Sering Terjadi di Kalangan Pemudik, Ini 5 Cara Mencegah Serangan Jantung Saat Mudik

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 09 April 2024 | 06:15 WIB
Sering Terjadi di Kalangan Pemudik, Ini 5 Cara Mencegah Serangan Jantung Saat Mudik
Ilustrasi mudik lebaran (Freepik/faizaminudin)

Suara.com - Perjalanan jauh seperti mudik bisa meningkatkan risiko serangan jantung pada pasien sakit jantung. Itu sebabnya, perjalanan mudik perlu diantisipasi agar tak memicu serangan jantung.

Hal ini dikatakan oleh Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Eka Hospital BSD, dr. Bayushi Eka Putra, Sp.JP, FIHA, yang menyebut bahwa serangan jantung saat mudik merupakan salah satu gangguan kesehatan yang paling sering timbul.

"Ada beberapa ciri serangan jantung yang harus dikenali, yaitu dada terasa sesak, nyeri dada yang menyebar ke rahang, gigi, leher hingga perut, keringat dingin, mual, pusing, heart burn atau sensasi panas di dada," ujar dr. Bayushi melalui keterangan tertulisnya.

Berikut ini cara mencegah serangan jantung saat mudik yang harus diwaspadai:

1. Hindari stres

Stres yang diakibatkan jalanan yang macet saat mudik memang tidak bisa dihindari. Solusi terbaiknya, menurut dr. Bayushi, adalah dengan menjaga mood tetap baik dan rileks.

"Caranya bisa ngobrol dengan penumpang lain atau mendengarkan musik kesukaan Anda," ungkap dr. Bayushi.

2. Istirahat teratur

Dr. Bayushi mengingatkan jika membawa kendaraan, berhentilah setiap 60 hingga 90 menit sekali. Ini sangat bermanfaat untuk menghindari Anda dari kelelahan dan juga memberikan kesempatan untuk melakukan peregangan.

"Selain itu, beristirahatlah saat malam tiba dan jangan memaksakan untuk tetap berkendara saat tubuh sudah lelah," papar dr. Bayushi.

3. Bawa makanan dan minuman dari rumah

Menurut dr. Bayushi, ada baiknya makanan yang dibawa juga diolah sendiri. Pasalnya makanan dan minuman yang ditemui di rute mudik seringkali menambahkan garam atau gula yang tinggi.

"Kedua hal ini dapat memperburuk kesehatan jantung Anda. Pilihlah makanan seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan kacang-kacangan. Bila tidak memungkinkan membawa makanan sendiri, carilah makanan yang rendah garam dan gula," jelasnya.

4. Peletakan obat di jarak terjangkau

Bila memiliki obat penurun darah tinggi atau obat diabetes yang wajib dikonsumsi secara rutin, dr. Bayushi mengingatkan untuk meletakkannya di tempat yang mudah terjangkau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluhan Pemudik di Pelabuhan Ciwandan, Sebut Mudik Tahun Ini 'Paling Parah'

Keluhan Pemudik di Pelabuhan Ciwandan, Sebut Mudik Tahun Ini 'Paling Parah'

News | Senin, 08 April 2024 | 23:12 WIB

Begini Bacaan Doa Perjalanan Mudik Agar Selamat Sampai Kampung Halaman

Begini Bacaan Doa Perjalanan Mudik Agar Selamat Sampai Kampung Halaman

Religi | Senin, 08 April 2024 | 22:56 WIB

Bikin Khawatir Warganet, Kucing Dibawa Mudik Tapi Ditaruh di Atas Mobil

Bikin Khawatir Warganet, Kucing Dibawa Mudik Tapi Ditaruh di Atas Mobil

News | Selasa, 09 April 2024 | 03:15 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB