Bisa Dicegah, Begini Cara Agar Terhindar dari Parkinson

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Minggu, 21 April 2024 | 08:18 WIB
Bisa Dicegah, Begini Cara Agar Terhindar dari Parkinson
Ilustrasi penderita parkinson (freepik/freepik.com)

Suara.com - Di Indonesia, diperkirakan ada antara 200.000 hingga 400.000 orang yang menderita penyakit Parkinson. Penyakit ini adalah gangguan progresif pada otak dan sistem saraf yang menghambat kemampuan tubuh untuk bergerak.

Penyebab utamanya adalah kerusakan sel saraf di area substantia nigra otak, yang mengakibatkan penurunan produksi hormon dopamin yang penting untuk mengatur gerakan dan keseimbangan tubuh saat usia lanjut.

Spesialis Neurologi dari Siloam Hospitals Jantung Diagram di Cinere, Depok, Dr. Vinnie Juliana Yonatan, menyarankan untuk melakukan deteksi dini sejak usia muda, rutin berolahraga, dan menjaga pola makan sehat sebagai upaya pencegahan.

"Meski demikian, penyakit Parkinson belum dapat disembuhkan. Tujuan pengobatannya adalah mengurangi gangguan saraf agar kondisi pasien mendekati normal," jelasnya dalam keterangannya. 

Ilustrasi face roller untuk perawatan wajah (Pixabay/Jake Parkinson)
Ilustrasi face roller untuk perawatan wajah (Pixabay/Jake Parkinson)

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini masih banyak masyarakat yang kurang mengenali gejala awal Parkinson, sehingga seringkali terjadi keterlambatan dalam diagnosis dan terapi yang diberikan kepada pasien.

Adapun Parkinson, dijelaskan Dokter Spesialis Neurologi, dr. Vinnie Juliana Yonatan, menyebabkan penderita sulit untuk mengontrol gerak dan keseimbangan tubuh seperti berjalan, berbicara, dan gerakan makan atau menulis. Pengobatan parkinson sendiri bervariasi, mulai dari penggunaan obat-obatan, terapi, hingga operasi. 

"Setiap pengobatan tersebut diberikan berdasarkan analisis dokter terhadap kondisi pasien. Oleh sebab itu, setiap penderita mungkin akan mendapatkan pengobatan Parkinson yang berbeda", ungkap dokter Vinnie Juliana Yonatan.

Pengobatan Parkinson 

Penyakit Parkinson pada lansia dapat diobati dengan pendekatan yang berbeda sesuai dengan kondisi pasien. Sebelum menentukan pengobatan Parkinson yang tepat, dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai gejala, komorbid, dan risiko dari polifarmasi (penggunaan banyak obat pada waktu bersamaan). 

Baca Juga: Ulasan Buku 'Power Memory,' 27 Tips Menjadikan Otak Lebih Berdaya

Pengobatan Parkinson pun dapat dilakukan di Siloam Hospitals Jantung Diagram, dengan kelengkapan layanan dan fasilitas pun keberadaan tiga dokter spesialis neurologi.

Tidak hanya melibatkan dokter ahli saraf, tetapi Siloam Hospitals juga memperhatikan aspek rehabilitasi, psikologis, bedah saraf, dan tentu tenaga kesehatan di level pelayanan primer.

"Kami melayani dengan optimal hingga pasien parkinson ini, dapat kembali beraktivitas secara normal dan mendapatkan kualitas hidup yg baik", pungkas dr. Vinnie Juliana Yonatan, Sp.N dari Siloam Hospitals Jantung Diagram. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI