Penderita PCOS Harus Lakukan Bayi Tabung Agar Bisa Hamil? Dokter Kandungan Bilang Begini

Bimo Aria Fundrika | Fajar Ramadhan | Suara.com

Senin, 20 November 2023 | 09:50 WIB
Penderita PCOS Harus Lakukan Bayi Tabung Agar Bisa Hamil? Dokter Kandungan Bilang Begini
Ilustrasi penderita PCOS. (Pexels/Andrea Piacquadio).

Suara.com - Sindrom polikistik ovarium atau polycystic ovarian syndrome (PCOS) menjadi salah satu kondisi yang sangat ditakutkan oleh perempuan. Kondisi ini merupakan gangguan menstruasi dan kadar hormon maskulin (hormon androgen) yang berlebihan sehingga perempuan sulit untuk bisa hamil.

Kondisi PCOS ini sendiri biasanya dialami oleh usia reproduktif dari 25 sampai 30 tahun. Kondisi ini biasanya di mana para perempuan ingin memiliki anak setelah menikah. Namun, sebab PCOS ini membuatnya sulit hamil.

Sementara itu, untuk bisa hamil biasanya penderita PCOS melakukan metode bayi tabung. Namun, tidak semua perempuan menginginkan melakukan bayi tabung. Apalagi, biaya yang dikeluarkan juga tidak murah.

Ilustrasi program bayu tabung (ANTARA/Shutterstock/VerNel)
Ilustrasi program bayu tabung (ANTARA/Shutterstock/VerNel)

Menanggapi permasalahan tersebut, dokter spesialis kebidanan kandungan Kato Ojin Fertility Center, dr. Eko Santoso Sp.OG mengatakan, kondisi PCOS ini sebenarnya tetap bisa hamil meski tanpa lakukan bayi tabung.

Ia mengatakan, penderita PCOS juga tetap bisa mempertimbangakn berbagai program hamil lainnya untuk melakukan evaluasi. Hal ini juga untuk mengetahui hormonnya terlebih dahulu.

“Dari pemeriksaan hormonnya, memang benar tidak perlu langsung harus bayi tabung. Bisa pertimbangkan dulu dengan program hamil lain Bisa juga melakukan inseminasi, jadi lihat dulu evaluasi pada pasien pemeriksaan hormonnya dulu,” ucap dr. Eko dalam Grand Launching Kato Ojin Fertility Center, Jumat (17/11/2023).

Lebih lanjut dr. Eko menjelaskan, dalam pemeriksaan ini juga tidak hanya pihak perempuan. Namun, suami juga harus mengecek kesehatan spermanya. Pasalnya, jika sperma tidak ada masalah maka peluang kehamilan masih ada meskipun metode yang dilakukan berbeda.

Menambahkan hal tersebut, dokter spesialis kebidanan kandungan lainnya, dr. Muhammad Dwi Priangga, Sp.OG, Sub,Sp.FER menuturkan, PCOS ini juga bisa terjadi karena gaya hidup yang dijalani. Oleh sebab itu, ketika ingin bisa hamil, baik istri maupun suami harus bisa menjaga gaya hidupnya.

“PCOS terjadi karena hormonal, maka kita bisa juga lihat dari lifestyle, terus makanannya, aktivitas fisik, apakah kurang olahraga. Bukan hanya istri yang diperiksa, laki-laki juga harus bisa merubah gaya hidup  misalnya, kurangi merokok, terus rajin olahraga, tidur yang cukup,” kata dr. Priangga.

Dengan begitu, akan ada peluang untuk perempuan bisa hamil. Oleh sebab itu, para penderita PCOS jangan berputus asa. Hal ini karena banyak opsi yang dapat dilakukan untuk bisa hamil, salah satunya Mini In Vitro Fertilization (IVF) atau Mild Stimulation.

Metode yang kini dilakukan di Kato Ojin Fertility Center ini, dipercaya dapat meningkatkan kehamilan hingga 60-70 persen. Nantinya metode ini akan menggunakan obat dengan dosis lebih rendah sehingga lebih aman dari efek samping yang muncul.

“Pada IVF konvensional, penggunaan obat stimulasi dosis tinggi bertujuan untuk merangsang ovarium agar memproduksi banyak sel telur untuk diambil. Namun, hal ini dapat menimbulkan berbagai efek samping dan komplikasi,” jelas dr. Priangga.

“Stimulasi minimal, juga dikenal sebagai IVF siklus natural, yang menggunakan obat dengan dosis lebih rendah atau terkadang tidak menggunakan obat sama sekali. Dilakukan pemantauan siklus menstruasi alami perempuan untuk mengambil satu atau beberapa sel telur yang diproduksi secara alami,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meningkat 55 Persen, Program Bayi Tabung Klinik Ini Berhasil Catat 421 Kehamilan

Meningkat 55 Persen, Program Bayi Tabung Klinik Ini Berhasil Catat 421 Kehamilan

Health | Kamis, 16 November 2023 | 13:17 WIB

Menguak Sebab Meutya Hafid Butuh 10 Kali Bayi Tabung Hingga 3 Kali Keguguran Demi Punya Buah Hati

Menguak Sebab Meutya Hafid Butuh 10 Kali Bayi Tabung Hingga 3 Kali Keguguran Demi Punya Buah Hati

Lifestyle | Rabu, 15 November 2023 | 11:21 WIB

Meutya Hafid Mencoba 10 Kali Baru Sukses, Intip Deretan Artis yang Berhasil Lakukan Bayi Tabung

Meutya Hafid Mencoba 10 Kali Baru Sukses, Intip Deretan Artis yang Berhasil Lakukan Bayi Tabung

Lifestyle | Selasa, 14 November 2023 | 08:47 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB