Mengenal Ciri-Ciri Hoarding Disorder, Lagi Viral Gegara Anak Kos Timbun Sampah di Kamar

Baehaqi Almutoif

Rabu, 17 Juli 2024 | 15:20 WIB
Mengenal Ciri-Ciri Hoarding Disorder, Lagi Viral Gegara Anak Kos Timbun Sampah di Kamar
Ilustrasi rumah penderita hoarding disorder yang penuh sampah (Freepik/freepik)

Suara.com - Hoarding disorder ramai menjadi perbincangan usai viral video anak kos menimbun sampah di dalam kamar.

Video yang memperlihatkan anak kos menimbun sampah tersebut salah satunya dibagikan akun @pkukini. Diduga, peristiwa tersebut terjadi di Pekanbaru, namun tidak disebutkan lokasi persisnya.

Tampak dalam video yang dibagikan sampah berserakan di dalam kamar kosnya. Warganet menyebut perilaku anak kos sebagai Hoarding disorder.

Mengutip dari laman Siloam Hospital, hoarding disorder merupakan perilaku gemar menimbun benda-benda yang sudah kotor atau rusak.

Ciri-ciri atau gejala hoarding disorder mudah dikenali. Kondisi ini sering dikaitkan dengan sejumlah gangguan kesehatan mental, seperti obsessive-compulsive disorder (OCD), skizofrenia, dan depresi.

Sayang penderitanya tidak menyadarinya. Mereka merasa barang itu akan berguna di kemudian hari.

Namun, hoarding disorder menjadi masalah bila barang yang dihimpun tambah banyak dan dianggap menganggu. Hoarding disorder bisa diobati. Simak gejala dan cara mengatasinya.

Gejala

Menimbun barang yang tidak memiliki nilai ekonomi, seperti amplop, surat-surat tagihan yang tidak terpakai.
- Enggan membuang barang yang sudah rusak, kotor, atau tidak diperlukan lagi.
- Tidak suka bila ada orang yang membersihkan tumpukan barangnya.
- Merasa sangat terikat (secara ekstrem) terhadap barang-barang tersebut dan tidak memperbolehkan orang lain menyentuh atau meminjamnya.
- Sering merasa cemas saat akan membuang barang yang tidak diperlukan.
- Merasa tertekan bila barang miliknya disentuh oleh orang lain.
- Timbunan barang mengganggu fungsi ruangan rumah.
- Kesulitan melakukan pekerjaan sehari-hari, seperti memasak dan membayar tagihan.
- Cenderung menjauhkan diri dari keluarga dan teman-temannya.

baca juga

Penyebab

- Tinggal sendirian.
- Tidak menikah.
- Memiliki riwayat masa kecil yang kekurangan, atau memiliki masalah terhadap anggota keluarga lainnya. 
- Tidak diajarkan bagaimana cara memilah dan memprioritaskan barang.
- Terdapat keluarga dengan riwayat heading disorder.
- Pernah ditinggalkan oleh orang yang disayang.
- Pernah atau sedang mengalami masalah ekonomi.
- Pernah kehilangan harta benda akibat bencana, kebakaran, atau hal lain.
- Mengalami gangguan kognitif.

Barang yang Dihimpun

- Koran dan majalah.
- Buku.
- Pakaian.
- Selebaran dan surat, termasuk surat yang tidak terpakai.
- Tagihan dan kwitansi.
- Wadah, termasuk kantong plastik dan kotak kardus.
- Perlengkapan rumah tangga.
Cara mengatasi
- Memilah dan mengelompokkan barang-barang menjadi beberapa kategori, misalnya “dibuang’, “disimpan”, “didaur ulang”, dan lain-lain.
- Membuang benda yang tertimbun secara bertahap, misalnya dimulai dari 5 barang per hari.
- Menyumbangkan barang layak pakai kepada orang yang membutuhkan.
- Meletakkan tempat sampah di setiap ruangan.
- Tarik napas dalam-dalam setiap merasa tegang atau tidak nyaman saat membuang barang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Gejala Hoarding Disorder Yang Kadang Kerap Tak Disadari Penderitanya

Kenali Gejala Hoarding Disorder Yang Kadang Kerap Tak Disadari Penderitanya

Lifestyle | Rabu, 17 Juli 2024 | 12:55 WIB

Viral Ibu Kost Pergoki Kamar Penuh Sampah, Diduga Dihuni Penderita Hoarding Disorder

Viral Ibu Kost Pergoki Kamar Penuh Sampah, Diduga Dihuni Penderita Hoarding Disorder

Lifestyle | Rabu, 17 Juli 2024 | 12:47 WIB

Video Lawas Thariq Halilintar Banting HP Fuji Viral, Netizen Soroti Reaksinya: Ngerti Kan Sekarang?

Video Lawas Thariq Halilintar Banting HP Fuji Viral, Netizen Soroti Reaksinya: Ngerti Kan Sekarang?

Tekno | Rabu, 17 Juli 2024 | 09:47 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×