Minum Es Jadi Penyebab Utama Anak Sering Batuk Pilek? Dokter Ungkap Fakta Sebenarnya

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Jum'at, 06 Oktober 2023 | 10:05 WIB
Minum Es Jadi Penyebab Utama Anak Sering Batuk Pilek? Dokter Ungkap Fakta Sebenarnya
Ilustrasi anak batuk pilek. (Freepik/master1305)

Suara.com - Demam serta batuk pilek termasuk salah satu penyakit yang kerap dialami anak. Saat kondisi seperti itu, ada anekdot pada masyarakat Indonesia yang kerap menyalahkan minuman dingin atau es yang dikonsumsi anak jadi biyang kerok penyebab sakit tersebut.

Tetapi apa iya minum es terlalu sering bisa menyebabkan batuk? Dokter Spesialis Anak, Ahli Respirologi, Ikatan Dokter Anak Indonesia, dr. Madeleine Ramdhani Jasin, Sp.A(K)., mengatakan bahwa anggapan seperti itu tidak sepenuhnya benar.

Batuk pilek yang dialami anak itu sebenarnya bisa jadi tanda adanya infeksi saluran napas akut (ISPA). Mengonsumsi ea terlalu banyak sebenarnya bukan jadi faktor utama penyakit tersebut.

"Es sering disalahkan jadi penyebab ISPA, itu benar tidak sih? sebenarnya gak langsung benar. Anak bisa sakit, karena ada faktor anak memang daya tahan tubuh gak bagus, kemudian virusnya cukup berat, bisa sebabkan infeksi peradangan dan lain-lain," jelas dokter Madeleine kepada wartawan di kantor Kemen PPPA, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ilustrasi Minuman Dingin. (Pixabay.com)
Ilustrasi Minuman Dingin / minum es. (Pixabay.com)

Secara medis, terlalu banyak konsumsi ea tersebut bisa jadi menganggu mekanisme pembersihan secara alami di dalam tubuh. Dokter Madeleine menjelaskan bahwa saluran napas manusia memiliki mekanisme pertahanan sendiri untuk dilakukan pembersihan menggunakan silia atau lendir.

"Kalau terlalu banyak makan es dapat menyebabkan pembuluh darah ke sana jadi menyempit, kemudian pembersihan jalan napas jadi gak bagus, lendir jadi banyak. Itu mungkin akan lebih gampang kalau ada kuman, virus masuk sebabkan peradangan. Tapi secara gak langsung," ucapnya.

Pada dasarnya, kata dokter Madeleine, penyebab anak sakit bisa karena berbagai faktor. Mulai dari kondisi kesehatan anak, lingkungannya, juga faktor keganasan kuman, virus, maupun bakteri yang menginfeksinya.

ISPA merupakan infeksi saluran napas akut yang terjadi kurang dari 7-14 hari. Sejumlah penelitian terkait ISPA menyebutkan bahwa anak kurang dari 5 tahun bisa alami eposode ISPA sebanyak 7-9 kali pertahun. Ancaman tersebut bisa makin sering bila anak tinggal di daerah perkotaan dengan kondusi polusi udara, lanjut dokter Madeleine.

Data Ikatan dokter Anak Indonesia (IDAI) periode 2019-2021 tercatat kalau kasus ISPA palinh tinggi biasanya terjadi pada bulan April, Juli, Agustus, dan September.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tasya Kamila Curhat Kena Dampak Parahnya Polusi Udara di Jakarta: Anak Batuk Pilek Sampai Sebulan

Tasya Kamila Curhat Kena Dampak Parahnya Polusi Udara di Jakarta: Anak Batuk Pilek Sampai Sebulan

Lifestyle | Selasa, 15 Agustus 2023 | 16:55 WIB

Anak Batuk Pilek Jangan Diberi Antibiotik Tanpa Resep Dokter! Ini 7 Pengobatan Rumahan yang Bisa Dilakukan

Anak Batuk Pilek Jangan Diberi Antibiotik Tanpa Resep Dokter! Ini 7 Pengobatan Rumahan yang Bisa Dilakukan

Health | Sabtu, 10 Juni 2023 | 10:43 WIB

Anak Gampang Kena Batuk Pilek Daripada Orang Dewasa, Gara-Gara Lebih Sering Minum Es?

Anak Gampang Kena Batuk Pilek Daripada Orang Dewasa, Gara-Gara Lebih Sering Minum Es?

Health | Jum'at, 09 Juni 2023 | 10:29 WIB

Terkini

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:13 WIB

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:05 WIB

OJK Terbitkan Dua Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, Berlaku 2027

OJK Terbitkan Dua Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, Berlaku 2027

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:05 WIB

4 Alasan Sunscreen SymWhite 377 Efektif Pudarkan Flek Hitam

4 Alasan Sunscreen SymWhite 377 Efektif Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 06:48 WIB

Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Foto | Senin, 21 September 2026 | 06:00 WIB

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

×