Miris! 70 Persen Ibu Baru Alami Baby Blues Sehari Setelah Melahirkan, Ini Cara Mengatasinya

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 03 Mei 2024 | 10:03 WIB
Miris! 70 Persen Ibu Baru Alami Baby Blues Sehari Setelah Melahirkan, Ini Cara Mengatasinya
Ilustrasi baby blues bisa picu anak jadi stunting. (Shutterstock)

Suara.com - Psikolog sekaligus konselor mengatakan ibu rentan mengalami depresi setelah melahirkan alias depresi postpartum syndrome. Jenis depresi paling banyak terjadi yaitu baby blues yang ditandai perasaan sedih dan murung berkepanjangan.

Fakta ini juga sesuai dengan catatan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menemukan terdapat 57 persen ibu di Indonesia mengalami gejala baby blues. Data ini menunjukan tingginya kejadian depresi postpartum pada ibu di Indonesia.

Temuan ini menempatkan Indonesia sebagai negara dengan kasus baby blues tertinggi di Asia. Padahal di berbagai negara Asia mencapai 26 hingga 35 persen, sedangkan di Indonesia angka kejadian baby blues di Indonesia berada di angka 50 hingga 70 persen perempuan mengalami depresi postpartum.  

Ilustrasi baby blues syndrome (Freepik/freepik)
Ilustrasi baby blues syndrome (Freepik/freepik)

“Kondisi sang ibu yang sedih dan murung yang berkepanjangan, tidak bisa bonding dengan anak, emosi yang tidak stabil adalah gejala yang perlu diwaspadai karena tidak sedikit kejadian yang bisa berimbas dengan mencelakakan diri sendiri maupun sang bayi,” ujar Lieke melalui keterangan yang diterima suara.com, Kamis (5/2/2024).

Baby blues biasanya muncul dua hingga tiga hari pertama setelah melahirkan dan dapat berlangsung selama satu hingga dua minggu. Gejalanya antara lain sang ibu diliputi perasaan cemas, suasana hati yang buruk dan cepat berubah, sering menangis hingga mengalami kesulitan tidur.

Konselor yang berpraktik di Klinik First Care itu menjelaskan 70 persen ibu hamil mengalami baby blue pada satu hari setelah melahirkan. Sehingga suami, keluarga maupun teman di sekitarnya harus melakukan langkah pencegahan dengan siap sedia bertukar pikiran dengan para ibu setelah melahirkan.

Lieke juga mengatakan bertukar pikiran dan berbicara sesama ibu hamil bisa memberikan dukungan emosional. Ini karena baby blues bisa dipengaruhi kondisi fisik dan emosional.

"Kadar hormon estrogen dan progesteron yang menurun drastis memicu terjadinya perubahan hati secara tiba-tiba. Kurangnya istirahat, kelelahan baik secara fisik maupun emosional dalam memicu depresi pasca melahirkan. Maka dari itu dalam merawat sang bayi, peran sang ayah juga harus seimbang terutama menghadirkan kenyamanan bagi ibu saat harus intens merawat bayinya,” jelasnya.

Baby blues adalah kondisi emosional yang umum terjadi pada ibu setelah melahirkan. Ini terjadi karena perubahan hormonal yang drastis yang terjadi setelah persalinan, serta beban fisik dan emosional yang dialami oleh ibu baru. Baby blues biasanya mulai muncul dalam beberapa hari setelah melahirkan dan dapat berlangsung selama beberapa minggu.

baca juga

Gejala baby blues juga bisa beragam, tetapi umumnya meliputi perasaan sedih, kecemasan, mudah tersinggung, kelelahan yang berlebihan, kesulitan tidur, kesulitan berkonsentrasi, perubahan nafsu makan, dan perubahan suasana hati yang cepat. Ini adalah reaksi alami terhadap perubahan besar dalam kehidupan dan tanggung jawab baru sebagai seorang ibu.

Penyebab baby blues umumnya terkait dengan fluktuasi hormon, penyesuaian dengan peran baru sebagai ibu, kurang tidur, perubahan gaya hidup, serta perasaan tidak aman atau tidak mampu dalam menghadapi tugas-tugas baru yang dihadapi setelah melahirkan.

Umumnya baby blue dianggap sebagai kondisi yang normal dan biasanya tidak memerlukan pengobatan khusus. Namun, penting bagi ibu baru berbicara tentang perasaan mereka dan meminta bantuan ketika diperlukan bisa membantu mengatasi baby blues. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ragukan Status Anak Kandung, Via Vallen Jawab Kabar Ibunya Suka Minta Dibelikan Perhiasan

Ragukan Status Anak Kandung, Via Vallen Jawab Kabar Ibunya Suka Minta Dibelikan Perhiasan

Entertainment | Kamis, 02 Mei 2024 | 19:00 WIB

Punya 3 Ibu Tiri, Siapa Ibu Kandung Abdul Azis Suami Putri Isnari?

Punya 3 Ibu Tiri, Siapa Ibu Kandung Abdul Azis Suami Putri Isnari?

Lifestyle | Kamis, 02 Mei 2024 | 16:22 WIB

Kepindahan IKN Dorong Pertumbuhan Mall di Jakarta

Kepindahan IKN Dorong Pertumbuhan Mall di Jakarta

Bisnis | Kamis, 02 Mei 2024 | 15:50 WIB

Terkini

11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking

11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:45 WIB

4 Kombinasi Bahan Serum untuk Flek Hitam Membandel, Memudarkan Lebih Cepat dan Efektif

4 Kombinasi Bahan Serum untuk Flek Hitam Membandel, Memudarkan Lebih Cepat dan Efektif

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:43 WIB

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.982 per Dolar AS, S&P Jadi Penopang Utama

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.982 per Dolar AS, S&P Jadi Penopang Utama

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:40 WIB

Video Pemuda di Bogor Siram Air Kencing ke Waria, Dalih Lakukan 'Bersih-bersih'

Video Pemuda di Bogor Siram Air Kencing ke Waria, Dalih Lakukan 'Bersih-bersih'

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:38 WIB

Geser Singapura, Hong Kong Jadi Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II 2026

Geser Singapura, Hong Kong Jadi Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:31 WIB

HP Bukan Pengasuh: Jangan Biarkan Gadget Mendidik Anak Sendirian

HP Bukan Pengasuh: Jangan Biarkan Gadget Mendidik Anak Sendirian

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:30 WIB

Di Mana Membeli HP Murah Secara Online? Ini 6 Toko Tepercaya dan Ada Garansi Resmi

Di Mana Membeli HP Murah Secara Online? Ini 6 Toko Tepercaya dan Ada Garansi Resmi

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:28 WIB

Konflik AS - Iran Meluas, Harga Minyak Brent Merangkak Naik ke 85,28 Dolar AS

Konflik AS - Iran Meluas, Harga Minyak Brent Merangkak Naik ke 85,28 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:26 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Horor Sepekan Perang AS - Iran, Pasar Saham Asia Anjlok

Harga Minyak Dunia Makin Horor Sepekan Perang AS - Iran, Pasar Saham Asia Anjlok

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:19 WIB

Indonesia Siapkan 'Karpet Merah' Investor Asing di Bali, Pajak Nol Rupiah!

Indonesia Siapkan 'Karpet Merah' Investor Asing di Bali, Pajak Nol Rupiah!

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:17 WIB

×