Syahrini Hamil Setelah 5 Tahun Menikah, Padahal Peluang Kehamilan Menurun pada Perempuan di Atas 40 Tahun

Jum'at, 17 Mei 2024 | 20:14 WIB
Syahrini Hamil Setelah 5 Tahun Menikah, Padahal Peluang Kehamilan Menurun pada Perempuan di Atas 40 Tahun
Potret Syahrini Pakai Baju Longgar di Tengah Isu Kehamilan. (Instagram/@princessyahrini)

Suara.com - Setelah menikah 5 tahun dengan Reino Barack, akhirnya Syahrini dikabarkan hamil anak pertama. Diketahui, Syahrini hamil di usianya yang sudah memasuki kepala empat.

Kabar kehamilan Syahrini ini dibagikan oleh pelatih tinju Reino Barack, Andre Talabessy. Ia mengatakan bahwa dirinya mengirim ucapan selamat kepada Reino Barack perihal kehamilan Syahrini.

“Selamat ya Pak Reino Barack dan Ibu Incess atas dikaruniakan anak oleh Tuhan,” ungkap Andre melalui pesan kepada Reino.

Pesan tersebut pun direspons oleh Reino Barack dengan ucapan terima kasih.

“Terima kasih atas doanya ya,” jawab Reino melalui pesan singkatnya beberapa jam kemudian.

Setelah merasa mendapat konfirmasi mengenai kebenaran kehamilan Syahrini, Andre pun berinisiatif mengunggah hal itu di akun Instagramnya. 

Ia bahkan mengunggah foto terbaru Syahrini yang menunjukan siluet pada bagian perutnya yang mulai membesar. 

Kabar kehamilan Syahrini ini tentu saja disambut baik oleh publik. Bahkan, tak sedikit yang tidak menyangka kalau perempuan kelahiran Sukabumi, 1 Agustus 1980 itu akhirnya hamil. Hal ini mengingat kemungkinan hamil yang kian menurun seiring bertambahnya usia perempuan.

Melansir American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG), disebutkan bahwa pasangan suami istri sehat berusia 20-an dan awal 30-an, umumnya peluang hamilnya adalah 1 dari 4 perempuan dalam satu siklus menstruasi.

Baca Juga: Intip 7 Gurita Bisnis Milik Syahrini, Istri Reino Barack Hamil di Usia 40-an Tahun

Lalu jika pasangan berusia sekitar 40 an, peluang hamil akan menjadi 1 dari 10 perempuan per satu kali siklus menstruasi.

Setiap siklus hidup perempuan, akan memiliki jumlah sel telur yang tetap di ovarium. Lalu jumlah sel telur ini berkurang seiring bertambahnya usia.

Tidak hanya itu, saat usia bertambah, sel telur kemungkinan memiliki kualitas kromosom yang kurang berkualitas, sehingga hal itu akan mempengaruhi kesuburan, bahkan bisa memicu gangguan kesehatan seperti fibroid rahim dan endometriosis.

Adapun tahun-tahun puncak reproduksi perempuan yaitu berada di usia akhir remaja hingga akhir 20-an. Pada usia 30 tahun, kesuburan atau kemampuan untuk hamil cenderung menurun.

Bahkan penurunan ini bisa terjadi lebih cepat, saat perempuan mencapai usia 30-an. Selanjutnya pada usia 45 tahun, kesuburan juga bisa menurun drastis sehingga sulit untuk bisa hamil secara alami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI