Dokter Anak Larang Ikuti Artis Bawa Bayi saat Umroh dan Haji: Bisa Tertular Meningitis!

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 08 Mei 2024 | 16:51 WIB
Dokter Anak Larang Ikuti Artis Bawa Bayi saat Umroh dan Haji: Bisa Tertular Meningitis!
Ilustrasi Anak sakit. (Freepik)

Suara.com - Dokter Spesialis Anak Ahli Neurologi, Dr. Setyo Handryastuti, Sp.A(K) ingatkan masyarakat untuk tidak mengikuti tren mengajak bayi umrah dan bepergian di Timur Tengah karena masih merebaknya virus, jamur hingga bakteri penyebab meningitis.

Beberapa Waktu lalu ramai keluarga muda artis bawa anaknya yang masih bayi melakukan ibadah umrah. Mulai dari Kartika Putri, Rey Mbayang dan yang terbaru Aurel Hermansyah mengajak Baby Azzura yang masih berusia 5 bulan ibadah umrah di Mekah.

Melihat ini, Dr. Setyo mengingatkan perilaku ini tidak perlu ditiru mengingat sistem kekebalan tubuh bayi yang belum sempurna. Apalagi meningitis merupakan penyakit infeksi menular yang bisa terjadi pada anak dan bisa menyebabkan kematian.

Ilustrasi Kabah di Makkah, tujuan akhir Uwais Al Qarni menggendong sang ibunda (Unsplash/Shams Alam Ansari)
Ilustrasi Kabah di Makkah, umrah, haji. (Unsplash/Shams Alam Ansari)

"Artis bawa anak balita dan kelompok anak buat umroh itu harus divaksin sebelum berangkat. Memang kebanyakan dari golongan menengah ke atas ada yang konsultasi e dokter anak, tapi ada juga yang main pergi aja," jelas Dr. Setyo dalam dalam cara diskusi PT Kalventis Sinergi Farma berkolaborasi dengan PERALMUNI (Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia) di Cikini, Kamis (8/5/2024).

Namun Dr. Setyo mengingatkan, jika vaksin meningitis yang diwajibkan kepada jemaah umroh sebelum berangkat hanya bisa diberikan pada anak usia minimal 9 bulan. Sedangkan pada anak bayi di bawah usia tersebut belum bisa diberikan, sehingga cukup berisiko jika membawa membawa bayi untuk umroh, haji maupun traveling ke Timur Tengah dengan wilayah endemis penyakit meningitis.

"Vaksin meningitis baru bisa diberikan pada anak usia 9 bulan ke atas. Kalau di bawah usia 9 bulan, sebaiknya nggak usah dibawa dulu," ujar Dr. Setyo.

"Meninitis pada kelompok anak bayi dan balita sangat rentan kareba daya tahan tubuhnya belum bagus, kalau udah kena ya udah kita akan menyesal seumur hidup," lanjutnya.

Adapun beberapa tanda anak terkena meningitis yang wajib diwaspadai yaitu demam, kaki dan tangan berubah dingin dan kulit berubah kemarahan hingga membiru. Namun meski gejalanya terkesan sepele, namun efeknya bisa mematikan pada anak.

"Kalau cepat terdeteksi kita kasih antibiotik sih bisa, antibiotiknya bukan antibiotik yang mahal atau jarang, cuma ya itu tadi harus cepat dideteksi. Kalaupun bertahan hidup, ya bisa menimbulkan cacatan bahkan mempengaruhi kognitif (kemampuan berpikir)," jelas Dr. Setyo.

Meningitis adalah penyakit yang terjadi karena ada peradangan atau inflamasi pada selaput otak yang bernama meningen. Selaput ini merupakan lapisan pelindung yang menyelimuti otak dan saraf tulang belakang.

Perlu diketahui beberapa virus penyebab meningitis yaitu virus campak, influenza, herpes simplex, dan west nile virus. Beberapa virus ini rawan menyerang anak di bawah 5 tahun dan bayi baru lain. Sedangkan bakteri penyebab meningitis di antaranya yaitu streptococcus pneumoniae, hemophilus influenzae type b (Hib)z, neisseria meningitidis, listeria monocytogenes, Escherichia coli (E. coli), Klebsiella pneumoniae.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Layanan Ramah Lansia Berikan Nilai Tambah Bagi Penerbangan Haji Garuda Indonesia

Layanan Ramah Lansia Berikan Nilai Tambah Bagi Penerbangan Haji Garuda Indonesia

Bisnis | Rabu, 08 Mei 2024 | 16:05 WIB

Ibadah Haji 2024 saat Cuaca Panas Ekstrem, Petugas Ingatkan Bawa Sederet Perlengkapan Ini

Ibadah Haji 2024 saat Cuaca Panas Ekstrem, Petugas Ingatkan Bawa Sederet Perlengkapan Ini

Lifestyle | Rabu, 08 Mei 2024 | 14:41 WIB

Cuaca Panas Menyengat di Arab Saudi, Menag Yaqut Minta Jemaah Haji Menyiapkan Fisik Sebaik-baiknya

Cuaca Panas Menyengat di Arab Saudi, Menag Yaqut Minta Jemaah Haji Menyiapkan Fisik Sebaik-baiknya

News | Rabu, 08 Mei 2024 | 11:33 WIB

Terkini

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:00 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB