Bukan Ancaman Bagi Tenaga Kerja, Penggunaan AI di Rumah Sakit Justru Banyak Diinginkan Nakes

Kamis, 14 Desember 2023 | 13:14 WIB
Bukan Ancaman Bagi Tenaga Kerja, Penggunaan AI di Rumah Sakit Justru Banyak Diinginkan Nakes
Ilustrasi Dokter (Freepik/Senivpetro)

Suara.com - Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kerap dianggap ancaman bagi umat manusia. Sebab, kecanggihan teknologi dikhawatirkan akan masih menggeser sejumlah pekerjaan yang semula dikerjakan oleh manusia jadi terganti oleh mesin.

Tetapi rupanya, ketersediaan AI justru sangat dinantikan oleh para tenaga kesehatan (nakes) di rumah sakit. Hal tersebut bedasarkan temuan dari studi Future Health Index (FHI) Indonesia 2023 yang dilakukan Royal Philips di 14 negara. Di Indonesia sendiri ada sebanyak 200 nakes yang menjadi koresponden.

Direktur Utama Philips Indonesia Astri Ramayanti mengungkapkan bahwa pemimpin kesehatan di Indonesia sebenarnya semakin beralih terhadap kecerdasan buatan untuk meningkatkan pemberian perawatan dan efisiensi operasional. 

Ilustrasi Artificial Intelligence (Freepik/phonlamaistudio)
Ilustrasi Artificial Intelligence (Freepik/phonlamaistudio)

Saat ini, hampir sepertiga atau sebanyak 32 persen rumah sakit di Indonesia sudah berinvestasi dalam teknologi kecerdasan buatan. Sementara 76 persen lainnya berencana melakukan hal serupa dalam tiga tahun mendatang. 

"Laporan ini menyoroti minat bersama dalam kecerdasan buatan di antara kedua kelompok, baik pemimpin maupun profesional muda. Kedua kelompok memprioritaskan penggunaan kecerdasan buatan untuk memprediksi hasil pasien, mendukung keputusan klinis, dan mengoptimalkan efisiensi operasional," kata Astri dalam koferensi pers di Jakarta, Rabu (13/12/2023).

Dari survei tersebut juga ditemukan kalau  para pemimpin kesehatan beranggapan kalau penggunaan AI justru berguna untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja yang masih terjadi di Indonesia, terutama di daerah pedesaan. Sebanyak 77 persen responden aktif mengatakan telah menggunakan atau berencana manfaatkan kesehatan digital.
 
Para nakes usia muda, di bawa 40 tahun, juga punya ketertarikan lebih tinggi untuk bekerja di rumah sakit yang telah melakukan adaptasi teknologi lebih canggih. Satu pertiga dari nakes muda itu memberikan prioritas akses terhadap pemanfaatan AI dalam perawatan kesehatan dan pengiriman perawatan terhubung saat memilih tempat kerja. 

Meski begitu, mereka juga masih merasa perlu adanya pelatihan lebih baik tentang teknologi baru dan akses ke alat diagnostik canggih sebagai faktor kunci untuk meningkatkan perawatan pasien. 

Kemudahan perawatan dengan bantuan teknologi itu salah satunya dilakukan oleh rumah sakit pemerintah, RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta. Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia RS Harapan Kita, dr. Basuni Radi, Sp.JP., mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi di rumah sakit tidak hanya mempermudah dan mempercepat kerja nakes, tapi juga membantu pasien dalam akses layanan.

"Kalau di RS Jantung Harapan Kita, kita lihat ada beberapa hal bisa digunakan. Utamanya kalau dari kami bagaimana memberikan kenyaman, kemudahan untuk pasien. Contoh yang bisa diterapkan, mulai dari pasien daftar. Dulu harus datang langsung, bawa KTP, bawa orang sakitnya. Sekarang daftar bisa dari mana saja secara online," tuturnya. 

Baca Juga: Review Lagu MAVE 'What's My Name', Comeback Perdana dari Grup Idol AI

Contoh lain lagi, misalnya terkait penyimpanan rekam medis yang bisa dilakukan secara digital sehingga tidak perlu lagi disimpan dalam bentuk banyak dokumen kertas. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI