Dilaporkan Nyebar Hoaks Kasus Dugaan Perundungan PPDS Undip, Menkes Budi: Aneh!

Bella

Sabtu, 14 September 2024 | 13:06 WIB
Dilaporkan Nyebar Hoaks Kasus Dugaan Perundungan PPDS Undip, Menkes Budi: Aneh!
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin merasa heran atas laporan dugaan perundungan terhadap peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Diponegoro (Undip) yang diarahkan kepadanya. Ia mengungkapkan bahwa perundungan tersebut telah diakui oleh pihak universitas.

"Itu makannya ini jadi aneh. Tapi ya tidak apa-apa, kan sekarang Undip-nya sendiri sudah mengakui ada itu kejadiannya," ujar Budi di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, mengutip Antara, Sabtu (14/9).

Budi menyebutkan bahwa laporan ini tidak mengganggunya karena keluhan tersebut juga sudah sampai kepadanya dari korban-korban yang terlibat. Menurutnya, banyak pihak yang mengeluhkan situasi ini dan meminta agar tindakan perundungan dihentikan.

"Kita bukan hanya percaya diri, tetapi kita lakukan yang terbaik saja karena semua orang mengeluh sekali akan hal ini," tambah Budi.

Menkes juga menyoroti pentingnya menghentikan segala bentuk perundungan, apalagi jika sudah menyebabkan korban jiwa. Ia menyatakan, kejadian seperti ini bukan yang pertama, dan sering kali kasus serupa ditutupi.

"Dan ini bukan yang pertama meninggal, yang sebelumnya juga udah ada kan, cuma ditutupi. Jadi, udah saatnyalah kita berhentikan praktik-praktik seperti ini. Kasihan dokter-dokter muda kita," tegasnya.

Sebelumnya, Budi Gunadi Sadikin bersama Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Azhar Jaya dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Komite Solidaritas Profesi pada Kamis (12/9). Mereka dituduh menyebarkan berita bohong terkait kasus perundungan di Undip yang diduga menyebabkan kematian dr. Aulia.

M. Nasser, perwakilan Komite Solidaritas Profesi, menuduh Kemenkes RI telah menyampaikan informasi palsu bahwa dr. Aulia meninggal karena bunuh diri akibat perundungan. Dalam laporannya, Nasser mengacu pada Pasal 45 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) mengenai penyebaran berita bohong.

"Kebohongan kedua yang disiarkan adalah kebohongan adanya bullying atau perundungan seolah-olah bunuh diri akibat perundungan. Bagaimana perundungan beliau almarhum semester lima, siapa yang mem-bully semester lima?" ujar Nasser.

baca juga

Terkait laporan ini, pihak kepolisian menyarankan untuk mengadakan mediasi antara Kemenkes RI dan pihak pelapor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPDS Anestesi Undip Terancam Tak Dibuka Kemenkes: Kalau Belum Dilakukan, Kita Nggak Akan Kembalikan

PPDS Anestesi Undip Terancam Tak Dibuka Kemenkes: Kalau Belum Dilakukan, Kita Nggak Akan Kembalikan

Video | Sabtu, 14 September 2024 | 11:00 WIB

Stop Bullying Dokter! Kemenkes: Perundungan Ancam Profesionalitas Tenaga Medis

Stop Bullying Dokter! Kemenkes: Perundungan Ancam Profesionalitas Tenaga Medis

Video | Sabtu, 14 September 2024 | 08:00 WIB

Kominfo Mau Bentuk Satgas Khusus Cegah Hoaks Pilkada 2024

Kominfo Mau Bentuk Satgas Khusus Cegah Hoaks Pilkada 2024

Tekno | Jum'at, 13 September 2024 | 15:14 WIB

Menkes Imbau Warga Tak Perlu Khawatir Infeksi Mpox: Aman Kalau Pernah Kena Cacar

Menkes Imbau Warga Tak Perlu Khawatir Infeksi Mpox: Aman Kalau Pernah Kena Cacar

News | Kamis, 12 September 2024 | 15:29 WIB

Kemenkes Sebut Bullying Di Kalangan Mahasiswa Kedokteran Jadi Kebiasaan, Laporan Sampai 1.600 Kasus

Kemenkes Sebut Bullying Di Kalangan Mahasiswa Kedokteran Jadi Kebiasaan, Laporan Sampai 1.600 Kasus

News | Kamis, 12 September 2024 | 13:56 WIB

Menkes Dipolisikan Buntut Kasus Bullying PPDS Undip, Dirjen Yankes: Biarin Aja, Ngapain Pusing-pusing

Menkes Dipolisikan Buntut Kasus Bullying PPDS Undip, Dirjen Yankes: Biarin Aja, Ngapain Pusing-pusing

News | Kamis, 12 September 2024 | 13:07 WIB

Cek Fakta: Paus Fransiskus Berdansa dengan Seorang Wanita Setelah Pulang dari Indonesia

Cek Fakta: Paus Fransiskus Berdansa dengan Seorang Wanita Setelah Pulang dari Indonesia

News | Kamis, 12 September 2024 | 04:10 WIB

Cek Fakta: Istilah Kadrun Diciptakan oleh Njoto Diperuntukkan bagi Orang Islam

Cek Fakta: Istilah Kadrun Diciptakan oleh Njoto Diperuntukkan bagi Orang Islam

News | Rabu, 11 September 2024 | 15:01 WIB

Cek Fakta: Video Kediaman Bobby Nasution Digeledah Tim Gabungan

Cek Fakta: Video Kediaman Bobby Nasution Digeledah Tim Gabungan

News | Rabu, 11 September 2024 | 14:49 WIB

Cek Fakta: PM Singapura Sebut Indonesia Sebagai Negara "Gila Agama"

Cek Fakta: PM Singapura Sebut Indonesia Sebagai Negara "Gila Agama"

News | Rabu, 11 September 2024 | 05:05 WIB

Terkini

Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting

Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Cushion Viva Apakah Mengandung SPF? Cek Penjelasannya Sebelum Membeli

Cushion Viva Apakah Mengandung SPF? Cek Penjelasannya Sebelum Membeli

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Kritik Matinya Hukum Tata Negara, Guru besar UGM: Runtuhkan Kekuasaan Sombong yang Dibeli Oligarki

Kritik Matinya Hukum Tata Negara, Guru besar UGM: Runtuhkan Kekuasaan Sombong yang Dibeli Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45 WIB

DPR RI Ajak Rawat Persatuan Lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda

DPR RI Ajak Rawat Persatuan Lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:42 WIB

Sinopsis Eugenia, Drama Misteri Jepang Terbaru Kishii Yukino dan Kiryu Mai

Sinopsis Eugenia, Drama Misteri Jepang Terbaru Kishii Yukino dan Kiryu Mai

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Bahas Ketegangan Geopolitik dan Karhutla, Dasco: Persatuan Jangan Cuma Berhenti di Semboyan

Bahas Ketegangan Geopolitik dan Karhutla, Dasco: Persatuan Jangan Cuma Berhenti di Semboyan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Remaja Hanyut di Sungai Langkat Ditemukan Meninggal Dunia

Remaja Hanyut di Sungai Langkat Ditemukan Meninggal Dunia

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Bukan Menolak, 64 Persen Perokok Aktif Justru Setuju Harga Rokok Naik!

Bukan Menolak, 64 Persen Perokok Aktif Justru Setuju Harga Rokok Naik!

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo

Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo

Surakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:34 WIB

AUTO Raup Laba Bersih Rp1,80 Triliun, Tumbuh 14,7 Persen

AUTO Raup Laba Bersih Rp1,80 Triliun, Tumbuh 14,7 Persen

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:33 WIB

×