan diabetes tipe 1. Setiap tahun, 108.200 anak dan remaja di bawah usia 15 tahun didiagnosis menderita diabetes tipe 1.

Prof. Aman menambahkan, merawat anak dengan diabetes tipe 1 hingga dewasa tidaklah mudah, bukan hanya butuh pengobatan tapi kepatuhan dalam perawatan, pengawasan dan pengobatan dari pendamping.

"Pengelolaan DMT1 (diabetes tipe 1)yang tepat memerlukan pemantauan kadar gula darah secara mandiri dan pemahaman yang komprehensif, tentang kondisi tersebut," terang Prof. Aman.

Kesulitan inilah yang membuat Prof. Aman bergabung dalam CDiC di Indonesia, yaitu program kerjasama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Noyo Nordisk untuk fokus memberikan perawatan anak dan remaja dengan diabetes tipe 1.

Salah satunya dengan menggelar 3 in Diabetes Camp pada 15 hingga 16 Juli 2023 di Bogor, Jawa Barat lalu. Dimana bukan hanya anak dengan diabetes tipe 1, tapi juga caregiver atau pendamping dan tenaga kesehatan bisa menangani pasien diabetes tipe 1 lebih komprehensif.

Para caregiver ini diberitahukan cara mengelola gejala diabetes tipe 1 di kehidupan sehari, termasuk rencana makan, kegiatan fisik yang diizinkan, termasuk dukungan pendamping dan tenaga kesehatan menangani stres saat merawat pasien.

Lantaran Indonesia sudah mulai melakukan transformasi kesehatan, maka pendamping dan tenaga kesehatan ini diminta mencatat kondisi anak dengan diabetes tipe 1 di aplikasi PrimaKu, agar kondisi pasien bisa terpantau dari jauh oleh tenaga medis.

Penanganan anak dengan diabetes tipe 1 ini juga sudah jadi perhatian pemerintah Indonesia, karena dalam sepuluh  tahun terakhir, penyakit ini meningkat tujuh kali lipat di Indonesia. Dari 3,88 per 100 juta penduduk pada 2000, menjadi 28,19 per 100 juta penduduk pada 2010.

Mirisnya lagi Indonesia dihadapkan pada tingginya pasien yang tidak terdiagnosis (underdiagnosis), dan pasien diagnosis salah (misdiagnosis). Sehingga jumlah anak dengan diabetes tipe 1  diperkirakan lebih tinggi dibanding data yang sudah ada.

Menariknya di Juni 2022, sudah nyaris 1.000 pasien diabetes tipe 1 bergabung dalam CDiC, sehingga lebih mudah untuk dilakukan intervensi di kemudian hari.

"Novo Nordisk bangga dapat mendukung dan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan IDAI dalam mendorong perubahan dalam pengelolaan diabetes tipe 1 di Indonesia," timpal  Vice President dan General Manager Novo Nordisk Indonesia,  Sreerekha Sreenivasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Perlu Panik, Begini 7 Tips Menurunkan Demam pada Anak secara Alami

Tak Perlu Panik, Begini 7 Tips Menurunkan Demam pada Anak secara Alami

Your Say | Senin, 24 Juli 2023 | 12:45 WIB

Jangan Anggap Sepele! Berikut Alasan Pentingnya Toilet Training pada Anak

Jangan Anggap Sepele! Berikut Alasan Pentingnya Toilet Training pada Anak

Your Say | Senin, 24 Juli 2023 | 12:43 WIB

Dear Parents, Inilah 6 Kalimat Ajaib yang Wajib Diucapkan Kepada Anak

Dear Parents, Inilah 6 Kalimat Ajaib yang Wajib Diucapkan Kepada Anak

Your Say | Senin, 24 Juli 2023 | 12:28 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB