Kemenkes Beri Peringatan: Musim Hujan Tingkatkan Potensi Kasus DBD, Ini Penyebabnya yang Harus Diwaspadai

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 23 Februari 2024 | 15:46 WIB
Kemenkes Beri Peringatan: Musim Hujan Tingkatkan Potensi Kasus DBD, Ini Penyebabnya yang Harus Diwaspadai
Positif terinfeksi demam berdarah. (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menduga peningkatan kasus demam berdarah dengue atau DBD di Bogor hingga menyebabkan 4 orang meninggal dunia, karena Indonesia memasuki musim pancaroba yakni peralihan musim panas ke musim hujan.

Hal ini diungkap Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, dr. Siti Nadia Tarmizi yang mengatakan saat musim hujan banyak tempat tergenang air, yang bisa jadi sarang nyamuk aedes aegypti atau nyamuk pembawa virus dengue penyebab DBD.

"Biasanya karan musim pancaroba masuk ke musim hujan banyak tempat tempat perindukan nyamuk," ujar dr. Nadia saat dihubungi suara.com, Jumat (23/2/2024).

Nyamuk dbd (Pexels/Ravi Kant)
Nyamuk dbd (Pexels/Ravi Kant)

Meski di Bogor terjadi peningkatan kasus, dengan temuan DInas Kesehatan (DInkes) Bogor sebanyak 750 kasus DBD sejak awal tahun 2024. Namun dr. Siti Nadia mengatakan tren nasional, menunjukan data kasus DBD turun 30 hingga 40 persen dari tahun sebelumnya.

"Kalau dari data kasus turun 30 hingga 40% dibandingkan periode minggu yang sama tahun 2023," terangnya.

Bahkan data yang didapatkan Kemenkes dengan terus melakukan surveilans atau pengamatan kasus, meski di beberapa kota terjadi peningkatan kasus DBD tapi tidak melampaui data tahun sebelumnya.

"Beberapa kota memang ada peningkatan tapi tidak seperti tahun sebelumnya," kata dia.

Adapun saat ini pemerintah tengah menjalankan program nyamuk wolbachia untuk mengendalikan DBD di masyarakat. Namun, Bogor sebagai daerah Jawa Barat yang alami peningkatan kasus DBD, belum masuk dalam daerah program nyamuk wolbachia.

"Wolbachia baru dijalankan terbatas di beberapa kecamatan dan tidak termasuk Bogor," jelas dr. Nadia.

Perlu diketahui, wolbachia adalah sejenis bakteri yang dimasukan dalam tubuh nyamuk. Bakteri ini terbukti ampuh melumpuhkan virus dengue, sehingga apabila ada nyamuk aedes aegypti menghisap darah yang mengandung virus dengue akan resisten sehingga tidak akan menyebar ke dalam tubuh manusia.

Sedangkan DBD merupakan penyakit penyakit yang disebabkan virus dengue dan ditularkan lewat nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini akan membuat penderitanya mengalami nyeri hebat, bahkan seluruh tulang dan persendian seakan-akan terasa patah.

Program nyamuk wolbachia digencarkan guna menekan ancaman penyebaran dan penularan DBD. Uji coba penyebaran nyamuk ber-Wolbachia telah dilakukan di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul, rencananya akan terus diperluas. Monitoring dilakukan oleh perawat dan peneliti untuk melihat efektivitas bakteri Wolbachia terhadap penyebaran virus dengue.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Sebabnya Mengapa DBD Lebih Menyerang Anak-anak, Bagaimana Cara Pencegahannya?

Ini Sebabnya Mengapa DBD Lebih Menyerang Anak-anak, Bagaimana Cara Pencegahannya?

Health | Kamis, 18 Januari 2024 | 14:47 WIB

Apa Itu SIARVI, Sistem yang Bantu Tangkal Kematian karena Demam Berdarah Dengue Milik Kemenkes

Apa Itu SIARVI, Sistem yang Bantu Tangkal Kematian karena Demam Berdarah Dengue Milik Kemenkes

Health | Jum'at, 12 Januari 2024 | 20:57 WIB

Ada Lavender, Ini 4 Jenis Bunga yang Ampuh Usir Nyamuk

Ada Lavender, Ini 4 Jenis Bunga yang Ampuh Usir Nyamuk

Your Say | Senin, 08 Januari 2024 | 16:55 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB