Serba-serbi Virus Nipah di India: Kenali Gejala, Penularan dan Pencegahannya

Rifan Aditya

Senin, 18 September 2023 | 16:19 WIB
Serba-serbi Virus Nipah di India: Kenali Gejala, Penularan dan Pencegahannya
Virus Nipah (Shutterstock) - Serba-serbi Virus Nipah di India: Kenali Gejala, Penularan dan Pencegahannya

Suara.com - Virus Nipah kembali mewabah wilayah Kerala, India. Wabah ini merupakan wabah yang terjadi keempat kalinya di wilayah Kerala sejak 2018. Kira-kira, seperti apa serba-serbi virus Nipah India? Pastikan Anda simak terus ulasan menarik di bawah ini sampai akhir!

Serba-Serbi Virus Nipah India

Virus Nipah adalah virus yang dapat ditularkan oleh hewan ke manusia (zoonosis). Virus ini dapat ditularkan melalui interaksi langsung antar manusia dan melalui makanan yang terkontaminasi. 

Angka kematian akibat infeksi dari Virus Nipah ini cukup tinggi. Dibandingkan dengan pandemi COVID-19 yang memiliki tingkat kematian 2-3 persen, Virus Nipah ini memiliki tingkat kematian yang jauh lebih tinggi, yaitu sebesar 40 hingga 70 persen.

Seperti Apa Penularan Virus Nipah India?

Menurut WHO, Virus Nipah dapat berasal dari kelelawar buah yang berpindah mendekati area peternakan karena terjadi penebangan hutan secara besar-besaran.

Hewan ternak yang telah terinfeksi dapat menularkan Virus Nipah ke peternak dan peternak pun dapat menularkannya ke sesama manusia saat berinteraksi. 

Penularan virus ini dapat terjadi saat manusia bersentuhan langsung dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi, seperti air liur, darah, maupun urine.

Selain itu, seseorang bisa terinfeksi virus ini jika ia mengkonsumsi daging yang telah terinfeksi sebelumnya, khususnya daging yang dimasak kurang matang.

baca juga

Bagaimana Gejala Virus Nipah?

Gejala pada seseorang yang telah terinfeksi virus ini dapat dirasakan dalam kurun waktu kurang lebih 4-14 hari. Gejala ringan yang biasa ditimbulkan mirip dengan gejala flu.

Namun bisa juga menimbulkan gejala yang lebih berat sehingga berisiko menyebabkan kematian. Gejala lain yang bisa dirasakan yaitu demam, sakit kepala, batuk, sakit tenggorokan, nyeri otot, sesak nafas, dan muntah. 

Pada kasus yang parah, infeksi Virus Nipah dapat menyebabkan peradangan pada otak atau ensefalitis. Orang yang sudah mengalami ensefalitis akibat Virus Nipah dapat merasakan gejala berupa mudah mengantuk, sulit untuk berkonsentrasi dan fokus, serta disorientasi atau tidak bisa mengenal waktu, tempat, dan orang lain, termasuk orang terdekatnya.

Seperti Apa Tindakan Pencegahan Virus Nipah?

Untuk mencegah penularan infeksi Virus Nipah semakin parah, bisa dilakukan hal-hal berikut: 

  • Menghindari kontak langsung dengan kelelawar atau hewan ternak lainnya yang berisiko akan menukarkan Virus Nipah.
  • Mencuci bersih sayur dan buah sebelum dikonsumsi serta hindari konsumsi buah dan sayuran yang rusak atau tidak utuh.
  • Gunakan alat pelindung diri saat membersihkan kotoran hewan seperti menggunakan sarung tangan, sepatu boots, dan pelindung wajah.
  • Selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah berinteraksi dengan hewan atau seseorang yang sedang sakit.
  • Hindari konsumsi daging ternak yang dimasak kurang matang.

Itulah serba-serbi Virus Nipah India yang mewabah baru-baru ini. Meskipun belum ada di Indonesia, namun Anda juga perlu mengenalnya agar lebih berhati-hati dalam memilih apapun yang akan Anda konsumsi. 

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Virus Nipah, Lebih Mematikan dari COVID-19?

Mengenal Virus Nipah, Lebih Mematikan dari COVID-19?

Your Say | Senin, 18 September 2023 | 10:58 WIB

Heboh Kemunculan Virus Nipah di Kerala India, Lebih Bahaya dari Covid-19

Heboh Kemunculan Virus Nipah di Kerala India, Lebih Bahaya dari Covid-19

Your Say | Senin, 18 September 2023 | 09:38 WIB

Marc Marquez Isyaratkan akan Umumkan Soal Masa Depannya di MotoGP India, Ada 3 Opsi

Marc Marquez Isyaratkan akan Umumkan Soal Masa Depannya di MotoGP India, Ada 3 Opsi

Sport | Kamis, 14 September 2023 | 12:57 WIB

Warga India Lakukan Modus Penipuan Impor Daging Kerbau di Indonesia

Warga India Lakukan Modus Penipuan Impor Daging Kerbau di Indonesia

Bisnis | Rabu, 13 September 2023 | 16:21 WIB

Terkini

Apa Kandungan Moisturizer yang Harus Dihindari oleh Remaja? Ini 7 Jawabannya

Apa Kandungan Moisturizer yang Harus Dihindari oleh Remaja? Ini 7 Jawabannya

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 11:35 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 11:33 WIB

5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh

5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh

Jogja | Minggu, 13 September 2026 | 11:30 WIB

A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang

A Wild Last Boss Appeared! Season 2 Ungkap Karakter Baru dan Jadwal Tayang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:30 WIB

Lima Tahun Keberadaan Holding Ultra Mikro Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Keberadaan Holding Ultra Mikro Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 11:29 WIB

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:26 WIB

Amerika Serikat Mulai Krisis Oli Mesin: Harga Melonjak Tajam hingga Dijatah di Ritel Raksasa

Amerika Serikat Mulai Krisis Oli Mesin: Harga Melonjak Tajam hingga Dijatah di Ritel Raksasa

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 11:25 WIB

Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat

Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat

Jawa Tengah | Minggu, 13 September 2026 | 11:24 WIB

Meski Kredit Digenjot, Perbankan Tetap Merasa Khawatir Kondisi Global

Meski Kredit Digenjot, Perbankan Tetap Merasa Khawatir Kondisi Global

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 11:15 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

Kalbar | Minggu, 13 September 2026 | 11:13 WIB

×