Waspada, Katarak Bisa Terjadi Pada Bayi Lahir Akibat Toksoplasma: Begitu Cara Atasinya

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 25 Januari 2024 | 14:38 WIB
Waspada, Katarak Bisa Terjadi Pada Bayi Lahir Akibat Toksoplasma: Begitu Cara Atasinya
Katarak pada mata anak. (shutterstock)

Suara.com - Banyak orang mengira katarak hanya bisa terjadi pada lanjut usia atau lansia, padahal dokter spesialis mata menegaskan mata berkeruh dan berawan ini juga bisa terjadi pada anak loh.

Dijelaskan Direktur Klinik Utama Mata JEC JACA Pasuruan, dr. Lely Retno Hutauruk, Sp.M(K) katarak bisa terjadi pada bayi baru lahir akibat infeksi toksoplasma saat periode hamil. Inilah sebabnya banyak dokter mengingatkan, untuk waspada infeksi bakteri atau virus di masa kehamilan karena bisa mempengaruhi janin.

"Katarak bisa terjadi pada anak bayi baru lahir, itu bisa terjadi karena terkena toksoplasma, kena virus bisa anak lahir dengan mata katarak," jelas dr. Lely dalam acara konferensi pers Klinik Utama Mata JEC JAVA Pasuruan, Sabtu (20/1/2024).

Ilustrasi katarak pada anak. (Shutterstock)
Ilustrasi katarak pada anak. (Shutterstock)

Toksoplasma adalah parasit parasit bernama toxoplasma gondii. Parasit ini dapat bertahan dalam jangka waktu lama pada tubuh manusia ataupun hewan, bahkan seumur hidup. Namun, infeksi toksoplasmosis dapat dikontrol oleh sistem kekebalan tubuh sehingga tidak menimbulkan gejala serius.

Infeksi ini pada umumnya tidak menyebabkan keluhan, tetapi bisa menyebabkan masalah kesehatan serius jika terjadi pada ibu hamil atau orang dengan daya tahan tubuh lemah.

Meski begitu dr. Lely mengakui kasus katarak terbanyak terjadi pada lansia di atas 50 tahun, dan umumnya siapapun yang mengalami penyakit tidak bisa disembuhkan dengan obat dan hanya bisa melalui operasi. Tapi sayangnya, kata dr. Lely banyak orang salah kaprah memandang operasi katarak merupakan proses yang menyeramkan.

"Pasien di Pasuruan kalau dengar operasi pasri tidak mau, yang dibayangkan mata diambil ,disikat, kok suuzon (berprasangka buruk)? Jadi tidak seperti itu, kita harus bilang ke pasien ooperasi sekitar mengambil bagian 2 mili, tidak perlu dijahit dan disuntik," paparnya.

Sehingga menurutnya, salah jika berpikir operasi mata katarak berarti bola mata dikeluarkan lalu dikasih pencuci bahkan kata dr. Lely, sayatan pada retina sangat kecil dan fantastisnya tidak akan membuat mata merah sekalipun. Bahkan bisa langsung melakukan aktivitas bekerja atau keseharian seperti biasa.

"Jadi tidak kami lakukan sayatan besar lalu pasien dijahit, maka besoknya dijahit tidak memerah. Kalau bekas luka bagus mau berenang, mau menyelam tidak masalah. Operasi katarak juga hanya memakan waktu 10 hingga 15 menit, jadi sangat cepat," jelasnya.

baca juga

Adapun jika penyebab bayi lahir katarak karena infeksi selama kehamilan. Maka penyebab katarak pada lansia meskipun belum diketahui, namun banyak pakar memperkirakan terjadi karena lensa mata telah mengalami penuaan dan menjadi kurang elastis seiring bertambahnya usia.

Apalagi seiring bertambahnya usia, protein pada lensa mata akan menggumpal dan secara perlahan membuat lensa menjadi keruh dan berkabut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pos Indonesia Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak, Gandeng Pertiwi Jabar

Pos Indonesia Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak, Gandeng Pertiwi Jabar

Video | Minggu, 21 Januari 2024 | 12:00 WIB

Orangtua Harus Tahu, Ini Beberapa Tanda Anak Butuh Periksa Mata: Cegah Mata Rabun Makin Parah!

Orangtua Harus Tahu, Ini Beberapa Tanda Anak Butuh Periksa Mata: Cegah Mata Rabun Makin Parah!

Health | Sabtu, 20 Januari 2024 | 17:51 WIB

Pertiwi Jabar Gelar Baksos Operasi Katarak, Masyarakat Antusias Mendaftar

Pertiwi Jabar Gelar Baksos Operasi Katarak, Masyarakat Antusias Mendaftar

Bisnis | Rabu, 17 Januari 2024 | 06:49 WIB

Terkini

Hujan Deras Tak Surutkan Militansi Suporter Garuda, Pakansari Membara Jelang Indonesia vs Vietnam

Hujan Deras Tak Surutkan Militansi Suporter Garuda, Pakansari Membara Jelang Indonesia vs Vietnam

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Bahlil Rem Ekspor Batu Bara, Ekonomi Daerah Terancam Tak Lagi Membara

Bahlil Rem Ekspor Batu Bara, Ekonomi Daerah Terancam Tak Lagi Membara

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Sosok Pemotor Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

Sosok Pemotor Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

Riau | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:47 WIB

Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II Teridentifikasi, DVI Pastikan Bukan Tewas Terbakar

Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II Teridentifikasi, DVI Pastikan Bukan Tewas Terbakar

Jatim | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:45 WIB

23 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus untuk Bapak-Bapak, Murah dan Pasti Kepakai

23 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus untuk Bapak-Bapak, Murah dan Pasti Kepakai

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Hujan Deras Guyur Pakansari, Pertanda Timnas Indonesia Hujani Vietnam dengan Banyak Gol?

Hujan Deras Guyur Pakansari, Pertanda Timnas Indonesia Hujani Vietnam dengan Banyak Gol?

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Dedi Kusnandar: Persib Bandung Siap Hadapi Persija di Semifinal Piala Presiden 2026

Dedi Kusnandar: Persib Bandung Siap Hadapi Persija di Semifinal Piala Presiden 2026

Jabar | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?

Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Melambat di Triwulan II 2026

Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Melambat di Triwulan II 2026

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Wanita Tewas Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Ternyata Mantan Istri Polisi, Apa Motifnya?

Wanita Tewas Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Ternyata Mantan Istri Polisi, Apa Motifnya?

Sumut | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:26 WIB

×