Dokter Ungkap Cara Aman Anak Konsumsi Susu UHT Agar Tak Ganggu Kesehatan

Rabu, 31 Juli 2024 | 09:50 WIB
Dokter Ungkap Cara Aman Anak Konsumsi Susu UHT Agar Tak Ganggu Kesehatan
Cara Aman Anak Konsumsi Susu UHT (Freepik)

Suara.com - Beberapa waktu lalu, heboh Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K) minta susu kemasan atau Ultra High Temperature (UHT) untuk anak dibatasi karena bisa mengganggu kesehatan.

Pernyataan ini dibenarkan Spesialis Anak Eka Hospital, dr. Marissa Tania Stephanie Pudjiadi, Sp.A yang mengatakan susu UHT dengan berbagai rasa berisi lebih banyak gula dibanding susu UHT tanpa rasa alias plain.

"Jadi maunya UHT yang berasa, itu jumlah gulanya lebih tinggi. Tapi kalau misalnya UHT-nya yang plain, sebenarnya jumlah gulanya sih normal aja," ujar dr. Marissa baru-baru ini kepada awak media.

Lantas, bagaimana cara aman anak konsumsi susu UHT?

Dokter lulusan Universitas Kedokteran itu mengatakan jika anak tidak bisa lepas dari susu UHT dengan rasa, maka orang tua bisa membatasi jumlah konsumsi harian susu tersebut.

"Nah, kalau misalnya si kecil hanya mau UHT yang berasa, dan jumlahnya berlebihan, otomatis si anak kecil akan memiliki berat badan yang berlebih, sehingga di masa yang akan datang akan menjadi obesitas," ungkap dr. Marissa.

Ia menambahkan, orang tua harus fokus pada tiga waktu makan utama. Waktu makan ini harus diisi dengan asupan makanan gizi seimbang, dan orang tua tidak boleh memberikan susu UHT di salah satu waktu makan anak.

"Jadi untuk anak usia 1 tahun ke atas, kita tetap fokus di 3 kali makan plus 2 snack, sisanya susu hanya pendamping saja, susu apa aja boleh," paparnya.

Sedangkan jika tetap bersikukuh mengonsumsi susu UHT, ada jumlah maksimal yang harus diperhatikan orang tua, terlebih jika anak hanya ingin mengonsumsi susu UHT dengan rasa tertentu.

Baca Juga: Susu UHT Disimpan di Kulkas atau Suhu Dingin, Ini Penjelasannya

"Mungkin untuk anak dua tahun ke atas cuma boleh 1 hingga 2 gelas. Atau kalau untuk susu kemasan hanya boleh 1 hingga 2, tapi disarankan yang plain, bukan yang berasa," pungkas dr. Marissa.

Perlu diketahui bahwa kasus diabetes pada anak meningkat 70 kali lipat pada Januari 2023, data Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Jumlah tersebut dibandingkan dengan jumlah diabetes anak tahun 2010 atau 0,028 per 100.000 anak dan 0,004 per 100.000 jiwa pada 2000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI