Dokter Ungkap Air Tanah Tetap Aman Dikonsumsi, Asal Jangan Lupa Dimasak Dulu

M. Reza Sulaiman | Fajar Ramadhan | Suara.com

Jum'at, 01 September 2023 | 16:55 WIB
Dokter Ungkap Air Tanah Tetap Aman Dikonsumsi, Asal Jangan Lupa Dimasak Dulu
Ilustrasi minum air putih (Freepik/azerbaijan)

Suara.com - Masalah air bersih untuk minum saat ini masih menjadi permasalahan yang jarang disoroti. Padahal, dampak jangka panjang dari konsumsi air minum tercemar ini bisa memberikan efek negatif bagi kesehatan.

Saat ini sendiri masyarakat mengonsumsi air minum dari galon atau air tanah yang dimasak. Namun, meskipun layak minum, hal tersebut juga tidak bisa menjamin masyarakat terhindar dari berbagai risiko.

Dokter umum sekaligus konten kreator, Dokter Mario Johan mengatakan, untuk air tanah sendiri masalah kesehatannya tergantung dengan kandungan di lokasi tersebut. Pasalnya, setiap rumah memiliki jenis air yang berbeda-beda tergantung daerahnya.

“Setiap orang rumahnya kan pasti berbeda-beda, daerahnya berbeda-beda. Makannya kumannya aja yang di dalam situ ada apa beda, walaupun mungkin sudah dimasak dipanasin dan mematikan kuman atau bakteri, tetapi mungkin ada kandungan lain seperti besi, atau zat kimia lain,” kata Dokter Mario Johan dalam konferensi pers Philips Reverse Osmosis, Kamis (31/8/2023).

Sementara itu, untuk air galon meskipun sudah melalui proses filtrasi dan lain-lain, tetap ada kemungkinan kontaminasi di perjalanan. Oleh sebab itu, tidak ada jaminan sepenuhnya air dikonsumsi tersebut tidak berisiko.

Di sisi lain, cara untuk mengetahui apakah kandungan dalam air bersih atau tidaknya hanya dengan melalui tes. Hal ini yang menjadi masalah dan mungkin berdampak pada beberapa tahun ke depan.

Meski demikian, Dokter Mario Johan mengatakan, untuk saat ini mengonsumsi air mineral dapat menjadi opsi terbaik. Hal ini akan membantu mengurangi risiko dibandingkan konsumsi air yang kualitasnya lebih buruk.

“Sebenarnya easily access kan memang air minum dalam kemasan meskipun tidak sepenuhnya aman, tetapi setidaknya dapat mencegah dan jadi opsi,” ucap Dokter Mario Johan.

Cara lain yang bisa dilakukan yaitu dengan memasak air untuk biaya yang tidak terlalu mahal. Ini dapat menjadi bentuk opsi untuk memastikan air yang dikonsumsi setidaknya masih layak minum.

“Sebenarnya tadi memasak itu juga salah satu cara kalau enggak bisa terlalu mahal. Jadi dimasak itu enggak masalah. Itu kan bentuk ikhtiar yang bisa dipilih,” ujarnya.

Melihat permasalahan tersebut Philips Water Solution bersama dengan Akari Indonesia meluncurkan Philips Reverse Osmosis ADD6920. Produknya ini, mempunyai teknologi dengan 6 tahap penyaringan untuk memastikan penyaringan hingga 110 zat berbahaya seperti bakteri, virus, timbal, pestisida, klorin, dan banyak zat lainnya dari dalam air.

Philips Water Solution dan Akari Indonesia meluncurkan Philips Reverse Osmosis ADD6920. (Fajar/Suara.com)
Philips Water Solution dan Akari Indonesia meluncurkan Philips Reverse Osmosis ADD6920. (Fajar/Suara.com)

Senior Vice President International Business Philips Water Solution, Marcus Tam mengatakan, produknya ini akan membantu untuk menghilangkan kontaminan dari air. Dengan begitu, air yang dikonsumsi akan lebih bersih dan sehat.

“Dengan teknologi Aquaporin inside dirancang untuk menghilangkan kontaminan dari air, sehingga orang dapat menikmati air yang bersih, sehat secara instan,” ucap Marcus Tam.

CEO Akari Indonesia, Kenny Kwe berharap, produknya ini dapat jadi opsi serta membuat masyarakat untuk semakin sadar akan kebutuhan meminum air yang lebih sehat.

“Semoga ini menjadi solusi dan memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia yang sudah semakin sadar akan kebutuhan meminum air yang lebih sehat,” ujar Kenny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Lingga Keluhkan Proyek Air Bersih PUPR yang Tak Kunjung Selesai

Warga Lingga Keluhkan Proyek Air Bersih PUPR yang Tak Kunjung Selesai

Batam | Rabu, 30 Agustus 2023 | 19:34 WIB

PAM Jaya Bakal Tambah 19 Ribu Sambungan Baru Air Perpipaan Tahun 2024, Pemasangan Gratis

PAM Jaya Bakal Tambah 19 Ribu Sambungan Baru Air Perpipaan Tahun 2024, Pemasangan Gratis

News | Rabu, 30 Agustus 2023 | 19:15 WIB

Sudah Salurkan 1.338 Tangki Air Bersih ke Warga, Bupati Gunungkidul Klaim Rasio Ketercukupan Air Capai 89 Persen

Sudah Salurkan 1.338 Tangki Air Bersih ke Warga, Bupati Gunungkidul Klaim Rasio Ketercukupan Air Capai 89 Persen

Jogja | Rabu, 30 Agustus 2023 | 16:25 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB