Berapa Banyak Kalori yang Terbakar Saat Lari Maraton?

Vania Rossa | Suara.com

Kamis, 03 Oktober 2024 | 12:19 WIB
Berapa Banyak Kalori yang Terbakar Saat Lari Maraton?
Ilustrasi lari maraton [Shutterstock]

Suara.com - Belakangan, lari maraton tengah digandrungi masyarakat. Bahkan, tak sedikit yang sampai mengikuti lomba lari maraton di luar negeri. Berapa kalori yang terbakar saat lari maraton ini?

Seperti olahraga lainnya, lari maraton jelas bermanfaat untuk membakar kalori dan mencapai tujuan dalam penurunan berat badan. Namun, diketahui bahwa ada beberapa variabel yang berperan dalam menentukan berapa banyak kalori yang terbakar saat lari maraton. Adapun variabel-variabel tersebut meliputi jenis kelamin, usia, berat badan, laju metabolisme basal, lingkungan tempat lari maraton, dan kecepatan lari.

Mungkin masih ada sebagian orang yang belum tahu berapa banyak kalori yang terbakar saat lari marathon. Nah untuk mengetahuinya, mari simak berikut ini penjelasannya lengkap dengan cara lebih banyak membakar kalori saat lari.

Kalori yang Terbakar Saat Lari Maraton

Pelari rata-rata membakar sekitar 100 kalori per mil saat lari. Misal jika jarak lari marathon 26,2 mil, maka ini setara dengan pembakaran kalori rata-rata lebih dari 2.600 kalori. Hebatnya, ini melebihi asupan kalori harian yang direkomendasikan untuk pria dan wanita. Itu artinya, lari maraton bisa secara signifikan membantu penurunan bobot, lho. 

Cara Membakar Lebih Banyak Kalori Saat Berlari

Ada beberapa cara agar bisa lebih banyak membakar kalori saat lari. Adapun beberapa caranya sebagai berikut:

1. Lari Interval: metode lari ini menggabungkan lari cepat berintensitas tinggi dengan lari lambat/jogging dalam sekali sesi latihan. Cara kerja metode lari ini dengan mengulangnya beberapa kali secara singkat dan intens

2. Lari di Bukit: Berlari menanjak dapat menantang otot dan dapat meningkatkan pembakaran kalori. Kamu bisa masukan list rute berbukit ke dalam rutinitas lari dan rasakan manfaatnya.

3. Ubah Rute Lari: Jika terbiasa lari di luar ruangan, maka cobalah untuk mertimbangkan mengubah rute rute dengan lebih banyak tanjakan atau medan yang bervariasi. Jika lebih suka lari menggunakan treadmill, sesuaikan kecepatannya.

4. Manfaatkan Jam Tangan Kebugaran: Cobalah untuk beli jam tangan kebugaran yang memungkinkan kamu untuk memantau berpa banyak kalori yang terbakar saat lari. Ini dapat membantu dalam mengukur kemajuanmu saat lari .

Demikian ulasan mengenai berapa banyak kalori yang terbakar saat lari marathon lengkap dengan cara membakar lebih banyak kalori saat lari.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikut Maraton Kelas Dunia, Ini Tantangan dan Persiapan yang Harus Dilakukan

Ikut Maraton Kelas Dunia, Ini Tantangan dan Persiapan yang Harus Dilakukan

Lifestyle | Rabu, 02 Oktober 2024 | 13:03 WIB

Rayyanza Ikut Maraton di Umur 2 Tahun, Ternyata Ini Lho Manfaat Olahraga Lari untuk Anak

Rayyanza Ikut Maraton di Umur 2 Tahun, Ternyata Ini Lho Manfaat Olahraga Lari untuk Anak

Lifestyle | Selasa, 01 Oktober 2024 | 19:07 WIB

Jadi Finisher Berlin Marathon usai Lawan 85 Ribu Pelari, Misbakhun Curhat soal Rekor Barunya!

Jadi Finisher Berlin Marathon usai Lawan 85 Ribu Pelari, Misbakhun Curhat soal Rekor Barunya!

News | Senin, 30 September 2024 | 17:50 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB