Cara Mengurangi Risiko Gangguan Jantung Janin, Ibu Hamil Wajib Tahu!

Riki Chandra Suara.Com
Kamis, 05 September 2024 | 18:33 WIB
Cara Mengurangi Risiko Gangguan Jantung Janin, Ibu Hamil Wajib Tahu!
Ilustrasi janin. [Dok.Antara]

Suara.com - Ahli kardiologi anak dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, dr. Sarah Rafika Nursyirwan mengungkapkan langkah-langkah penting untuk mengurangi risiko gangguan perkembangan jantung janin pada trimester pertama kehamilan.

Sarah menjelaskan berbagai faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan jantung janin dan bagaimana cara mencegahnya. Faktor risiko yang harus diperhatikan termasuk paparan retinoid acid, yang sering ditemukan dalam obat jerawat dan dapat memengaruhi perkembangan jantung janin.

Selain itu, konsumsi alkohol harus dihindari secara ketat karena berpotensi menyebabkan fetal alcohol syndrome. Asap rokok juga merupakan faktor risiko signifikan yang perlu dihindari, baik dari paparan aktif maupun pasif.

Infeksi virus dan bakteri seperti toksoplasmosis, rubela, dan cytomegalovirus juga dapat mengganggu perkembangan jantung janin. Karena pembentukan jantung janin dimulai pada minggu ke-8, trimester pertama adalah masa yang sangat krusial untuk menjaga kesehatan janin dengan cermat.

Sarah menekankan bahwa ibu hamil yang mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti captopril, harus berhati-hati. "Konsultasikan dengan dokter tentang konsumsi obat selama trimester pertama untuk menghindari dampak negatif pada perkembangan jantung janin," katanya, dikutip dari Antara, Kamis (5/9/2024).

Selain itu, asupan nutrisi yang tepat juga berperan penting dalam mendukung perkembangan jantung bayi. Ibu hamil dengan riwayat penyakit, seperti diabetes melitus, harus memantau kondisi kesehatan secara ketat karena dapat memengaruhi berat badan bayi dan berisiko mengembangkan penyakit jantung bawaan.

Sarah juga merekomendasikan ibu hamil untuk rutin melakukan kontrol kehamilan dengan dokter obgyn dan USG jantung pada 18-22 minggu kehamilan. Pemeriksaan ini penting untuk mendeteksi kemungkinan kelainan jantung pada janin sejak dini.

Dengan memperhatikan faktor-faktor risiko dan menjalani pemeriksaan rutin, ibu hamil dapat membantu memastikan bayi lahir dengan jantung yang sehat dan bebas dari komplikasi serius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI