4 Aktivitas yang Bisa Cegah Demensia, Anti Pikun di Usia Tua

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 31 Oktober 2024 | 11:58 WIB
4 Aktivitas yang Bisa Cegah Demensia, Anti Pikun di Usia Tua
Ilustrasi demensia pada orangtua. (Pexels)

Suara.com - Demensia adalah gangguan penurunan fungsi otak yang menyebabkan penurunan daya ingat, pemikiran, dan kemampuan berbicara. Kondisi ini sering dikaitkan dengan usia lanjut, namun bisa dicegah melalui gaya hidup sehat. Beberapa aktivitas yang sederhana tapi efektif dapat membantu menjaga kesehatan otak, sehingga risiko demensia dapat dikurangi.

Menurut Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Tulungagung dengan situs pafitulungagung.org, menjaga fungsi otak sejak dini sangat penting untuk kesehatan jangka panjang.

Berikut adalah empat aktivitas yang bisa dilakukan untuk mencegah demensia di usia tua:
1. Rutin Berolahraga
Olahraga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk untuk otak. Aktivitas fisik seperti berjalan kaki, berlari, atau berenang dapat meningkatkan aliran darah ke otak dan memperkuat jantung.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin berolahraga memiliki risiko lebih rendah terkena demensia. Latihan fisik juga membantu mengurangi stres, menjaga kualitas tidur, dan meningkatkan suasana hati, yang semuanya berkontribusi pada kesehatan otak.

2. Melatih Kemampuan Kognitif
Seperti halnya tubuh, otak juga perlu dilatih agar tetap kuat. Aktivitas yang merangsang pikiran seperti bermain teka-teki, membaca buku, atau belajar keterampilan baru dapat membantu memperkuat koneksi antar sel otak.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering melibatkan diri dalam aktivitas yang melibatkan pemikiran kreatif dan pemecahan masalah memiliki risiko lebih rendah mengalami penurunan kognitif. Selain itu, belajar hal-hal baru bisa memperluas pengetahuan dan menjaga otak tetap aktif.

3. Menjaga Interaksi Sosial
Keterlibatan sosial adalah aspek penting dalam menjaga kesehatan mental dan mencegah demensia. Berinteraksi dengan teman, keluarga, atau bergabung dengan komunitas dapat mengurangi risiko isolasi sosial yang sering menjadi pemicu gangguan kognitif.

Studi menunjukkan bahwa orang yang memiliki hubungan sosial yang kuat cenderung memiliki fungsi otak yang lebih baik. Melakukan aktivitas bersama seperti menghadiri acara sosial atau bahkan sekadar mengobrol dapat merangsang otak dan memperkuat ingatan.

4. Pola Makan Sehat dan Seimbang
Asupan nutrisi yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan otak. Pola makan seimbang yang kaya akan sayuran, buah-buahan, biji-bijian, ikan berlemak, dan minyak zaitun, seperti yang dianjurkan dalam diet Mediterania, dapat membantu melindungi otak dari kerusakan.

Makanan yang kaya antioksidan, vitamin, dan asam lemak omega-3 dapat mengurangi peradangan dan stres oksidatif yang sering kali menjadi penyebab gangguan otak seperti demensia. Selain itu, membatasi asupan gula, garam, dan makanan olahan juga penting untuk mencegah gangguan metabolisme yang dapat mempengaruhi fungsi otak.

Kesimpulan
Mencegah demensia bisa dimulai dengan langkah-langkah sederhana yang berfokus pada menjaga kesehatan otak. Dengan rutin berolahraga, melatih kemampuan kognitif, menjaga interaksi sosial, dan mengonsumsi makanan sehat, risiko penurunan fungsi otak bisa diminimalkan. Memulai kebiasaan ini sejak dini akan sangat membantu menjaga kualitas hidup di usia tua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Demensia di Usia Senja: Ini Rahasia Menjaga Ketajaman Otak!

Cegah Demensia di Usia Senja: Ini Rahasia Menjaga Ketajaman Otak!

Health | Senin, 30 September 2024 | 17:45 WIB

Tips Agar Tidak Menjadi Pikun

Tips Agar Tidak Menjadi Pikun

Lifestyle | Jum'at, 27 September 2024 | 16:36 WIB

Awas Tsunami Perak! Cegah Alzheimer dengan Strategi Jitu Ini

Awas Tsunami Perak! Cegah Alzheimer dengan Strategi Jitu Ini

Health | Minggu, 22 September 2024 | 08:40 WIB

Cara Mencegah Demensia Usia Lanjut, Harus Aktif Olahraga?

Cara Mencegah Demensia Usia Lanjut, Harus Aktif Olahraga?

Health | Jum'at, 20 September 2024 | 15:17 WIB

Doa Agar Tidak Pikun di Masa Tua

Doa Agar Tidak Pikun di Masa Tua

Religi | Sabtu, 10 Agustus 2024 | 10:10 WIB

Merokok dan Terpapar Polusi Udara Bisa Sebabkan Radang Paru Hingga Mudah Pikun

Merokok dan Terpapar Polusi Udara Bisa Sebabkan Radang Paru Hingga Mudah Pikun

News | Selasa, 06 Agustus 2024 | 01:00 WIB

Terkini

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB