Nasi Beku Baik Untuk Pasien Diabetes, Mitos atau Fakta? Dokter Gizi Ungkap Kebenarannya

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 06 Maret 2024 | 11:40 WIB
Nasi Beku Baik Untuk Pasien Diabetes, Mitos atau Fakta? Dokter Gizi Ungkap Kebenarannya
Ilustrasi nasi putih, nasi beku, nasi dingin. (Freepik/Jcomp)

Suara.com - Beredar di media sosial, klaim yang mengatakan nasi beku alias nasi yang dimakan setelah disimpan di freezer baik untuk pasien diabetes, karena memiliki indeks glikemik rendah. Ini mitos atau fakta ya?

Klaim soal nasi beku memiliki kadar gula rendah kerap ditemukan di postingan media sosial. Tidak sedikit netizen yang mengaku mendapatkan manfaat dari mengonsumsi nasi beku. Tapi bagaimana kebenarannya menurut dokter gizi?

Wakil Ketua Umum Himpunan Studi Obesitas Indonesia (HISOBI), Dr.dr.Gaga Irawan Nugraha, M.Gizi.,Sp.Gk membenarkan jika nasi keras karena pendinginan membuatnya jadi lebih sulit dicerna bahkan tidak bisa diserap.

Ilustrasi nasi beku atau nasi dinign. (Pexels/priscell x priss)
Ilustrasi nasi beku atau nasi dinign. (Pexels/priscell x priss)

"Nasi keras karena pendinginan atau pemanasan menjadi kerak memang sulit dicerna yang akhirnya tidak akan diserap. Bahkan setelah dikukus nasi tidak akan kembali normal dan tetap akan sulit dicerna," ujar Dr. Gaga dalam acara diskusi Hari Obesitas Sedunia oleh Novo Nordisk di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Diabetes adalah penyakit metabolik yang terjadi ketika terdapat kadar gula yang tinggi pada tubuh, namun tidak dapat dipergunakan secara maksimal oleh tubuh. Diabetes adalah kondisi yang termasuk ke dalam kategori penyakit kronis berbahaya, terutama jika sudah terjadi komplikasi.

Namun alih-alih melakukan metode rumit seperti yang viral di media sosial tersebut, Dr. Gaga lebih menyarankan mengonsumsi sedikit nasi dibanding harus menghindarinya. Bahkan kata Dr. Gaga, indeks glikemik pada nasi tidak lebih besar dari olahan tepung yang bisa menambahkan kegemukan drastis.

"Pada prinsipnya kenapa terlalu menyiksa diri, tidak usah terlalu takut makan nasi putih selama yang dimakannya beragam. Nasi glikemiknya 75 hingga 85 tidak jauh beda dengan kentang," jelas Dr. Gaga.

Dr. Gaga juga menyarankan alih-alih mengonsumsi nasi beku lebih baik, menyantap nasi bersamaan dengan lauk pauk lengkap seperti protein, serat, mineral hingga vitamin yang dipastikan tidak akan membuat gula darah melonjak.

"Ketika nasi dimakan bersama makanan lain ketika dites indeks glikemiknya, itu hanya saja digoreng, dengan tempe goreng dan sayur. Kalau lengkap bisa turun indeks glikemiknya jadi 70, jadi dijaga protein dan lemaknya," papar Dr. Gaga.

baca juga

Bahkan Dr. Gaga lebih menambahkan jenis nasi akan semakin baik jika yang dikonsumi nasi merah dan nasi hitam. Namun kata dia, harganya yang melonjak tidak memungkinkan untuk menyantap jenis makanan tersebut.

"Tapi tidak usah maksa, dan itu lebih mahal dapetmya, jadi pola makan yang baik dan seimbang saja," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dear Pak Prabowo Subianto, Begini Lho Kata Dokter Gizi Soal Menu Makan Siang Gratis

Dear Pak Prabowo Subianto, Begini Lho Kata Dokter Gizi Soal Menu Makan Siang Gratis

Lifestyle | Senin, 04 Maret 2024 | 09:34 WIB

Jalani Program Diet, Selvi Ananda Pakai Jasa Dokter Langganan Artis: Ini Sosoknya

Jalani Program Diet, Selvi Ananda Pakai Jasa Dokter Langganan Artis: Ini Sosoknya

Lifestyle | Sabtu, 02 Maret 2024 | 19:15 WIB

Punya Tubuh Ideal, Selvi Ananda Konsultasi Diet ke Dokter Kesayangan Selebriti Papan Atas

Punya Tubuh Ideal, Selvi Ananda Konsultasi Diet ke Dokter Kesayangan Selebriti Papan Atas

Lifestyle | Senin, 26 Februari 2024 | 17:19 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×