Wabah Pneumonia Misterius di China Akankah Masuk Indonesia?

Rifan Aditya

Sabtu, 02 Desember 2023 | 16:00 WIB
Wabah Pneumonia Misterius di China Akankah Masuk Indonesia?
ilustrasi wabah pneumonia misterius di China (Freepik) - Wabah Pnemumonia Misterius di China Akankah Masuk Indonesia?

Suara.com - Semakin ramainya pembicaraan mengenai pneumonia misterius di China membuat banyak orang bertanya-tanya, akankah wabah tersebut masuk ke Indonesia?

Sejauh ini, Rumah Sakit Anak Beijing memang sudah melaporkan lonjakan kasus hingga 9.378 pasien setiap hari. Orang tua di Jinan juga telah melaporkan bahwa separuh siswa di kelas anak merasakan sakit.

Jumlah yang tidak sedikit itu pun membuat sebagian pihak mengaitkannya dengan virus Covid-19. Namun, Professor Zhang Wen Hong selaku Direktur Pusat Medis Nasional untuk Penyakit Menular di Shanghai menjelaskan bahwa wabah yang disebabkan oleh mycoplasma pneumoniae ini berbeda dengan corona.

Wabah pneumonia di China akankah masuk Indonesia?

Sejauh ini, Pemerintah Indonesia memang belum mengambil langkah untuk pembatasan perjalanan orang China ke Indonesia dan sebaliknya.

Imran Pambudi selaku Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular di Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa Indonesia tetap mengambil langkah “kewaspadaan” dari orang yang datang dari luar negeri,

“Sesuai rekomendasi WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), kita tidak memberlakukan karantina isolasi dari negara-negara yang terjangkit kemungkinan dari China,”ujar Imran pada hari Rabu lalu.

Kemenkes juga telah menerbitkan peringatan kewaspadaan melalui SE (surat edaran) Nomor: PM.03.01/C/4632/2023 tentang Kewaspadaan terhadap Kejadian Mycoplasma Pneumonia di Indonesia.

Surat tersebut ditujukan untuk kepala dinas kesehatan provinsi, kabupaten/kota, direktur/kepala rumah sakit, kepala kantor kesehatan pelabuhan dan kepala puskesmas di Indonesia.

baca juga

Melalui surat tersebut, Maxi Rein Rondonuwu selaku Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menyebutkan bahwa pihaknya telah meminta Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) melakukan pemantauan perkembangan kasus.

Isi Surat Ederan Kementerian Kesehatan

Berikut ini adalah isi surat tersebut.

  • Meningkatkan pengawasan pada orang (awak, personel, dan penumpang), aat angkut, barang bawaan, binatang pembawa penyakit, lingkungan, vektor, bandar udara dan pos lintas batas negara, terutama yang berasal dari negara terjangkit.
  • Melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus dan negara terjangkit.
  • Meningkatkan kewaspadaan dini dengan pemantauan kasus dicurigai pneumonia.
  • Berkoordinasi dengan dinas kesehatan dan rumah sakit rujukan setempat.
  • Berkoordinasi dengan penanggung jawab alat angkut.
  • Meningkatkan upaya promosi kesehatan bagi masyarakat bandar udara, pelabuhan, dan pos lintas batas negara.
  • Melaksanakan surveilans ketat dengan melapor penemuan kasus ke Sistem Kewaspadaan DIni dan Respon (SKDR).
  • Memfasilitasi pengiriman spesimen yang membutuhkan pengiriman port-to-port ke laboratorium rujukan nasional.

Demikian penjelasan soal wabah pneumonia misterius di China yang angkanya terus meningkat dan membuat khawatir orang-orang.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zaskia Adya Mecca Curhat Anak Sakit Radang Paru, Singgung Polusi Jakarta Hingga Pneumonia Misterius di China

Zaskia Adya Mecca Curhat Anak Sakit Radang Paru, Singgung Polusi Jakarta Hingga Pneumonia Misterius di China

Lifestyle | Sabtu, 02 Desember 2023 | 20:15 WIB

Apa Penyebab Pneumonia Misterius di China? Wanti-wanti Pandemi Terulang , Kenali Gejalanya

Apa Penyebab Pneumonia Misterius di China? Wanti-wanti Pandemi Terulang , Kenali Gejalanya

Health | Kamis, 30 November 2023 | 10:28 WIB

Wabah Pneumonia Misterius, Ini Penyebab dan Bagaimana Sikap dari WHO

Wabah Pneumonia Misterius, Ini Penyebab dan Bagaimana Sikap dari WHO

Lifestyle | Kamis, 30 November 2023 | 08:43 WIB

Terkini

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

×