Stunting Cuma Turun 0,1 Persen, Mantan Menkes Nila Moeloek Ungkap 3 Sebab Utamanya

Ruth Meliana, Dini Afrianti Efendi

Senin, 23 September 2024 | 11:53 WIB
Stunting Cuma Turun 0,1 Persen, Mantan Menkes Nila Moeloek Ungkap 3 Sebab Utamanya
Menteri Kesehatan periode 2014-2019, Nila Moeloek saat memaparkan temuan Fokus Kesehatan Indonesia (FKI) bertajuk 'Memahami Stunting dari Inti'. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Suara.com - Mantan Menteri Kesehatan, Prof. Dr.dr. Nila Moeloek ikut menyoroti angka stunting Indonesia hanya turun 0,1 persen dari 2022 ke 2023. Menurutnya, kondisi ini tidak lepas banyaknya ibu hamil alami anemia, sehingga perlu diintervensi dengan pemberian tablet tambah darah (TTD).

Fakta dan rekomendasi ini didapatkan Prof. Nila berdasarkan hasil penelitian Fokus Kesehatan Indonesia (FKI), yang menemukan beberapa sebab stunting di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di daerah terdepan dan terluar.

Selain faktor gizi, setidaknya ada 3 penyebab utama stunting di Indonesia yaitu sanitasi, air bersih dan anemia pada ibu hamil.

"Anemia pada ibu hamil menyebabkan berat bayi lahir renah yang meningkatkan risiko stunting 2,39 kali lebih besar. Anemia juga menyebabkan kelahiran prematur (lahir sebelum kehamilan 27 minggu), yang menambah peluang anak stuntung 2,39 kali lebih besar," ujar Prof. Nila yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif FKI di Jakarta Selatan, Kamis, 19 September 2024.

Anemia atau kurang darah adalah kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat, atau ketika sel darah merah tidak berfungsi dengan baik.

Inilah sebabnya menurut Prof. Nila, skrining anemia pada ibu hamil perlu dilakukan sebagai prioritas mencegah anak stunting. Bahkan kata dia, untuk mencegah anemia saat hamil, perempuan sebelum menikah atau sejak remaja harus sudah mulai konsumsi tablet tambah darah (TTD).

Sayangnya, program pemberian TTD sudah diberikan sejak usia sekolah, tapi masih ada yang enggan meminumnya. Ini karena masih banyaknyas stigma di Indonesia.

"Sudah berikan serum, tapi ya tadi dimakan atau diminum enggak, karena ada yang bilang nanti bau, pupnya keras dan sebagainya," paparnya.

Lebih lanjut, Prof. Nila juga menegaskan tablet tambah darah tidak akan merusak ginjal, dan aman dikonsumsi setiap hari dengan syarat sesuai dosis anjuran yang diberikan serta tidak berlebihan.

baca juga

Namun jika enggan mengonsumsi tablet tambah darah, Prof. Nila juga memberikan pilihan bisa diganti dengan konsumsi protein hewan secara rutin untuk menunjang kesehatan.

"Ini kan sudah global, tablet tambah darah itu. Kalau enggak kalian makan yang tinggi protein, ya daging kayak orang abrat 200 hingga 300 gram sehari, jadi protein yang harus dikejar," jelas Prof. Nila.

Adapun selain anemia, faktor akses air minum dan sanitasi dengan menghentikan kebiasaan buang air besar sembarangan juga meningkatkan peluang anak stunting. Tak main-main, penelitian ini menunjukan tiada adanya air bersih menambah peluang stunting 1,42 kali lebih besar.

Lalu tidak adanya fasilitas buang air besar, seperti tidak adanya septic tank juga menambah risiko anak stunting 1,27 kali lebih tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ASABRI Luncurkan Program Literasi ASLI: Dukung Peran Anak Muda dalam Pengentasan Kemiskinan dan Penanganan Stunting

ASABRI Luncurkan Program Literasi ASLI: Dukung Peran Anak Muda dalam Pengentasan Kemiskinan dan Penanganan Stunting

Bisnis | Rabu, 18 September 2024 | 21:25 WIB

Kemasan Polos Ancam Industri Rokok Elektronik

Kemasan Polos Ancam Industri Rokok Elektronik

Bisnis | Selasa, 17 September 2024 | 07:32 WIB

Susu Ikan, Solusi Stunting atau Tantangan Baru? Pemerintah Diminta Waspada

Susu Ikan, Solusi Stunting atau Tantangan Baru? Pemerintah Diminta Waspada

News | Minggu, 15 September 2024 | 18:37 WIB

Kemkes-Freeport Indonesia-USAID Luncurkan PASTIPapua untuk Mempercepat Penurunan Stunting

Kemkes-Freeport Indonesia-USAID Luncurkan PASTIPapua untuk Mempercepat Penurunan Stunting

Bisnis | Sabtu, 14 September 2024 | 19:48 WIB

Dilaporkan Nyebar Hoaks Kasus Dugaan Perundungan PPDS Undip, Menkes Budi: Aneh!

Dilaporkan Nyebar Hoaks Kasus Dugaan Perundungan PPDS Undip, Menkes Budi: Aneh!

News | Sabtu, 14 September 2024 | 13:06 WIB

PB IDI Dukung Penggunaan Susu Ikan untuk Program Makan Bergizi Prabowo-Gibran, Ini Alasannya

PB IDI Dukung Penggunaan Susu Ikan untuk Program Makan Bergizi Prabowo-Gibran, Ini Alasannya

News | Jum'at, 13 September 2024 | 13:09 WIB

Terkini

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 22:45 WIB

Rekonstruksi Penyekapan Berujung Kematian di Sumedang, Korban Diikat Jadi Sorotan

Rekonstruksi Penyekapan Berujung Kematian di Sumedang, Korban Diikat Jadi Sorotan

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 22:44 WIB

Nikmati Diskon 25% Produk Jus Buah Boost Pakai Promo BRI Kartu Kredit

Nikmati Diskon 25% Produk Jus Buah Boost Pakai Promo BRI Kartu Kredit

Sumsel | Kamis, 17 September 2026 | 22:39 WIB

Kendal Tornado FC Incar Kemenangan Keempat Beruntun atas Persipura

Kendal Tornado FC Incar Kemenangan Keempat Beruntun atas Persipura

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 22:37 WIB

Jangan Lewatkan Promo BRI Kartu Kredit untuk Jus Buah Boost, Diskon 25% dengan Tap to Pay

Jangan Lewatkan Promo BRI Kartu Kredit untuk Jus Buah Boost, Diskon 25% dengan Tap to Pay

Sumbar | Kamis, 17 September 2026 | 22:30 WIB

Pokemon Gandeng Wayang Indonesia, Fadli Zon Sebut Bentuk Akulturasi Budaya Baru

Pokemon Gandeng Wayang Indonesia, Fadli Zon Sebut Bentuk Akulturasi Budaya Baru

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 22:26 WIB

Pemuda di Bandung Barat Diduga Uji Coba Bom Rakitan 56 Kali, Polisi Sita Bahan Peledak

Pemuda di Bandung Barat Diduga Uji Coba Bom Rakitan 56 Kali, Polisi Sita Bahan Peledak

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 22:25 WIB

Jaga Tubuh Makin Bugar, BRI Kartu Kredit Beri Diskon 25% untuk Minuman Boost

Jaga Tubuh Makin Bugar, BRI Kartu Kredit Beri Diskon 25% untuk Minuman Boost

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 22:24 WIB

Promo BRI Kartu Kredit: Diskon 25% di Boost dengan Tap to Pay

Promo BRI Kartu Kredit: Diskon 25% di Boost dengan Tap to Pay

Sumut | Kamis, 17 September 2026 | 22:18 WIB

Bukan Sekadar Hobi, Tanaman Hias Kini Jadi Bagian dari Gaya Hidup Berbasis Alam

Bukan Sekadar Hobi, Tanaman Hias Kini Jadi Bagian dari Gaya Hidup Berbasis Alam

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 22:11 WIB

×