Banyak Gak Sadar, Ini 3 Penyakit yang 'Paling Sering' Dialami Karyawan Kantoran

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 06 September 2024 | 12:44 WIB
Banyak Gak Sadar, Ini 3 Penyakit yang 'Paling Sering' Dialami Karyawan Kantoran
Ilustrasi sakit. [pexels/Andrea Piacquadio]

Suara.com - Fasilitas asuransi kesehatan jadi salah satu pertimbangan karyawan mau bekerja di perusahaan. Apalagi data menunjukan ada 3 penyakit yang paling sering diklaim karyawan agar dapat akses pengobatan. Apa saja ya?

Fakta ini dijelaskan CEO AdMedika, Dian Prambini selaku fasilitator asuransi dan perusahaan terkait layanan kesehatan di rumah sakit. Ia menemukan dalam beberapa tahun terakhir paling banyak karyawan mengklaim asuransi kesehatan untuk penyakit ISPA (insfeksi saluran pernapasan akut), diare dan karies gigi.

"Data (klaim kesehatan) general di Indonesia itu ISPA, inpeksi saluran napas atau itu batuk pilek kebanyakan, diare itu juga sering etrjadi, sama dentis atau carries gigi cukup banyak terjadi," ujar Dian dalam acara peluncuran AdMedika Executive Lounge di Eka Hospital Cibubur, Jawa Barat, Rabu (4/9/2024).

Menurut Dian, 3 masalah kesehatan yang dialami karyawan ini tidak terbatas usia, mengingat sebuah perusahaan umumnya juga akan melindungi pegawai dan keluarganya. Sehingga beberapa penyakit ini juga dialami istri maupun anaknya.

Ia menambahkan hasil data yang didapatkan Admedika nantinya akan diberikan ke pihak perusahaan maupun asuransi rekanan sebagai member.

Sehingga pihak perusahaan bisa mengevaluasi hingga 'ikut campur' menangani kesehatan karyawannya. Apalagi kesehatan diri dan keluarga karyawan bisa mempengaruhi kinerja dan produktivitas mereka.

"Pengelolanya bisa adakan rekomendasi eduaksi untuk pencegahan. Kita sering lakukan langkah pencegahan terkait healthtalk seminar, langkah pencegahan apa. Termasuk apakah perlu mereka vaksin flu untuk kriteria tertentu, apakah mereka perlu vitamin dijaga, gaya hidupnya, jadi diambil sisi itu," jelas Dian.

Berikut ini penjelasan lebih lanjut tentang 3 penyakit yang paling banyak diklaim karyawan perusahaan di Indonesia:

1. ISPA

baca juga

Survei Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) pada 2019 menunjukan penyakit pernapasan masuk dalam 10 penyakit terbanyak yang terjadi di Indonesia. Kondisi ini salah satunya disebabkan buruknya kualitas udara di beberapa daerah Tanah Air dalam beberapa tahun terakhir.

ISPA adalah infeksi yang mempengaruhi saluran pernapasan bagian atas dan bawah, termasuk hidung, tenggorokan, sinus, bronkus, dan paru-paru. Infeksi saluran pernapasan akut bisa disebabkan oleh berbagai agen penyebab, seperti virus, bakteri, atau bahkan jamur.

2. Diare

Situs Kementerian Kesehatan (Kemenkes), diare adalah suatu kondisi dimana seseorang buang air besar dengan konsistensi lembek atau cair, bahkan dapat berupa air saja dan frekuensinya lebih sering (biasanya tiga kali atau lebih) dalam satu hari.

Data 2022 menunjukan diare jadii penyumbang kematian kedua pada anak, setelah pneumonia atau infeksi saluran napas. Perlu waspada juga, karena ada rotavirus yang bisa sebabkan diare berat pada balita, yang berpeluang 41 hingga 58 persen kasus diare anak hingga dirawat di rumah sakit.

3. Karies Gigi

Masalah gigi seperti ternyata menurut Dian jadi salah satu layanan kesehatan yang paling banyak diakses karayawan. Ini karena karies bisa menimbulkan rasa tidak percaya diri, hingga nyeri gigi hebat.

Karies gigi adalah Hilangnya ion mineral gigi secara terus menerus pada mahkota atau akar gigi akibat asam yang dihasilkan oleh produk bakteri kariogenik yang ada di plak.

Berdasarkan kondisi ini Dian juga menyarankan lebih peduli pada pencegahan daripada pengobatan. Apalagi akses layanan kesehatan saat ini sudah dibuat nyaman, contohnya dengan AdMedika Executive Lounge yang akan mempermudah dan mempercepat layanan di rumah sakit. Termasuk ruang tunggu yang nyaman, hingga alat kebersihan pribadi saat berobat.

Hal senada juga disampaikan Kepala departemen medical Check Up Eka Hospital Cibubur, dr. Priscila R. Suprapto yang mengingatkan untuk lakukan pemeriksaan kesehatan alias medical check up (MCU) secara umum. Ini karena periksa kesehatan tidak perlu tunggu sakit, dan tidak terbatas untuk lansia saja.

"Untuk teman-teman nggak ada keluhan, merasa makan kurang bagus, makanan sekarang banyak tidak sehat, jadi medical check up nggak hanya buat yang tua, untuk orang dewasa di usia produktif, untuk anak muda, ada yang menderita diabetes melitus, hipertensi, dan penyakit jantung. Jadi kalau medical check up nggak harus nunggu tua dulu," papar dr. Priscila.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahaya! Ponsel Bisa Picu Penyakit Jantung, Perokok dan Penderita Diabetes Paling Berisiko?

Bahaya! Ponsel Bisa Picu Penyakit Jantung, Perokok dan Penderita Diabetes Paling Berisiko?

Lifestyle | Kamis, 05 September 2024 | 16:49 WIB

Ini Dampak Penggunaan Ponsel Secara Berlebihan

Ini Dampak Penggunaan Ponsel Secara Berlebihan

Health | Kamis, 05 September 2024 | 13:55 WIB

Muncul Perusahaan 'Exit' di Jepang, Bantu Para Karyawan yang 'Sulit' Resign

Muncul Perusahaan 'Exit' di Jepang, Bantu Para Karyawan yang 'Sulit' Resign

News | Kamis, 05 September 2024 | 12:28 WIB

Terkini

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB