Heboh Lelaki Lulusan SMA Jadi Dokter Gadungan 2 Tahun di Surabaya: IDI Ungkap Ciri Dokteroid, Apa Itu?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 14 September 2023 | 19:40 WIB
Heboh Lelaki Lulusan SMA Jadi Dokter Gadungan 2 Tahun di Surabaya: IDI Ungkap Ciri Dokteroid, Apa Itu?
Sosok dokter gadungan, Susanto. [Ist]

Suara.com - Heboh penipu Susanto selama 2 tahun jadi dokter gadungan atau dokteroid di RS PHC (Pelindo Husada Citra) membuat masyarakat khawatir bertemu dokter serupa di kota lainnya. Hal ini memancing Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengungkap cara mengenali dokter gadungan tersebut?

Peristiwa ini terungkap dalam persidangan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, yang menyebutkan Susanto adalah lelaki lulusan SMA yang menyamar sebagai dokter menggunakan identitas orang lain.

Susanto melamar ke Rumah Sakit PHC Surabaya, saat ada lowongan pekerjaan untuk tenaga medis pada April 2020. Ketika itu, Susanto beraksi dengan memalsukan semua dokumen yang dibutuhkan, termasuk surat izin praktik ijazah kedokteran dan sertifikasi Hiperkes.

"Semua dokumen itu didapat terdakwa dari internet. Terdakwa melamar dengan nama dr. Anggi Yurikno, yang dikirim melalui email," ujar Jaksa Ugik Ramatyo dari Kejari Tanjung Perak Surabaya menurut keterangan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Surabaya.

Ilustrasi Dokter (Freepik/Senivpetro)
Ilustrasi Dokter (Freepik/Senivpetro)

Anggota Biro Hukum Pembinaan dan pembelaan Anggota (BHP2A) PB IDI, dr. Dewa Nyoman Sutayana, SH, MH, MARS menyebut kejahatan Susanto sebagai dokteroid, yaitu seseorang yang bukan dokter namun melakukan praktek kedokteran.

"Seseorang yang dimaksud bisa seorang yang bukan tenaga Kesehatan maupun seseorang yang merupakan tenaga Kesehatan seperti perawat, bidan, farmasi, dan lain-lain, namun bukan tenaga medis seperti dokter dan dokter gigi, tetapi melakukan praktek kedokteran," jelas dr. Dewa dalam konferensi pers, Kamis (14/9/2023).

Ia menambahkan sederet bahaya mengerikan dari praktik dokteroid tidak hanya bagi pasien seperti penyakit tidak kunjung sembuh, memperparah komplikasi, hingga fatal yang menyebabkan kecacatan hingga kematian.

Sedangkan dampak buruk bagi fasilitas kesehatan atau rumah sakit yaitu penyalahgunaan surat keterangan medis seperti surat izin sakit. RS tidak dibayar oleh penjamin biaya pasien, nama baik RS, hingga tuntutan perdata pada RS. Berikut ini cara menghindari dokteroid yaitu sebagai berikut:

  1. Pastikan verifikasi data melalui sumber utama yang terpercaya, bisa dengan mengecek data dokter di https://idionline.or.id dan https://kki.go.id/cekdokter/
  2. Optimalkan proses kredensial (verifikasi kualifikasi) dan rekredensial (evaluasi tenaga medis) secara berkala, yakni minimal 1 tahun sekali, demi kepastian bahwa penanganan pasien hanya dilakukan oleh tenaga medis yang kompeten.
  3. Laporkan setiap temuan terkait dugaan adanya dokteroid di sekitar kita, bisa melalui Ikatan Dokter Indonesia baik itu di cabang, wilayah, atau pusat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biodata Hermanto Tanako, Konglomerat Surabaya Berharta Puluhan Triliun yang Lahir di Bekas Kandang Ayam

Biodata Hermanto Tanako, Konglomerat Surabaya Berharta Puluhan Triliun yang Lahir di Bekas Kandang Ayam

Jatim | Kamis, 14 September 2023 | 12:26 WIB

Kok Bisa Eks Napi Jadi Dokter Gadungan? Ini Jejak Tipuan Susanto di 7 Tempat

Kok Bisa Eks Napi Jadi Dokter Gadungan? Ini Jejak Tipuan Susanto di 7 Tempat

News | Kamis, 14 September 2023 | 11:55 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Kendalikan Inflasi Surabaya, Ini Sejumlah Jurus yang Dilakukan

Wali Kota Eri Cahyadi Kendalikan Inflasi Surabaya, Ini Sejumlah Jurus yang Dilakukan

News | Kamis, 14 September 2023 | 11:25 WIB

Terkini

Yel-yel Regu Tulip di Jamnas 2026 Viral, Ghea Indrawari Nyanyikan Live!

Yel-yel Regu Tulip di Jamnas 2026 Viral, Ghea Indrawari Nyanyikan Live!

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Robot Humanoid Mulai Merambah Dealer Otomotif Indonesia

Robot Humanoid Mulai Merambah Dealer Otomotif Indonesia

Otomotif | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Ahmad Sodiq Ditahan KPK

Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Ahmad Sodiq Ditahan KPK

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17 WIB

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:15 WIB

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

×